• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Bocah Diduga Dianiya Ibu Tiri di Sukabumi

Editor
Senin, 23 Februari 2026 - 10:33
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.(Foto:Istimewa).

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Proses penyelidikan kasus kematian bocah 13 tahun, berinisial NS di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dinaikan ke tahap penyidikan. Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi, meyakini adanya unsur tindak pidana dugaan perbuatan kekerasan dalam peristiwa memilukan yang merenggut nyawa korban.

Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi bekerja maraton untuk mengungkap tabir kematian bocah berusi 13 tahun berinisial NS, yang diduga dianiaya ibu tirinya. Hasilnya, proses penyelidikan dinaikkan ke tahap penyidikan, setelah penyidik menemukan unsur tindak pidana dugaan perbuatan kekerasan dari fakta-fakta dan alat bukti dikumpulkan di lapangan.

RelatedPosts

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

TPA Pasir Bajing Garut Kembali Dibuka Usai Kebakaran

“Terkait perkara kematian korban anak berinisial NS, kita bekerja maraton selama 24 jam melakukan proses penyelidikan. Perkara saat ini sudah kita naikkan pada tingkat penyidikan, setelah kita menemukan fakta-fakta dan alat bukti yang bisa kita yakini ada unsur tindak pidana dalam kematian korban, ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, didampingi Kasatreskrim, AKP Hartono, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (22/02/2026).

Samian menyebutkan, unsur tindak pidana yang ditemukan, yakni dugaan perbuatan kekerasan, baik fisik maupun psikis hingga merenggut nyawa korban. Selain fakta-fakta dan alat bukti di lapangan, penyidik juga fokus pada penguatan pembuktian melalui pendekatan scientific crime investigation, atau investigasi kejahatan ilmiah, untuk mengungkap penyebab kematian korban secara objektif.

Samian menegaskan, penyidik bekerja secara profesional dan independen tanpa terpengaruh oleh tekanan opini yang berkembang luas, terutama di media sosial. penanganan perkara dilakukan dengan melibatkan lintas sektoral, termasuk tenaga ahli dari Mabes Polri dalam mendalami aspek psikologi forensik hingga toksikologi.

“Tentunya dinamika media sosial kita monitor, namun tidak under pressing. Kita fokus dan profesional menangani perkara, dengan juga melakukan scientific crime investigation, kolaborasi dengan dinas terkait, melibatkan Mabes Polri untuk psikologi forensik hingga toksikologi,” tegas Samian.

Samian memastikan ibu tiri korban berinisial TR, sudah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP). Penyidik tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mendalami keterangan dan alibi yang disampaikan pihak-pihak terkait.

“Untuk saudari TR (ibu tiri korban), kita sudah melakukan BAP. Kita tidak akan gegabah, kita crosscek semua alibi dan keterangan, mohon dukungan, kita bisa melaksanakan proses penegakan hukum secara independen, profesional, dengan mengedepankan metode scientific crime investigation,” ungkap Samian.

Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi telah memeriksa sebanyak 16 saksi. Saksi-saksi tersebut, mencakup keluarga, saksi melihat kondisi korban saat di TKP (tempat kejadian perkara), hingga saksi ahli dari tim medis, atau dokter yang menangani korban.

Pemeriksaan saksi-saksi sebagai bagian proses penyelidikan atas penyebab kematian tidak wajar NS, bocah berusia 13 tahun. Proses penyelidikan tidak hanya bersandar pada keterangan saksi-saksi, tetapi juga pada bukti-bukti medis yang valid, melalui proses otopsi jasad korban.

Sebelumnya, NS, warga Bojongsari Kecamatan Jampang kulon, Kabupaten Sukabumi, tewas dengan kondisi badan melepuh dan mengalami luka lebam. Dalam video viral yang beredar di media sosial, korban diduga mengalami tindak penganiayaan dilakukan ibu tirinya.

Berdasarkan hasil otopsi rumah saksi, pada Jumat (20/02/2026), menunjukkan korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh, punggung, lengan, tangan, paha, serta kakinya. Selain itu, korban juga mengalami luka lebam di area bibir dan hidung, yang diduga karena alibat dari luka bakar.

Tim dokter forensik belum bisa memastikan luka bakar tersebut, karena tindak penganiayaan, atau bukan. Namun, ada dugaan terkena panas yang kemudian menyebabkan luka bakar, masih menunggu hasil laboratorium dari pemeriksaan sampel paru-paru dan jantung korban, yang butuh waktu lima hingga tujuh hari.

Ibu tiri korban berinisial TR, membantah telah melakukan tindak penganiayaan, termasuk menyiram air panas, atau meminumkan air panas kepada korban. NR menduga tubuh korban melepuh akibat sakit panas yang dialami korban, dan dugaan penyakit yang diderita.

Ayah kandung korban, Anwar Satibi, 38 tahun, kaget saat melihat kondisi anaknya. Anwar yang sedang bekerja di Kota Sukabumi, dihubungi istrinya (ibu tiri korban), dan diminta pulang.

Setibanya di rumah, Anwar mendapatkan kulit anaknya melepuh di beberapa bagian tubuh dan terdapat luka lebam. Dari pengakuan istrinya, anaknya sakit panas.

Anwar tidak mau berspekulasi terkait penyebab kematian anaknya. Pihak kepolisian diminta melakukan proses otopsi untuk memastikannya.

Tags: AKBP Samianjawa baratKabupaten Sukabumikapolres sukabumiKematian Bocah 13 TahunPolisi Temukan Unsur Pidanapolres sukabumiSatreskrim Polres Sukabumi

Related Posts

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua Oktober...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, (14 Okt).(Foto: Kemendag)

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Editor
15 Oktober 2026

TANGERANG - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kabupaten Garut)

TPA Pasir Bajing Garut Kembali Dibuka Usai Kebakaran

Editor
15 Oktober 2026

GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing hampir sepenuhnya tuntas....

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Grand Opening Bogor Great Mall di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (14/10/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Grand Opening Bogor Great Mall Dorong Kinerja Investasi Kota Bogor

Editor
15 Oktober 2026

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen mendukung iklim investasi yang kondusif bagi para pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan pimpinan DPRD Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

DPRD Kota Bandung Sahkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Editor
15 Oktober 2026

BANDUNG - DPRD Kota Bandung Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 15/10/2026 Antam Rp 2.561.000 Per Gram

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 15/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.561.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.