• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Prabowo Siap Akui Israel, Ini Syaratnya dan Begini Sikap PBNU

Editor
Jumat, 30 Mei 2025 - 05:23
Presiden Prabowo Subiyanto. (Dok. Istimewa)

Presiden Prabowo Subiyanto. (Dok. Istimewa)

Presiden tetap konsisten dengan posisi diplomatik Indonesia selama ini, yaitu mendukung kemerdekaan negara Palestina.

SATUJABAR, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto siap mengakui dan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Hanya saja, ada syarat untuk negara itu yakni mengakui kemerdekaan Palestina.

RelatedPosts

Konservasi: Kemenhut Telusuri Koridor Gajah di Benakat Sumsel

Terminal LPG Tanjung Sekong Pasok 40 Persen LPG Nasional

BNPB Latih Para Relawan lewat KEMBARA di Ciamis

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo. Namun, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyebut, langkah tersebut sebagau terobosan diplomatik yang sejalan dengan posisi Indonesia.

“Saya mendukung usulan Pak Prabowo untuk mengakui negara Israel dan Indonesia membangun hubungan diplomatik dengan Israel, asal Israel mau mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan mau berdampingan secara damai,” ujar Gus Ulil saat menghadiri acara Refleksi Satu Tahun Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Jakarta.

Menurut Gus Ulil, usulan Prabowo tersebut bukanlah hal yang bertentangan dengan prinsip diplomasi Indonesia. Melainkan, kelanjutan logis dari dukungan terhadap solusi dua negara (two-state solution) yang telah lama menjadi pijakan kebijakan luar negeri RI.

“Memang usulan Pak Prabowo ini di sebagian kalangan dianggap kontroversial, tapi sebenarnya tidak. Karena beliau tetap konsisten dengan posisi diplomatik Indonesia selama ini, yaitu mendukung kemerdekaan negara Palestina,” ucap dia.

Gus Ulil menambahkan, jika Palestina telah merdeka dan Israel mengakuinya sebagai negara sah, maka tidak ada alasan lagi bagi Indonesia untuk menolak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Nah ketika Palestina sudah merdeka dan Israel mengakui kemerdekaan Palestina, ya kita harus menerima dua negara ini sebagai negara yang sah,” ucap menantu KH Musthofa Bisri (Gus Mus) ini.

Menanggapi anggapan bahwa solusi dua negara sudah tidak relevan akibat semakin sempitnya wilayah Palestina karena pencaplokan oleh Israel, Gus Ulil menolak pandangan tersebut.

“Faktanya wilayah negara Palestina makin kecil dan makin tidak masuk akal, tetapi itu tidak boleh membuat kita mundur. Dunia Islam dan Indonesia tidak boleh mundur. Seberapapun kecilnya wilayah itu, Palestina tetap harus berdiri sebagai negara,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, itulah bentuk ketegasan diplomatik yang tidak bisa ditawar. “Konsekuensinya, kalau kita menerima solusi dua negara, otomatis jika Palestina sudah merdeka maka kita juga harus mengakui keberadaan Israel sebagai negara,” jelas Gus Uli.

Gus Ulil juga menepis kekhawatiran bahwa membuka hubungan dengan Israel sama saja dengan mengabaikan tragedi kemanusiaan di Gaza.

“Menurut saya tidak harus dianggap seperti itu. Indonesia tetap mendukung upaya-upaya internasional untuk membawa tindakan Israel di Gaza ke Mahkamah Internasional sebagai bentuk kejahatan genosida,” ujar dia.

Gus Ulil menyebut diplomasi yang dilakukan mantan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama ini sudah cukup menunjukkan keberpihakan Indonesia terhadap rakyat Palestina, termasuk dalam merespons agresi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023 lalu.

Terkait apakah rakyat Palestina sendiri masih mendukung solusi dua negara, Gus Ulil mengatakan bahwa Otoritas Palestina (Palestinian Authority/PA) di bawah Presiden Mahmoud Abbas masih memegang kerangka tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, Indonesia siap mengakui negara Israel setelah Palestina meraih kemerdekaan. Menurut dia, Indonesia dan Prancis siap mendukung Palestina menjadi negara yang merdeka.

Prabowo menegaskan, solusi masalah di Palestina adalah two state solution. Karena itu, jika hak Palestina menjadi negara merdeka diakui Israel, maka Indonesia siap melakukan hal serupa. (yul)

 

Tags: hubungan diplomatikIsraelkemerdekaan palestinaPresiden Prabowo

Related Posts

Penelusuran di koridor Gajah Sumatera di Benakat Sumsel.(Foto: Humas Kemenhut)

Konservasi: Kemenhut Telusuri Koridor Gajah di Benakat Sumsel

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR - Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB) Kementerian Kehutanan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Kesatuan...

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan Management Walkthrough di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, Rabu (29/7/2026).

Terminal LPG Tanjung Sekong Pasok 40 Persen LPG Nasional

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, CILEGON – Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional. Berstatus Objek...

Suasana pelatihan relawan penanggulangan bencana dalam rangka Kemah Bhakti Nusantara (KEMBARA) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (31/7). (Foto: Tim Direktorat Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB)

BNPB Latih Para Relawan lewat KEMBARA di Ciamis

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, CIAMIS – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis dan Komisi VIII DPR...

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Kemenhaj Pastikan Sanksi Tegas Travel Penelantar Jemaah

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kemenhaj atau Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para jemaah dari berbagai...

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 di Monumen Nasional Jakarta.(Foto: Humas Kemenag)

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026: 100.000 Orang Hadiri Padati Monas

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,, saat pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka...

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat