SATUJABAR, BANDUNG–Polda Jawa Barat menetapkan status siaga satu pasca kerusuhan saat aksi demonstrasi di beberapa wilayah di Jawa Barat. Status siaga satu dikeluarkan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, melalui surat telegram ke seluruh Polres dan jajaran.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di beberapa tempat di Jawa Barat, sangat kondusif, sejak Jum’at (29/08/2025) hingga Sabtu (30/07/2025). Namun, ada pantauan khusus saat ini pengemudi ojek online (ojol) dan elemen mahasiswa bergerak di Cirebon Kota.
“Pasca kegiatan Jum’at tadi malam hingga Sabtu dini hari, kita masih memantau situasi. Perintah Mabes Polri untuk bersiaga, dan Bapak Kapolda Jawa Barat telah mengeluarkan surat telegram ke Polres dan jajaran untuk seluruh anggota Jawa Barat saat ini adalah siaga satu,” ujar Hendra, dalam keterangannya, Sabtu (30/08/2025).
Hendra menegaskan, seluruh personel Polres dan jajaran, harus berada di markas komando (Mako) masing-masing. Bersiaga dan terus memantau situasi perkembangan.
“Atas dasar perkembangan situasi, kami mengimbau pengemudi ojol tidak mengikuti ajakan-ajakan provokatif, yang nantinya bisa merugikan Indonesia sendiri,” kata Hendra.
Hendra juga menyampaikan, pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC dalam pekan keempat Super League 2025/2026, yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (31/8/2025), terpaksa ditunda.
“Kami juga sampaikan, pertandingan Persib melawan Borneo FC, harus ditunda. Kami mohon maaf saat ini sedang siaga satu dan situasi belum kondusif sehingga harus ada pemunduran waktu. Para bobotoh diharapkan bersabar hingga pertandingan bisa dilaksanakan, dan kami bisa melakukan pengamanan,” ungkap Hendra.
Polda Jawa Barat berharap sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan memperkeruh situasi di wilayah Jawa Barat. Jawa Barat memiliki tujuan sebagai Jawa Barat Istimewa, Istimewa orangnya dan istimewa daeranya.