• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 1 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penjabat Gubernur Jabar Paparkan Rancangan Perubahan APBD 2024 di DPRD

Editor
Jumat, 23 Agustus 2024 - 05:10
Penjabat Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi di DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD 2024. Penjelasan ini disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jabar, Kamis (22/8/2024).(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

Penjabat Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi di DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD 2024. Penjelasan ini disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jabar, Kamis (22/8/2024).(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Penjabat Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi di DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD 2024.

Penjelasan ini disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jabar, Kamis (22/8/2024).

RelatedPosts

Truk Towing Terjun ke Sungai di Banjar, Sopir Hilang Diduga Tenggelam

Kinerja Ekspor Jawa Barat Awal 2026 Tumbuh 3,61 Persen, Sektor Kendaraan Melaju Pesat

BPS Jabar: Inflasi Jabar Maret 2026 Capai 3,60 Persen

Bey Machmudin merinci bahwa pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2024 diproyeksikan sebesar Rp36,27 triliun.

Angka ini terdiri dari agregat transfer dari pusat ke daerah sebesar Rp671,60 miliar, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp310,69 miliar, dan pendapatan lain yang sah sebesar Rp7,25 miliar.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menargetkan kenaikan PAD sebesar 0,98 persen.

Kenaikan ini diproyeksikan akan diperoleh dari optimalisasi layanan Samsat melalui aplikasi Sapawarga, pembayaran pajak tertunggak, dan pemberian insentif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan dana bagi hasil pajak pusat optimal,” ujar Bey Machmudin dilansir jabarprov.go.id.

Belanja daerah dalam APBD Perubahan diproyeksikan mencapai Rp36,89 triliun, mengalami kenaikan untuk mengakomodasi kewajiban pembayaran sisa pekerjaan tahun sebelumnya.

Kenaikan belanja ini juga disebabkan oleh penambahan belanja BLUD, pemenuhan pendanaan mendesak, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak bencana, serta pemenuhan kekurangan belanja bagi hasil pajak kabupaten/kota pada tahun 2023.

Belanja daerah juga mencakup biaya untuk pengamanan Pilkada Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024, serta kenaikan bantuan keuangan kepada partai politik pasca pemilu 2024.

Pada pos belanja tak terduga (BTT), terjadi sedikit penurunan. BTT akan digunakan untuk keperluan mendesak seperti perbaikan sarana pendidikan yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Sumedang, perbaikan bangunan rusak akibat angin puting beliung, pemberian pestisida untuk menangkal serangan hama padi, serta penanganan sampah di daerah aliran Sungai Citarum. BTT juga akan digunakan untuk operasional BIJB Kertajati.

“BTT juga dialokasikan untuk bencana alam yang umumnya terjadi di akhir tahun. Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen mengalokasikan dana ini secara memadai dalam anggaran belanja tidak terduga,” tegas Bey.

Pembiayaan Daerah

Terkait pembiayaan daerah, diproyeksikan sebesar Rp1,24 triliun. Pengeluaran pembiayaan daerah meliputi Rp618,81 miliar untuk dana cadangan guna menyukseskan Pemilu 2024 dan pembayaran utang. Penerimaan pembiayaan daerah diproyeksi sebesar Rp81,63 juta, yang bersumber dari dana bergulir, penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah, dan dana program Dakabalarea.

“Cairan dana cadangan telah dialokasikan sebesar Rp436,21 miliar untuk hibah penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur kepada KPU dan Bawaslu,” jelas Bey.

Dalam rancangan perubahan APBD 2024, juga telah dialokasikan pembayaran cicilan pokok utang sebesar Rp566,81 miliar untuk pembayaran utang kepada PT SMI, sesuai dengan perjanjian pinjaman pemulihan ekonomi nasional.

Tags: bey machmudinpemerintah provinsi jawa barat

Related Posts

Proses evakuasi truk towing terjun ke Sungai Citanduy, Kota Banjar. Sopir truk hilang diduga tenggelam.(Foto:Istimewa).

Truk Towing Terjun ke Sungai di Banjar, Sopir Hilang Diduga Tenggelam

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANJAR--Sebuah truk towing di Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke sungai. Kernet truk berhasil diselamatkan,...

Ekspor kopi Subang Jawa Barat.(Foto: Humas Kemendag)

Kinerja Ekspor Jawa Barat Awal 2026 Tumbuh 3,61 Persen, Sektor Kendaraan Melaju Pesat

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatatkan tren positif pada kinerja ekspor provinsi di awal tahun 2026....

cabai merah menyumbang inflasi jabar

BPS Jabar: Inflasi Jabar Maret 2026 Capai 3,60 Persen

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Maret 2026 terjadi infl asi year on year (y-on-y)...

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan supervisi dan pengecekan langsung terhadap kesiapan dapur penyedia katering bagi jemaah haji Indonesia 1447H/2026M di Madinah.(Foto: Dok. Kemenhaji)

Panitia Haji Matangkan Stok Bumbu Masak, Kebutuhan Capai 260 Ton

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan produksi...

Arus kendaraan di Jalan Tol Cipularang.(Foto:Istimewa).

H+10 Lebaran 2026: Kendaraan Kembali Ke Jakarta Capai 3,1 Juta

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh, PMI Bertahan di Zona Ekspansi

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti konflik geopolitik, gangguan rantai pasok,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.