• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 29 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Reses BULD DPD RI, Senator Agita Tampung Aspirasi Pendidikan Hingga Usulan Pembentukan Badan Guru Nasional

Editor
Rabu, 25 Februari 2026 - 09:38

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) sekaligus Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI Agita Nurfianti menyerap berbagai aspirasi strategis pemangku kepentingan pendidikan dalam kegiatan Reses BULD DPD RI dengan tema Pemantauan dan Evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah Terkait Penyelenggaraan Pendidikan, Selasa (24/2), di Kantor DPD RI Jabar, Bandung. Salah satunya terkait usulan pembentukan Badan Guru Nasional.

“Saya tegaskan di forum ini bahwa semua sekolah harus unggul, baik sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah rakyat, sekolah garuda, madrasah, dan berbagai sekolah lainnya, semuanya harus unggul,” tegas Agita melalui keterangan resmi diterima Satujabar.com.

RelatedPosts

Soal Sapi Bantuan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan MUI

Viral! Pengendara Sepeda Motor Masuk Tol Pasirkoja, Ikuti Petunjuk Google Maps

Pencuri Tebas 2 Warga Pake Parang di Tasikmalaya Saat Kepergok Masuk Rumah

Dalam forum tersebut, ia mencatat sejumlah persoalan mendasar pendidikan di Jabar yang bersifat sistemik, mulai dari fragmentasi regulasi, krisis Sumber Daya Manusia (SDM) pendidikan, tekanan fiskal daerah, hingga lemahnya perlindungan profesi guru.

“Reses ini menjadi ruang penting bagi DPD RI untuk mendengar langsung problem nyata di lapangan sekaligus menyerap usulan kebijakan dari para pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Agita.

Terkait tata kelola regulasi, pada pertemuan tersebut dibahas urgensi revisi Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang dinilai belum mengakomodasi dinamika pascapandemi, termasuk Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), serta belum memberikan kepastian hukum bagi berbagai program daerah yang saat ini masih berbasis Surat Keputusan Gubernur.

Dalam aspek SDM, Agita menerima aspirasi terkait kondisi darurat kekurangan kepala sekolah, pengawas, guru, serta tenaga kependidikan. Pembatasan masa jabatan Pelaksana Tugas (PLT) kepala sekolah hingga Desember 2025 dinilai berpotensi menimbulkan kekosongan kepemimpinan apabila tidak diantisipasi dengan perencanaan suksesi yang matang.

Agita juga menerima berbagai masukan terkait kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk persoalan status guru paruh waktu, ketimpangan kesejahteraan, serta dampak kebijakan tersebut terhadap keberlangsungan sekolah swasta.

Dalam forum tersebut, disampaikan juga usulan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (Persatuan Guru Republik Indonesia) terkait pembentukan Badan Guru Nasional, yaitu lembaga khusus setingkat kementerian di bawah Presiden yang mengelola guru secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

Usulan tersebut muncul sebagai respons atas masih terjadinya fragmentasi kewenangan pengelolaan guru lintas kementerian dan lintas tingkat pemerintahan yang berdampak pada ketidakpastian status, perencanaan kebutuhan, dan kesejahteraan guru.

Di sisi pendanaan dan aset, Agita juga mencatat kekhawatiran daerah terkait ketergantungan pada dana BOS dan BOPD di tengah menurunnya kapasitas fiskal, serta risiko hukum atas aset lahan sekolah yang belum tersertifikasi menjelang penghapusan girik pada 2026.

Selain itu, Agita menampung aspirasi terkait maraknya kasus kriminalisasi guru. Ia menyampaikan, DPD RI terus menginventarisasi kebutuhan akan payung hukum yang lebih kuat bagi profesi pendidik, termasuk penguatan mekanisme etik profesi melalui Dewan Kehormatan Guru.

Sebagai tindak lanjut, Agita menegaskan bahwa seluruh masukan dan usulan yang dihimpun dalam reses BULD DPD RI ini akan dirangkum dan dijadikan bahan penting bagi DPD RI dalam menjalankan fungsi pemantauan dan evaluasi legislasi daerah serta dalam menyusun rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat.

“DPD RI hadir untuk memastikan suara daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan benar-benar tercatat dan diperjuangkan melalui jalur kelembagaan,” pungkas Agita.

Turut hadir pada pertemuan ini antara lain Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah; Pemerintah Provinsi Jabar; Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kabupaten Bandung, dan Pemerintah Kota Cimahi.

Tags: Agita NurfiantiReses BULD DPD

Related Posts

Sapi kurban.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Soal Sapi Bantuan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan MUI

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, meminta masyarakat tidak memperdebatkan pengadaan...

Pengendara sepeda motor masuk tol.(Foto:Istimewa).

Viral! Pengendara Sepeda Motor Masuk Tol Pasirkoja, Ikuti Petunjuk Google Maps

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengendara sepeda motor masuk Jalan Tol Pasirkoja, Kota Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pengendara sepeda motor...

Ilustrasi pelaku pencurian.(Foto:Istimewa).

Pencuri Tebas 2 Warga Pake Parang di Tasikmalaya Saat Kepergok Masuk Rumah

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Dua orang warga di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terluka akibat ditebas pelaku pencurian menggunakan parang. Pelaku yang gagal beraksi,...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Humas Kemenag)

Masjid Istiqlal Kurban 65 Sapi, 1 Kemasan 1 Kilo

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Masjid Istiqlal pada Iduladha 1447 H menerima amanah pemotongan 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Di...

Wamenkomdigi Nezar Patria memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Internet Rakyat (IRA) di Kantor Pusat Surge, Jakarta Barat, Selasa (26/05/2026).(Foto: DRA/Komdigi)

Internet 100 Mbps Rp100 Ribu,  Pemerataan Akses Digital

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan dapat menjadi titik balik pemerataan akses digital nasional...

Staf Khusus Menteri Komdigi Alfreno Kautsar menjadi narasumber dalam sesi diskusi pada kegiatan Literasi Digital Hari Pendidikan Nasional di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (25/05/2026). (Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi)

Konten Seksual Papar Separuh Anak Indonesia

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Konten seksual papar separuh anak Indonesia di media sosial, ungkap Kementerian Komunikasi dan Digital sehingga sehingga pelindungan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.