• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sedhah Corner, UMKM yang Makin Berkibar

Editor
Jumat, 03 April 2026 - 07:48
Kinanti Arum Sedah Mirah, pemilik Sedhah Corner bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono.(Foto: Humas Kemendag)

Kinanti Arum Sedah Mirah, pemilik Sedhah Corner bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso (kiri) dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono.(Foto: Humas Kemendag)

SATUJABAR, SOLO – Berangkat dari kepedulian terhadap potensi di lingkungan sekitarnya, Kinanti Arum Sedah Mirah membangun Sedhah Corner sebagai usaha kerajinan tangan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Berbasis di Surakarta, Jawa Tengah, Sedhah Corner kini tumbuh menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif yang melibatkan warga sekitar rumah produksi dalam proses berkarya.

Sedah mengungkapkan, ide mendirikan usaha tersebut muncul dari keinginannya mengajak warga sekitar agar lebih produktif. Ia melihat masih banyak masyarakat yang memiliki waktu dan potensi untuk berkreasi, tapi belum memiliki akses atau wadah yang tepat. “Saya ingin mengajak mereka untuk ikut berkarya. Dari situ akhirnya terbentuk tim Sedhah Corner yang berasal dari lingkungan sekitar,” ujar Sedah.

RelatedPosts

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Sejak berdiri pada 2019 saat dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Sedhah Corner konsisten mengembangkan produk kerajinan berbasis seni serat (fiber art) seperti makrame dan rajut. Seluruh produk merupakan buatan tangan (handmade) dengan ciri khas penggunaan bahan alami, seperti benang katun dan pewarna alami dari indigofera, secang, hingga tingi. Selain itu, desain produk dirancang secara mandiri sehingga memiliki keunikan tersendiri di pasaran.

Tak hanya berfokus pada produksi, lanjut Sedah, Sedhah Corner juga aktif menggelar kelas kerajinan gratis bagi perempuan dan anak-anak di sekitar rumah produksi. Melalui kegiatan ini, Sedah berharap keterampilan masyarakat dapat meningkat dan kreativitas mereka dapat berkembang. Upaya tersebut sejalan dengan visinya untuk menciptakan harmoni sosial melalui seni olah benang.

Sedah menambahkan, pemanfaatan teknologi turut menjadi kunci dalam pengembangan usahanya. Oleh karena itu, Sedhah Corner memasarkan produknya melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Shopee. Menurut Sedah, fitur Live di aplikasi TikTok menjadi salah satu kanal paling efektif dalam menjangkau konsumen hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, produknya pernah dipesan hingga ke Merauke, Papua Selatan, berkat pemasaran daring.

Meski demikian, Sedah mengakui tantangan dalam menjalankan usaha tetap ada, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat dan menjaga konsistensi inovasi produk. Ia juga mengatakan bahwa pengelolaan tim menjadi proses pembelajaran tersendiri dalam perjalanan bisnisnya.

Sedah menuturkan, partisipasi Sedhah Corner dalam Campuspreneur yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 1—2 April 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Melalui kegiatan tersebut, Sedah mendapatkan berbagai pemahaman baru yang bermanfaat, khususnya dalam penataan produk dan penguatan identitas merek.

“Saya mendapatkan perspektif baru setelah mengikuti coaching clinic yang digelar Kemendag di sela-sela peluncuran program Campuspreneur, antara lain terkait penyesuaian desain produk dan penyematan label merek di bagian luar agar lebih terlihat. Harapannya, ke depan Sedhah Corner bisa lebih tertata dan berkembang lebih baik,” kata Sedah.

Ke depan, Sedhah Corner juga membuka peluang untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Tidak hanya itu, produknya diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi konsumen luar negeri untuk datang langsung ke Indonesia.

Pada kesempatan ini, Sedah juga membagikan pesan kepada generasi muda yang baru ingin memulai usaha. Bagi Sedah, kunci memulai usaha ialah keberanian untuk melangkah. “Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai berwirausaha. Kita akan berkembang seiring proses yang kita lakukan,” pungkas Sedah.

Sementara itu, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono menyampaikan bahwa program Campuspreneur menjadi langkah strategis untuk mendorong mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja. Ia berharap, melalui program ini akan lahir lebih banyak wirausaha muda yang mampu menembus pasar ekspor dan memperkuat daya saing produk Indonesia, sebagaimana ditunjukkan para pelaku usaha muda yang mengikuti program Campuspreneur.

Tags: budi santosokemendagMenteri PerdaganganSedhah Corner

Related Posts

Menteri Perdagangan Budi Santoso.(Foto: Humas Kemendag)

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE)...

Coko Cacao Company.(Foto: Humas Kemendag)

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Di balik secangkir minuman cokelat Coko Cacao Company, tersimpan perjalanan panjang biji kakao dari kebun petani hingga menjadi...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Editor
17 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor melalui Seminar Campuspreneur “Startconnect – Local...

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.