SATUJABAR, BANDUNG – Rekomendasi saham Senin 25 Mei 2026 emiten Jawa Barat.
Berikut harga saham perusahaan go publik asal Jawa Barat pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jum’at 22 Mei 2026.
PT Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk (BJBR) Rp 765 tetap (0,00%)
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Rp 252, naik (11,50%)
PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) Rp 1.635, naik (4,14%)
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp 2.330, naik (9,39%)
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) Rp 172, turun (-2,27%)
IHSG pada sesi perdagangan hari Jum’at itu ditutup pada level 6.162,05 naik (1,10%)
Demikian rekomendasi saham Senin 25 Mei 2026.
Disclaimer: Keputusan investasi berada di tangan Anda. Lakukan dengan perhitungan matang dan bijak.
BACA JUGA: Dieng Caldera Race 2026 : Cara Mudah Dapatkan Slot Lewat bank bjb
SIMAK JUGA: Begini Cara Meraih Financial Freedom
Highlight Emiten
BANDUNG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) IDX: BJBR mencatatkan kinerja positif pada Triwulan I 2026 di tengah dinamika industri perbankan dan tantangan ekonomi global. Perseroan membukukan capaian laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (Profit After Tax and Minority Interest/PATMI) sebesar Rp410 miliar pada Triwulan I 2026. Angka ini tumbuh 13,3% secara kuartalan (Quarter On Quarter/QoQ) atau 3% secara tahunan (Year On Year/YoY), didukung oleh penguatan fundamental bisnis, peningkatan pendapatan bunga bersih, serta pengelolaan biaya yang lebih efisien.
Pertumbuhan laba didukung oleh peningkatan Net Interest Income (NII) konsolidasi yang mencapai Rp2,05 triliun atau tumbuh 13% yoy. Penguatan pendapatan bunga bersih tersebut ditopang oleh optimalisasi komposisi portofolio kredit serta strategi pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.
Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan, capaian Triwulan I 2026 mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga fundamental bisnis yang sehat melalui penguatan intermediasi, efisiensi operasional, dan transformasi layanan secara berkelanjutan.
“Di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi ekonomi yang berkembang, bank bjb berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dengan tetap memperhatikan kualitas aset, likuiditas, serta kebutuhan nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Ayi Subarna dikutip laman Perseroan.








