• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Proposal Pertanian Organik Sumedang Masuk 10 Besar Investasi Terbaik di WJIC 2025

Editor
Senin, 21 Juli 2025 - 06:13
usaha pertanian lahan sawah

Lahan sawah (ilustrasi/pixabay)

BANDUNG – Proposal investasi unggulan dari Kabupaten Sumedang berhasil menembus 10 besar dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC) 2025. Usulan bertajuk Integrasi Pengembangan Pertanian Organik Berbasis Ekonomi Sirkular dengan nilai investasi mencapai Rp139,8 miliar itu akan ditawarkan kepada calon investor domestik dan internasional dalam gelaran puncak WJIC yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.

“Alhamdulillah, proposal investasi Sumedang masuk 10 besar dan akan ditawarkan ke investor saat WJIC 2025,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Minggu (20/7/2025).

RelatedPosts

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

Pengumuman 10 besar dilakukan dalam acara puncak Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) 2025 yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Minggu (20/7/2025). Sebelumnya, Dony telah mempresentasikan langsung proposal proyek tersebut di hadapan dewan juri WJIC pada 11 Juli 2025 di Hotel Rancamaya, Ciawi, Kota Bogor.

Tercatat, sebanyak 31 proposal investasi dari 21 kabupaten/kota se-Jawa Barat bersaing dalam ajang ini. Kabupaten Sumedang sukses melewati tahap seleksi administrasi dan penjurian hingga akhirnya masuk ke daftar 10 besar.

Menurut Dony, proyek investasi yang ditawarkan mengusung konsep pertanian berkelanjutan yang telah berjalan di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua. Di lokasi ini, ekosistem pertanian organik sudah terbentuk secara terintegrasi.

“Sumedang menawarkan konsep pertanian padi organik yang terhubung dengan kawasan peternakan, lahan pakan ternak seluas 40 hektare, pabrik pengolahan beras organik, hingga pengolahan pupuk organik. Bahkan, sudah ada offtaker-nya,” jelasnya dikutip Humas Kabupaten Sumedang.

Ia optimistis, masuknya investor ke proyek ini akan memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal.

“Kalau investor masuk, ini akan meningkatkan produksi pertanian, membuka lapangan kerja baru, dan tentu saja meningkatkan pendapatan petani di Sumedang,” ujar Dony.

Ajang WJIC 2025 sendiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaring dan mempertemukan potensi investasi unggulan dari daerah dengan para investor potensial, baik dari dalam maupun luar negeri.

Tags: Pertanian Organiksawah organik

Related Posts

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Puncak haji di Mina resmi berakhir pada 13 Zulhijjah 1447 H. Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Seorang pencuri sepeda motor di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas dihajar massa. Pelaku menjadi 'bulan-bulanan' massa setelah jatuh ke...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 31/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.799.000 per gram...

Pelaku pemalakan pengendara mobil saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

Pelaku Pemalak Mobil Pelat ‘B’ Viral Saat Konvoi Persib Juara di Dago Ditangkap

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor 'B' saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa...

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa permasalahan tersebut bukan disebabkan oleh tidak tersedianya makanan, melainkan akibat kesalahan dalam prosedur distribusi di lapangan.(Foto: HUmas Kemenhaj)

Ada Jamaah Tak Kebagian Makanan di Mina, Ini Respon Kemenhaj

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok terbang SUB-72 dan disebut tidak...

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersama jajaran.(Foto: Humas Kemenhaj)

Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tinggalkan Mina

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MINA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa fase puncak ibadah haji...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.