• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Posisi Hilal Sulit Diamati, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Astronom Bosscha

Editor
Selasa, 25 Februari 2025 - 08:28
Bulan hilal

Hilal bulan (IMAGE: BMKG)

Jika gagal melihat hilal, maka pengamal rukyat akan menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

SATUJABAR, BANDUNG — Bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Ramadhan tahun ini diperkirakan akan jatuh pada 1 Maret 2025 mendatang. Kendati demikian, astronom dari Observatorium Bosscha Bandung, Muhammad Yusuf mengungkapkan, masih ada potensi terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan tahun ini.

RelatedPosts

Info Penting Nih! Pengaturan Lalu Lintas serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026

Try Sutrisno Wafat, Pemerintah Instruksikan Pengibaran Setengah Tiang Selama 3 Hari

Kapolda Jabar: Cipali dan Nagreg Fokus Pengamanan Mudik Jabar 2026

“Potensi perbedaan akan ada untuk 1 Ramadhan nanti, karena untuk pengamal rukyat itu akan membutuhkan verifikasi, bisa melihat hilal atau tidak,” ujar Yusuf saat ditemui usai menjadi narasumber dalam acara “Catch the Moon Ramadan Kareem”.

Dia menjelaskan, sebagian besar pengamal hisap dan imkanur rukyat di Indonesia sebenarnya sudah hampir bisa menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada 1 Maret 2025. Namun, menurut dia, posisi hilal pada 28 Februari 2025 nanti akan sulit diamati.

“Nah, saya perlu ceritakan bahwa pada tanggal 28 Februari nanti, itu posisi hilalnya agak sulit untuk diamati,” ucap Yusuf.

“Jadi, sangat mungkin akan ada kegagalan untuk melihat hilal,” ucap Yusuf.

Jika gagal melihat hilal, kata dia, maka pengamal rukyat akan menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Sehingga, bulan Ramadhan akan jatuh pada 2 Maret 2024.

“Sebagian besar ulama itu memerlukan verifikasi bulannya bisa dilihat. Kalau bulan itu tidak bisa kita lihat, maka itu harus digenapkan menjadi 30 hari,” kata Yusuf.

Jadi, tambah dia, ada beberapa hal yang membuat awal Ramadhan tahun ini berpotensi berbeda. Pertama, karena posisi hilalnya memang agak sulit.

“Artinya bulannya akan sangat tipis. Pada kondisi tersebut, meskipun cerah sekalipun, itu masih agak sulit untuk diamati,” jelas dia.

Kedua, lanjut dia, cuaca di Indonesia saat ini masih bulan hujan, sehingga hilalnya kemungkinan besar akan tertutup awan.

Sementara, menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat. Jika menggunakan kriteria tersebut, kata Yusuf, maka sebenarnya wilayah Aceh sudah memenuhi kriteria tersebut.

“Jadi, untuk menetapkan tanggal 1 Ramadhan melalui kriteria tadi, itu sebenarnya sudah bisa,” ucap Yusuf. (yul)

Tags: astronom bosschaawal ramadhancuaca indonesiaposisi hilalpotensi berbeda

Related Posts

Rest Area Travoy KM 207A Ruas Palimanan-Kanci (Palikanci) alami lonjakan pengunjung pada H-5 jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H yang jatuh pada Rabu (10/3/2024).

Info Penting Nih! Pengaturan Lalu Lintas serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Pengibaran bendera setengah tiang.(Foto: Setneg)

Try Sutrisno Wafat, Pemerintah Instruksikan Pengibaran Setengah Tiang Selama 3 Hari

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia yang...

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Kapolda Jabar: Cipali dan Nagreg Fokus Pengamanan Mudik Jabar 2026

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mulai melakukan persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026, salah satunya mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu-lintas. Titik kepadatan...

(Image; muhammadiyah.or.id)

Warga Muhammadiyah Laksanakan Salat Gerhana Bulan, Selasa Malam 3 Maret 2026

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pada Selasa malam, 14 Ramadan 1447 H bertepatan dengan 3 Maret 2026 M, umat Islam di Indonesia...

Jendral TNI (Purn) H Try Sutrisno bin Subandi Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia.(Wikipedia)

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun! Mantan Wapres RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun Di Bulan Ramadan

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'uun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu'anhu. Jendral TNI (Purn) H Try Sutrisno bin...

Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi.(Foto: Dok. Humas Pemkab Bogor)

Setahun Masa Jabatan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Survei Tingkat Kepuasan 80,3 Persen

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Satu tahun perjalanan Pemerintahan Kabupaten Bogor mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam hasil survei...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.