• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sedhah Corner, UMKM yang Makin Berkibar

Editor
Jumat, 03 April 2026 - 07:48
Kinanti Arum Sedah Mirah, pemilik Sedhah Corner bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono.(Foto: Humas Kemendag)

Kinanti Arum Sedah Mirah, pemilik Sedhah Corner bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso (kiri) dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono.(Foto: Humas Kemendag)

SATUJABAR, SOLO – Berangkat dari kepedulian terhadap potensi di lingkungan sekitarnya, Kinanti Arum Sedah Mirah membangun Sedhah Corner sebagai usaha kerajinan tangan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Berbasis di Surakarta, Jawa Tengah, Sedhah Corner kini tumbuh menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif yang melibatkan warga sekitar rumah produksi dalam proses berkarya.

Sedah mengungkapkan, ide mendirikan usaha tersebut muncul dari keinginannya mengajak warga sekitar agar lebih produktif. Ia melihat masih banyak masyarakat yang memiliki waktu dan potensi untuk berkreasi, tapi belum memiliki akses atau wadah yang tepat. “Saya ingin mengajak mereka untuk ikut berkarya. Dari situ akhirnya terbentuk tim Sedhah Corner yang berasal dari lingkungan sekitar,” ujar Sedah.

RelatedPosts

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Sejak berdiri pada 2019 saat dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Sedhah Corner konsisten mengembangkan produk kerajinan berbasis seni serat (fiber art) seperti makrame dan rajut. Seluruh produk merupakan buatan tangan (handmade) dengan ciri khas penggunaan bahan alami, seperti benang katun dan pewarna alami dari indigofera, secang, hingga tingi. Selain itu, desain produk dirancang secara mandiri sehingga memiliki keunikan tersendiri di pasaran.

Tak hanya berfokus pada produksi, lanjut Sedah, Sedhah Corner juga aktif menggelar kelas kerajinan gratis bagi perempuan dan anak-anak di sekitar rumah produksi. Melalui kegiatan ini, Sedah berharap keterampilan masyarakat dapat meningkat dan kreativitas mereka dapat berkembang. Upaya tersebut sejalan dengan visinya untuk menciptakan harmoni sosial melalui seni olah benang.

Sedah menambahkan, pemanfaatan teknologi turut menjadi kunci dalam pengembangan usahanya. Oleh karena itu, Sedhah Corner memasarkan produknya melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Shopee. Menurut Sedah, fitur Live di aplikasi TikTok menjadi salah satu kanal paling efektif dalam menjangkau konsumen hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, produknya pernah dipesan hingga ke Merauke, Papua Selatan, berkat pemasaran daring.

Meski demikian, Sedah mengakui tantangan dalam menjalankan usaha tetap ada, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat dan menjaga konsistensi inovasi produk. Ia juga mengatakan bahwa pengelolaan tim menjadi proses pembelajaran tersendiri dalam perjalanan bisnisnya.

Sedah menuturkan, partisipasi Sedhah Corner dalam Campuspreneur yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 1—2 April 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Melalui kegiatan tersebut, Sedah mendapatkan berbagai pemahaman baru yang bermanfaat, khususnya dalam penataan produk dan penguatan identitas merek.

“Saya mendapatkan perspektif baru setelah mengikuti coaching clinic yang digelar Kemendag di sela-sela peluncuran program Campuspreneur, antara lain terkait penyesuaian desain produk dan penyematan label merek di bagian luar agar lebih terlihat. Harapannya, ke depan Sedhah Corner bisa lebih tertata dan berkembang lebih baik,” kata Sedah.

Ke depan, Sedhah Corner juga membuka peluang untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Tidak hanya itu, produknya diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi konsumen luar negeri untuk datang langsung ke Indonesia.

Pada kesempatan ini, Sedah juga membagikan pesan kepada generasi muda yang baru ingin memulai usaha. Bagi Sedah, kunci memulai usaha ialah keberanian untuk melangkah. “Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai berwirausaha. Kita akan berkembang seiring proses yang kita lakukan,” pungkas Sedah.

Sementara itu, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono menyampaikan bahwa program Campuspreneur menjadi langkah strategis untuk mendorong mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja. Ia berharap, melalui program ini akan lahir lebih banyak wirausaha muda yang mampu menembus pasar ekspor dan memperkuat daya saing produk Indonesia, sebagaimana ditunjukkan para pelaku usaha muda yang mengikuti program Campuspreneur.

Tags: budi santosokemendagMenteri PerdaganganSedhah Corner

Related Posts

Produk kriya Indonesia.(Foto: Istimewa)

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Editor
21 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Produk kriya industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kementerian Perindustrian berhasil menarik perhatian dunia internasional. Hal itu...

Jajaran Kemenperin, LPEI, dan pelaku IKM rendang.(Foto: Humas Kemenperin)

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Editor
18 Mei 2026

Kemenperin menggandeng LPEI untuk membina dan mengembangkan Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk...

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah...

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Perajin bongsang bambu di Sumedang (sumedangkab.go.id)

IKM Bambu Didorong Bernilai Tambah & Serap Tenaga Kerja

Editor
13 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan berbasis potensi daerah sebagai upaya meningkatkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.