• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rapat Penertiban Wisata Sunan Gunung Jati Penuh Kekecewaan, Apa Penyebabnya?

Editor
Rabu, 20 November 2024 - 10:55
Warga melakukan jiarah dan doa di kompleks makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. (Dok. Istimewa)

Warga melakukan jiarah dan doa di kompleks makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. (Dok. Istimewa)

Ada 80 sampai 100 orang pengemis di lokasi itu yang akan diberikan pelatihan dengan mengarahkan mereka di bidang handicraft.

SATUJABAR, CIREBON — Penertiban dan tata kelola lokasi wisata religi Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, terus dilakukan. Harapannya, obyek wisata unggulan Cirebon ini, tertata rapi dan nyaman bagi para pengunjung/pejiarah.

RelatedPosts

Harga Emas Minggu 20/9/2026 Antam Rp 2.638.000 Per Gram

Bupati Sumedang Hadiri Homecoming Festival IKA Unpad 2026

Bupati Sidak Limbah Sungai Cileungsi, Pelanggar Akan Disanksi

Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir, kompleks makam Sunan Gunung Jati ini sempat dikeluhkan pejiarah akibat ulah oknum peminta-minta. Kondisi inilah yang kemudian mendorong pihak terkait di sektor pariwisata Cirebon,  untuk mencari solusinya.

Teranyar, permasalah itu dibahas dalam rapat para pemangku kebijakan di kantor Dinas Budaya dan Pariwisata (Dibudpar) Kabupaten Cirebon. Sayangnya, hasil dari rapat tidak maksimal karena banyak pemangku kepentingan yang tidak hadir, seperti dari pihak Keraton Kanoman, dan  SKPD terkait pun banyak yang tidak hadir.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Abraham Mohammad sangat kecewa dengan ketidakhadiran Keraton Kanoman dan sejumlah SKPD terkait. Seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bappelitbangda, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), BKAD, Disperdagin, dan Dinkop UKM.

“Pemangku kebijakan tidak hadir jadi hasil rapat tidak maksimal. Kalau secara teknis, 90 persen hadir semua,” ujar Abraham.

Dia mengaku, sangat prihatin dengan banyak pihak yang tidak hadir. Menurutnya, Disbudpar sendiri tidak bisa menyelesaikan persoalan yang ada di wisata religi Sunan Gunung Jati.

Terlebih, Disbudpar juga tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan obyek wisata religi tersebut, melainkan hanya memfasilitasi saja.

“Bagaimana obyek wisata Kabupaten Cirebon mau maju kalau tidak ada keinginan kuat melakukan penertiban dan penataan. Tujuan kita, tidak hanya soal pengemis dan kotak amal, itu sebagai pemicu saja. Tapi kita inginnya secara komprehensif biar peziarah merasa aman dan nyaman, tidak merasa digetok,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kuwu Desa Astana Efi Syaefullah mengatakan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya mendukung rencana penataan kembali wisata religi Sunan Gunung Jati. Katanya, pengemis di daerah itu, sebenarnya banyak dari Desa lain.

Kendati demikian, pihaknya bakal melakukan sosialisasi kepada 80 sampai 100 orang pengemis di lokasi tersebut. Nantinya, pengemis akan memberikan pelatihan dengan mengarahkan mereka di bidang handicraft. Termasuk mendorong pengemis itu untuk  menjadi pedagang dengan barang dagangan yang sudah dialokasikan.

“Cara ini merupakan salah satu upaya dalam mengubah image agar mereka tidak lagi mengemis. Salah satunya adalah menjual tempat sandal cantik kepada para peziarah. Kedepan, kita akan ajak mereka menjual air minum dalam kemasan 33 mili. Jadi nanti bukan lagi ngemis, tapi berjualan,” ujarnya.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Muchyidin menyampaikan apresiasi kepada Kepala Disbudpar yang langsung merespon persoalan yang terjadi di komplek makam Sunan Gunungjati dan viral tersebut.

Kata dia, kepala disbudpar bergerak untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak-pihak terkait guna membahas langkah penertiban dan tatakelola obyek wisata tersebut.

Dia mengatakan, pertemuan dengan sejumlah pihak terkait merupakan bagian dari solusi untuk mewujudkan tatakelola yang baik di area makam Sunan Gunungjati. Karena itu, pihaknya akan mendukung upaya penertiban dan penataan kembali wisata religi Sunan Gunung Jati. (yul)

Tags: disbuparmakam sunan gunung jatiobyek wisatapenataan pengemis

Related Posts

Harga Emas Antam,harga emas

Harga Emas Minggu 20/9/2026 Antam Rp 2.638.000 Per Gram

Editor
20 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 20/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.638.000 per gram...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Homecoming Festival Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 di Balai Sawala Rektorat Unpad, Jatinangor, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Hadiri Homecoming Festival IKA Unpad 2026

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Homecoming Festival Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 di Balai...

Bupati Bogor Rudy Susmanto gerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Cileungsi dengan melakukan penyisiran langsung bersama TNI, Polri, pegiat lingkungan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta PDAM Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Sidak Limbah Sungai Cileungsi, Pelanggar Akan Disanksi

Editor
20 September 2026

CILEUNGSI – Bupati Bogor Rudy Susmanto gerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Cileungsi dengan melakukan penyisiran langsung...

Mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan.(Foto:Diskominfo Jabar).

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Wafat, Dimakamkan di Purwakarta

Editor
19 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, tutup usia. Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008 tersebut, dimakamkan di tempat pemakaman keluarga...

Jemaah haji Indonesia turun dari pesawat.(Foto: Humas Kemenhaj)

Astagfirullah! Diduga Terjadi Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Diselidiki Kemenhaj

Editor
19 September 2026

SURABAYA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah kembali melakukan pendalaman terhadap dugaan...

Penguatan kerja sama bank bjb dan MNC Finance.(Foto: website bank bjb)

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis melalui Kerja Sama Asset Buy

Editor
19 September 2026

BANDUNG – bank bjb terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai mitra usaha untuk mengoptimalkan potensi bisnis sekaligus memperluas manfaat produk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.