KUNINGAN – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., resmi melepas kontingen Kabupaten Kuningan yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026. Sebanyak 440 orang disiapkan untuk membawa nama Kabupaten Kuningan dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Pelepasan berlangsung di D’Jons Pool Family Billiard & Café, Senin (26/10/2026). Kontingen Kabupaten Kuningan terdiri atas 280 atlet, 117 ofisial, dan 43 personel tim kontingen yang akan mengikuti pertandingan pada 32 cabang olahraga.
Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Penyantun KONI Kabupaten Kuningan H. Rokhmat Ardiyan, M.M, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, S.E., KONI Kabupaten Kuningan H. Trias Andriana, Ketua Kontingen H. Yudi Amiardi Iskandar, jajaran pengurus KONI, unsur pemerintah daerah, serta para atlet, pelatih, manajer, dan ofisial.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa para atlet tidak sekadar berangkat untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Ia meminta seluruh atlet tampil percaya diri, menjaga semangat juang, serta tidak merasa rendah diri ketika berhadapan dengan atlet dari daerah lain yang memiliki fasilitas olahraga lebih memadai.
Menurutnya, keterbatasan finansial maupun fasilitas bukan alasan untuk meragukan kemampuan diri. Semangat, disiplin, kerja keras, dan mental pantang menyerah menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan.
“Jangan pernah merasa kecil dihadapan atlet lawan. Dengan semangat yang membaja, kita akan buktikan bahwa kita bisa berbicara banyak di Jawa Barat,” tegasnya dilansir laman Pemkab Kuningan.
Bupati Dian juga mengingatkan agar para atlet tidak kalah sebelum bertanding. Kepercayaan diri harus dibangun melalui proses latihan dan kedisiplinan, tanpa berubah menjadi kesombongan.
Ia menekankan bahwa prestasi sejati bukan hanya diukur dari jumlah medali, melainkan juga dari sportivitas, penghormatan terhadap lawan, serta kemampuan menerima kemenangan dan kekalahan secara terhormat.
“Ketika kalah, kita akui kekurangan; ketika menang, kita tidak boleh jemawa. Tunjukkan bahwa Kuningan berprestasi sekaligus santun dan menghargai lawan,” pesannya.
Sebagai bentuk motivasi bagi para atlet, Bupati Dian menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyiapkan bonus bagi peraih medali emas, perak, dan perunggu. Selain bonus resmi tersebut, ia juga menjanjikan bonus dan kejutan khusus bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali dari PORPROV XV Jawa Barat.
Ia berharap janji tersebut menjadi tambahan semangat bagi para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik selama bertanding.
“Saya ingin melihat kalian pulang dengan kepala tegak karena telah memberikan ikhtiar maksimal dan bertarung dengan gagah berani,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, ofisial, pengurus KONI, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen. Ia berharap seluruh anggota kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran sejak keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian turut menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, dan sektor swasta untuk membangun olahraga yang berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan atlet dan pencapaian prestasi tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan program jangka panjang, konsistensi pembinaan, serta dukungan pendanaan dari berbagai pihak.
Bupati mengajak para pelaku usaha dan tokoh daerah untuk ikut berkontribusi dalam memajukan olahraga Kuningan, termasuk melalui dukungan terhadap klub dan cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi.
Ia menilai kolaborasi tersebut penting agar pembinaan atlet tidak terputus dan kesempatan untuk mengembangkan potensi olahraga daerah semakin terbuka.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kabupaten Kuningan, H. Yudi Amiardi Iskandar, melaporkan bahwa kontingen yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi, pembinaan, dan latihan panjang bersama KONI serta masing-masing cabang olahraga.
Pada PORPROV XV Jawa Barat 2026, Kabupaten Kuningan mengikuti 32 cabang olahraga dengan nomor dan kelas pertandingan yang telah melalui babak kualifikasi.
Yudi menjelaskan, terdapat delapan cabang olahraga yang dijadwalkan memulai pertandingan sebelum pembukaan resmi, yakni futsal pada 28 Oktober, basket pada 31 Oktober, soft tenis pada 1 November, panahan pada 2 November, gulat pada 3 November, pencak silat dan dayung pada 4 November, serta renang pada 5 November 2026.
Ia berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga kesehatan, fokus pada pertandingan, dan mempertahankan kekompakan tim. Kepada para pelatih, ofisial, serta tim pendukung, ia juga menitipkan tanggung jawab untuk mendampingi atlet agar dapat tampil maksimal.
Yudi berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kekuatan tambahan bagi kontingen dalam mengejar prestasi serta mengharumkan nama Kabupaten Kuningan.
Dewan Penyantun KONI Kabupaten Kuningan, H. Rokhmat Ardiyan, M.M, turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, jajaran pemerintah daerah, pengurus KONI, pelatih, serta seluruh atlet yang telah mempersiapkan diri menghadapi PORPROV XV Jawa Barat.






