• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PLTN Indonesia Pertama Berdiri 2032, BRIN Perkuat Fondasi SDM dan Regulasi

Editor
Jumat, 10 April 2026 - 08:00
PLTN Indonesia Pertama Berdiri 2032, BRIN Perkuat Fondasi SDM dan Regulasi

(Image: BRIN)

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mempertegas perannya dalam mendorong riset berdampak guna mendukung transisi energi bersih nasional. Salah satu langkah strategis yang kini dipacu adalah mempersiapkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama Indonesia pada 2032, sebagai bagian dari komitmen mencapai target net zero emission 2060.

Fokus utama BRIN tidak hanya pada pengembangan teknologi, tetapi juga memastikan kesiapan nasional dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan regulasi. Upaya ini dinilai krusial agar pemanfaatan energi nuklir dapat berjalan secara aman, mandiri, dan berkelanjutan.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir

Empat Kesepakatan Kerja Sama Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi

Indonesia–Mesir Tegaskan Dukungan bagi Palestina

Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Teknologi Bahan Nuklir dan Limbah Radioaktif BRIN pada Rabu (8/4), Alexander Agung dari Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Universitas Gadjah Mada menekankan bahwa isu SDM nuklir tidak lagi sekadar wacana jangka panjang, melainkan harus menjadi agenda implementasi nasional.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sejatinya telah memiliki fondasi kuat, antara lain melalui pengoperasian reaktor riset seperti Triga Mark II, Reaktor Kartini, dan RSG G.A. Siwabessy, serta keberadaan program studi nuklir di sejumlah perguruan tinggi seperti UGM, ITB, UI, Unpad, dan Politeknik Teknologi Nuklir BRIN. Namun demikian, kesiapan tersebut masih belum merata.

“Kesiapan Indonesia saat ini lebih kuat pada knowledge base dan scientific capability daripada pada execution capability untuk proyek PLTN komersial,” ujarnya seperti dikabarkan Humas BRIN.

Menurutnya, sejumlah tantangan masih perlu diatasi, seperti minimnya pengalaman langsung dalam proyek PLTN skala utilitas, kesiapan operator, aspek perizinan (licensing), manajemen proyek besar, hingga tahap commissioning dan operasi.

Alexander juga mengingatkan pentingnya menghindari overconfidence dalam menilai kesiapan SDM. Ia menegaskan bahwa kesiapan tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja, tetapi juga mencakup kompetensi, sistem, dan kelembagaan yang mampu menjalankan fungsi secara aman dan berkelanjutan.

Untuk itu, ia merekomendasikan pembangunan pipeline kompetensi lintas disiplin, penguatan kemitraan antara pendidikan dan industri, peningkatan paparan praktis, serta pemanfaatan kerja sama internasional secara strategis.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Syaiful Bakhri, menegaskan bahwa BRIN tengah menyiapkan berbagai program unggulan, termasuk pengembangan komponen pendukung PLTN pertama Indonesia. Ia menekankan pentingnya integrasi antara teknologi, keselamatan, dan keberlanjutan dalam seluruh siklus bahan bakar nuklir.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar tidak terjadi kesenjangan, baik dari sisi teknologi maupun keselamatan,” ungkapnya.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Pusat Riset Teknologi Bahan Nuklir dan Limbah Radioaktif BRIN, Maman Kartaman Ajiriyanto. Ia berharap forum diskusi ini mampu menghasilkan tindak lanjut konkret, baik dalam bentuk kerja sama teknis maupun penguatan regulasi untuk mendukung kesiapan PLTN.

Melalui sinergi riset, penguatan SDM, dan regulasi yang komprehensif, BRIN optimistis Indonesia dapat memasuki era energi nuklir dengan kesiapan yang matang. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi pengoperasian PLTN pertama pada 2032, sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Tags: badan riset dan inovasi nasionalBRINPLTN Indonesia

Related Posts

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, usai melaksanakan rangkaian kunjungan kenegaraan di Indonesia, pada Minggu (11/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Antar Kepulangan Presiden Mesir

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, usai melaksanakan rangkaian...

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu (11/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Empat Kesepakatan Kerja Sama Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang....

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir untuk terus mendorong penyelesaian damai atas konflik di Palestina serta deeskalasi di kawasan Timur Tengah.(Foto: BPMI Setpres)

Indonesia–Mesir Tegaskan Dukungan bagi Palestina

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir...

Penanganan karhutla guna menekan titik panas.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Terpantau Capai 793 Titik, Kemenhut Pantau Kalteng

Editor
11 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemantauan intensif, verifikasi lapangan, serta operasi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Perkuat Pendidikan Vokasi

Editor
11 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong penguatan pendidikan vokasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan...

Tengkorak Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) ditemukan di areal High Conservation Value (HCV) perkebunan kelapa sawit milik PT. KAL di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

Tengkorak Orangutan di Area Karhutla Kalimantan, Tim Gerak Cepat

Editor
11 Oktober 2026

Tengkorak Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) ditemukan di areal High Conservation Value (HCV) perkebunan kelapa sawit milik PT. KAL di Kabupaten...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.