• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Wamen Ekraf Dukung Kopi Berbasis Narasi Budaya

Editor
Jumat, 17 Juli 2026 - 07:01
Roemah Koffie.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.), cafe,kopi

Roemah Koffie.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif).

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar mengapresiasi peluncuran varian kopi terbaru dari Roemah Koffie yaitu Cublak Suweng. Wamen Ekraf menilai subsektor kuliner termasuk kopi menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi kreatif nasional.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menghadiri peluncuran Cublak Suweng di Roemah Koffie PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (16/7/2026).

RelatedPosts

Komunitas Not So Morning Club, Ruang Bertemu dan Bergerak Bersama

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

“Roemah Koffie telah melakukan hal yang sangat luar biasa dengan menyajikan storytelling yang kuat, bukan hanya dari biji kopinya melainkan juga dari cerita budaya di belakangnya. Keunikan budaya inilah yang menjadi kekuatan utama untuk membawa nama Indonesia bersinar di panggung global,” ujar Wamen Ekraf saat menghadiri peluncuran Cublak Suweng di Roemah Koffie PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (16/7) melalui keterangannya.

Acara bertajuk A Cup of Meaning and Reflection itu memperkenalkan Cublak Suweng sebagai varian kopi signature blend yang terinspirasi dari kehangatan permainan tradisional serta lagu daerah Jawa Tengah tentang pencarian kebahagiaan sejati. Makna filosofis tersebut diselaraskan secara apik melalui kombinasi seimbang antara 50 persen kopi Robusta Temanggung dan 50 persen Arabika Gayo yang melambangkan keharmonisan antara kekuatan rasa pahit yang solid serta kompleksitas aroma.

Kekuatan narasi ini yang disebut Wamen Ekraf sebagai nafas ekonomi kreatif yang mendorong kolaborasi lintas subsektor. Acara peluncuran sendiri dikemas menarik melalui perpaduan pertunjukan teatrikal tradisional, seremoni penandatanganan kemasan, hingga sesi bernyanyi bersama guna menghadirkan pengalaman multisensori yang berkesan bagi pengunjung.

Industri dari subsektor kuliner memang memiliki potensi besar dengan kontribusi ekonomi kreatif nasional sebesar 41,06% pada tahun 2025 serta nilai investasi mencapai Rp29,57 triliun. Performa kuat tersebut dipertegas oleh tingkat pertumbuhan sebesar 8,44% serta nilai ekspor periode Januari-November yang berhasil menembus angka 720,8 juta dolar AS.

“Melalui semangat kolaborasi, jiwa untuk selalu belajar, dan kecintaan mendalam terhadap kopi, mari kita bersama-sama membawa produk lokal ini menuju kancah internasional tanpa melupakan akar budaya Indonesia. Dengan landasan kasih sayang, mari wujudkan diplomasi kopi yang membanggakan dan membawa kehangatan bangsa di mata dunia,” tutur Wamen Ekraf.

Roemah Koffie sendiri sudah tidak asing bagi Kementerian Ekraf. Sejak Mei 2025, kedua pihak mengimplementasikan program mulai dari peluncuran varian kopi Nusantara seperti Rambadia, Anak Daro, dan Coco Coffee; dukungan food truck di berbagai festival; rekomendasi visa delegasi ke World Coffee Madrid, hingga penempatan logo Ekraf pada kemasan biji kopi serta mesin kapsul dan ikut pameran di ajang internasional Masa di Gardens by the Bay Singapura.

Ke depannya, sinergi ini akan terus diperkuat melalui komitmen berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan petani di wilayah hulu lewat program edukasi, sekaligus memperluas pasar di sektor hilir dengan menghadirkan produk inovatif berbasis cerita budaya lokal ke kancah global.

“Dukungan tulus dari Kementerian Ekraf bersama Ibu Wamen Irene Umar selalu menjadi lentera yang menerangi langkah Roemah Koffie dalam merawat warisan budaya bangsa. Sinergi erat inilah yang memantapkan tekad kami untuk terus membawa narasi luhur Nusantara lewat secangkir kopi hingga ke panggung global,” ujar CEO Roemah Koffie, Felix TJ.

Turut hadir mendampingi Wamen Ekraf dalam agenda peluncuran tersebut yaitu Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Data, Jago Anggara; Direktur Kuliner, Romi Astuti; serta Direktur Periklanan, Andy Ruswar.

Tags: Roemah Koffie

Related Posts

Komunitas Not So Morning.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Not So Morning Club, Ruang Bertemu dan Bergerak Bersama

Editor
17 Agustus 2026

BANDUNG – Komunitas Not So Morning Club menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, membangun pertemanan, sekaligus aktif bergerak melalui kegiatan...

Diskusi Fotografi di Red Raws.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Editor
17 Agustus 2026

Fotografi tidak lagi sekadar aktivitas memotret. Perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses terhadap kamera membuat fotografi berkembang menjadi ekosistem yang...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kedua kanan) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan(kanan) saat melepas peserta Baba Lili Tata (BaLiTa) Run 20226 di Batavia PIK, Jakarta, Minggu (16/08/2026).(Foto: Dok. Kemen Ekraf)

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi penyelenggaraan Baba Lili Tata (BaLiTa) Run...

Wamen Ekraf Irene Umar di Terasi 2026.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi pembukaan pameran seni TERASI (Teras...

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu, Bertahan Melintasi Generasi

Editor
13 Agustus 2026

Semangkuk soto mungkin terlihat sederhana. Kuah bening, irisan lobak, potongan daging, taburan daun bawang dan seledri. Namun, di balik kesederhanaan...

Rapat persiapan Festival Tamansari.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Editor
12 Agustus 2026

Festival Tamansari atau Festibal Seni dan Budaya Tamansari 2026 digelar dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung Ke-2. SATUJABAR, BANDUNG...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung