• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Saksi Sejarah Naik Turun Dunia Teater Bandung

Editor
Sabtu, 18 Januari 2025 - 04:44
Gedung Kesenian Rumentang Siang

Gedung Kesenian Rumentang Siang.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sebagai kota yang dikenal dengan pesona seni dan budayanya, Bandung memiliki sejumlah gedung legendaris yang menjadi saksi perkembangan seni teater, dari masa kolonial hingga era kontemporer.

Gedung-gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga sebagai pusat interaksi budaya yang menghidupkan kreativitas masyarakat kota ini.

RelatedPosts

Indonesia Design Week 2026, Wamenekraf: Desain Adalah Filosofi Hidup

Bobotoh, Saatnya Lengkapi Koleksi PERSIB! Ada Diskon Rp50 Ribu dari bank bjb

Nikmati Elegansi Prancis, Jiwa Indonesia di Swiss-Belresort Dago Heritage

Berikut adalah beberapa lokasi penting yang dapat Anda kunjungi untuk merasakan sejarah seni teater di Bandung:

Padepokan Mayang Sunda

Terletak di Jalan Peta No. 209, Padepokan Mayang Sunda didirikan pada tahun 1987 sebagai warisan dari pelaksanaan Festival Film Indonesia tahun tersebut. Gedung ini digunakan untuk pertunjukan, latihan, dan pengembangan seni budaya, serta dikelola oleh UPTD Padepokan Seni, Kreativitas dan Kebudayaan di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Nama Padepokan Seni Mayang Sunda resmi dipakai pada 21 Februari 2013, dan sejak saat itu menjadi tempat penting dalam kegiatan seni dan budaya di Bandung.

 

Teras Sunda Cibiru

Terletak di Jalan Raya Cipadung, Kecamatan Cibiru, Teras Sunda Cibiru memiliki berbagai fasilitas untuk kegiatan seni, seperti Bale Riung yang digunakan untuk diskusi dan seminar, serta Bale Utama yang merupakan ruang pertunjukan dengan kapasitas hingga 500 orang. Galeri yang ada di dalamnya menyimpan banyak koleksi seni dan budaya Sunda. Teras Sunda Cibiru tetap terbuka untuk umum, tidak hanya untuk seniman, dan menjadi pusat kegiatan budaya yang ramai dikunjungi.

 

Gedung De Majestic

Gedung yang terletak di Jalan Braga ini pertama kali dibuka pada 1925 dan menjadi tempat pemutaran perdana film Loetoeng Kasaroeng, film pertama yang diproduksi di Indonesia. Selain menjadi tempat pemutaran film, gedung ini juga kerap digunakan untuk pertunjukan teater dan seni drama klasik pada era kolonial. Hingga kini, Gedung De Majestic masih menjadi ruang pertunjukan seni budaya, baik teater musikal maupun pementasan kontemporer, yang menjadikannya ikon seni yang terus bertahan hingga sekarang.

 

Gedung Kesenian Rumentang Siang

Berdiri sejak 1950-an, Gedung Kesenian Rumentang Siang di Jalan Baranangsiang telah menjadi ruang ekspresi seni, terutama pada masa Orde Baru. Tempat ini menjadi panggung bagi seniman lokal, termasuk para pelopor seni eksperimental seperti Harry Roesli. Gedung ini terus mengakomodasi seniman muda Bandung, menjadi ruang bagi kegiatan teater unit kegiatan mahasiswa maupun ekstrakurikuler sekolah yang menghidupkan bentuk seni teater baru.

 

Gedung Societet Concordia (kini Gedung Merdeka)

Sebelum dikenal dengan nama Gedung Merdeka, tempat ini adalah Societet Concordia, yang menjadi pusat pementasan opera dan drama bergaya Eropa pada masa kolonial. Setelah transformasinya, gedung ini beralih fungsi menjadi lokasi acara kenegaraan, meskipun sesekali masih digunakan untuk teater sejarah dan acara seni budaya yang merayakan warisan Bandung. Gedung Merdeka mencerminkan perjalanan panjang perkembangan seni teater di Bandung.

Dengan warisan yang begitu kaya, seni teater di Bandung tetap hidup dan menjadi bagian integral dari identitas kota ini. Gedung-gedung legendaris tersebut tidak hanya menyimpan sejarah, tetapi juga terus mendukung ekspresi seni yang menghidupkan kreativitas masyarakat Bandung.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: kota bandungTeater Bandung

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, membuka sekaligus memberikan sambutan dalam acara Indonesia Design Week (IDW) 2026 di Indonesia Design Distric (IDD), PIK 2, Jumat (18/9/2026).

Indonesia Design Week 2026, Wamenekraf: Desain Adalah Filosofi Hidup

Editor
19 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, resmi membuka Indonesia Design Week (IDW) 2026....

bjb Goal Deal.(Image: Website bank bjb)

Bobotoh, Saatnya Lengkapi Koleksi PERSIB! Ada Diskon Rp50 Ribu dari bank bjb

Editor
18 September 2026

BANDUNG – Kabar gembira bagi Bobotoh yang ingin melengkapi koleksi jersey dan merchandise PERSIB musim 2026/2027. Memperkuat rangkaian kolaborasi bersama...

Swiss-Belresort Dago Heritage

Nikmati Elegansi Prancis, Jiwa Indonesia di Swiss-Belresort Dago Heritage

Editor
17 September 2026

Swiss-Belresort Dago Heritage hadirkan pengalaman kuliner spesial September dan paket kamar khusus dalam rangka Celebrating 39 Years of “Global Vision...

Merdeka dalam Setiap Gerakan: Swiss-Belresort Dago Heritage Rayakan Hari Kemerdekaan melalui Wellness & Semangat Kebersamaan

Merdeka dalam Setiap Gerakan: Swiss-Belresort Dago Heritage Rayakan Hari Kemerdekaan melalui Wellness & Semangat Kebersamaan

Editor
16 September 2026

Dari sesi Pilates yang penuh energi hingga permainan seru bersama karyawan, Swiss-Belresort Dago Heritage merayakan kemerdekaan melalui gerakan, kebersamaan, dan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Dok. Humas Kemenbud)

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Editor
15 September 2026

MOJOKERTO - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa...

Kementerian Kebudayaan mendukung kolaborasi antara budaya Indonesia dan Pokemon, sebagai bentuk akulturasi yang mempertemukan warisan budaya Indonesia dengan budaya populer global. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan The Pokemon Company di Indonesia, yang disampaikan pada acara “Pokemon Press Conference: Future Plans for Indonesia 2026-2027,” di The St. Regis, Jakarta.(Foto: Dok. Humas Kemenbud)

Makin Mendunia, Menbud Dukung Akulturasi Pokemon dan Wayang

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan mendukung kolaborasi antara budaya Indonesia dan Pokemon, sebagai bentuk akulturasi yang mempertemukan warisan budaya Indonesia dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.