BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan perpanjangan relasi untuk KA Blambangan Ekspres. Mulai hari ini, relasi kereta api ini diperluas dari Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang menjadi Pasarsenen – Ketapang. Perubahan ini berlaku mulai keberangkatan 26 Juli 2024 untuk relasi Ketapang – Pasarsenen dan 27 Juli 2024 untuk relasi Pasarsenen – Ketapang.
Menurut VP Public Relations KAI, Anne Purba, langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan. “Perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Jakarta yang ingin bepergian ke Banyuwangi atau sebaliknya,” ujarnya.
KA Blambangan Ekspres (185A) akan berangkat dari Stasiun Ketapang pada pukul 14.50 WIB dan tiba di Stasiun Pasarsenen pukul 07.15 WIB. Sementara itu, KA Blambangan Ekspres (186A) akan berangkat dari Stasiun Pasarsenen pada pukul 12.15 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 04.55 WIB.
Untuk meningkatkan kenyamanan, KA Blambangan Ekspres kini menggunakan rangkaian kereta eksekutif dan ekonomi new generation versi modifikasi. Kereta kelas ekonomi ini telah di-upgrade dengan mengubah kursi tegak berhadapan 80 tempat duduk menjadi kursi baru yang lebih nyaman dengan 72 tempat duduk. Kursi tipe captain seat ini dilengkapi dengan fitur reclining dan dapat disesuaikan arah duduknya, baik searah laju kereta maupun berhadapan.
“Peningkatan pelayanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam merespons kebutuhan dan masukan pelanggan, agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” jelas Anne Purba melalui siaran pers.
Modifikasi juga mencakup interior kereta yang kini lebih cerah, mirip dengan kereta eksekutif, serta toilet yang lebih mewah dengan fasilitas toilet duduk. Kereta juga dilengkapi dengan tempat ibadah di kereta restorasi.
Peningkatan sarana ini dilakukan di Balai Yasa Manggarai, tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Jakarta Selatan.
“Dengan adanya perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres ini, kami berharap dapat meningkatkan animo masyarakat untuk menggunakan kereta api, terutama di jalur Jakarta hingga Banyuwangi,” tutup Anne.







