Berita

Penguatan Ekosistem Web3 Nasional Lewat Protocol Camp dan Southeast Asia Blockchain Week 2026

Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain nasional melalui agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat komitmen dalam mengembangkan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, menekankan tentang penguatan posisi Indonesia dalam lanskap ekonomi digital global.Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, saat menjadi pembicara dalam agenda Southeast Asian Blockchain Week (SEABW) 2026 di Bangkok, Thailand, Rabu (20/5/2026).

“Kami melihat Web3 bukan hanya sebagai teknologi, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat nilai ekonomi kreatif Indonesia melalui inovasi, pengembangan talenta, dan kolaborasi global,” ujar Deputi Neil sebagai pembicara utama di SEABW 2026, yang diselenggarakan pada 20–21 Mei 2026 tersebut.

Dalam ajang internasional tersebut, ia membawakan tema From Creative Economy to On-Chain Economy: How Indonesia Is Turning IP Into an Investment Grade Asset. Kementerian Ekraf juga menjalin kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama ShardLab Pte. Ltd., sebuah perusahaan blockchain dari Korea Selatan untuk pelaksanaan bootcamp teknologi Web3 bernama Protocol Camp 2026 yang ditujukan untuk melatih talenta digital terpilih serta memperkuat konektivitas ekosistem digital kreatif nasional dengan jaringan global.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil melalui keterangan resminya.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Dalam acara ini Deputi Neil juga menjadi narasumber dalam sesi roundtable discussion bertajuk From Settlement to Tokenized Assets: What Will It Actually Take in Southeast Asia?. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kesiapan regulasi, pengembangan talenta digital, penguatan ekosistem aset digital, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam mendorong transformasi ekonomi digital berbasis blockchain di kawasan Asia Tenggara.

Hojin Kim selaku CEO ShardLab menjelaskan bahwa Asia Tenggara kini telah memposisikan dirinya bukan hanya sebagai pengguna, melainkan sebagai pusat inovasi dan pengembangan produk dalam lanskap ekonomi digital global.

“Transisi ini terlihat jelas dari pergeseran model ekonomi tradisional menuju ekonomi digital yang aktif, di mana adopsi teknologi pembayaran berbasis mobile dan QR code meningkat pesat,” ungkap Hojin Kim.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Ke depan, melalui pengembangan talenta dan penguatan kolaborasi global, Indonesia diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi dari ekonomi kreatif menuju on-chain economy yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.

Editor

Recent Posts

China Open 2026: Febri/Trias Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

6 jam ago

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al…

6 jam ago

China Open 2026: Biking Tegang! Jojo Lolos ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

8 jam ago

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk…

10 jam ago

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan…

10 jam ago

China Open 2026: Lolos ke 16 Besar, Fajar/Fikri Main Tiga Set

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

11 jam ago

This website uses cookies.