• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

RW 19 Antapani Tengah Raih Penghargaan dalam Pengelolaan Sampah Mandiri, Tidak Ada Sampah Organik Tersisa

Editor
Selasa, 15 Oktober 2024 - 04:58
Pengelolaan Sampah Mandiri

Pengelolaan Sampah Mandiri.(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – RW 19 Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, terus menunjukkan keberhasilan dalam program pengelolaan sampah mandiri yang telah berjalan sejak 2014. Melalui inisiatif Jasmine Integrated Farming, warga aktif melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah, yang berkontribusi pada kebersihan lingkungan dan meraih penghargaan sebagai juara Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat madya.

Yanti, salah satu pengurus Jasmine Integrated Farming, menyebutkan bahwa bank sampah di wilayah tersebut menerima sekitar 350 kg sampah yang sudah dipilah setiap minggu. “Sebagian sampah kami sumbangkan ke pemulung, sebagian dikelola di bank sampah, dan ada yang disedekahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

RelatedPosts

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Dengan jumlah penduduk sekitar 900 jiwa dari 301 KK, RW 19 menghasilkan sekitar 450 kg sampah per hari, dengan timbulan sampah organik mencapai 800-1 ton per pekan. Menjelang puasa, jumlah ini bisa meningkat hingga 1,5 ton. Pemilahan sampah dilakukan dalam beberapa kategori, seperti organik, residu, dan limbah khusus.

Sampah organik diolah menjadi kompos, pakan magot, serta pupuk cair mikroorganisme lokal (MOL), sehingga tidak ada yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Residu seperti popok dan limbah berbahaya lainnya disalurkan ke Dropbox khusus. Selain itu, bank sampah juga menerima minyak jelantah untuk dimanfaatkan lebih lanjut.

Ketua RW 19, Dodi, menjelaskan bahwa edukasi warga dilakukan dengan pendekatan dari rumah ke rumah, di mana mereka juga membagikan ember dan menyediakan troli di setiap RT. “Kami memberikan edukasi secara berkelanjutan agar masyarakat memahami pentingnya pemilahan sampah,” jelasnya.

Petugas pengangkut sampah, termasuk “mamang gerobak,” dilatih untuk memastikan pemisahan sampah saat diangkut. Lurah Antapani Tengah, Teguh Haris Pathon, menegaskan bahwa setiap RT ditargetkan untuk mengumpulkan sekitar 130 kg sampah terpilah per minggu. Saat ini, 60 persen dari 24 RW di wilayah tersebut telah aktif dalam pemilahan sampah.

Sampah organik yang terkumpul diproses menggunakan metode open windrow atau bata tetawang, dengan panen kompos dilakukan setiap 40 hari sekali. Program ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk kunjungan dari daerah lain dan kalangan akademisi.

Keberhasilan program pengelolaan sampah di RW 19 Antapani Tengah tidak hanya meningkatkan kebersihan lingkungan, tetapi juga mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir, menjadikannya contoh nyata pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang sukses.

Sumber: Humas Pemkot Bandung/bandung.go.id

Tags: kota bandungOrganiksampah

Related Posts

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kasus Penipuan Darmawangsa Wedding di Bandung, Polda Jabar Buru Pemilik

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan pemilik Darmawangsa Wedding di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sedang dalam penyelidikan polisi....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.