• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 10 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penguatan Ekosistem Web3 Nasional Lewat Protocol Camp dan Southeast Asia Blockchain Week 2026

Editor
Rabu, 03 Juni 2026 - 07:32
Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.(Foto: Humas Ekraf)

Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.(Foto: Humas Ekraf)

Penguatan ekosistem Web3 dan blockchain nasional melalui agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat komitmen dalam mengembangkan ekosistem Web3 dan blockchain dalam rangkaian agenda Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) 2026 dan program Protocol Camp 2026 di Bangkok, Thailand. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, menekankan tentang penguatan posisi Indonesia dalam lanskap ekonomi digital global.Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, saat menjadi pembicara dalam agenda Southeast Asian Blockchain Week (SEABW) 2026 di Bangkok, Thailand, Rabu (20/5/2026).

RelatedPosts

Puncak Musim Kemarau Agustus! BMKG Ingatkan El Nino

Kejati Jabar Geledah Kantor DPRD Indramayu, Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

Bandung Zoo, Penetapan Pengelola Libatkan Kemenhut

“Kami melihat Web3 bukan hanya sebagai teknologi, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat nilai ekonomi kreatif Indonesia melalui inovasi, pengembangan talenta, dan kolaborasi global,” ujar Deputi Neil sebagai pembicara utama di SEABW 2026, yang diselenggarakan pada 20–21 Mei 2026 tersebut.

Dalam ajang internasional tersebut, ia membawakan tema From Creative Economy to On-Chain Economy: How Indonesia Is Turning IP Into an Investment Grade Asset. Kementerian Ekraf juga menjalin kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama ShardLab Pte. Ltd., sebuah perusahaan blockchain dari Korea Selatan untuk pelaksanaan bootcamp teknologi Web3 bernama Protocol Camp 2026 yang ditujukan untuk melatih talenta digital terpilih serta memperkuat konektivitas ekosistem digital kreatif nasional dengan jaringan global.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil melalui keterangan resminya.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan intellectual property sebagai aset digital yang dapat dikembangkan melalui teknologi blockchain dan tokenisasi aset,” tambah Deputi Neil.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Dalam acara ini Deputi Neil juga menjadi narasumber dalam sesi roundtable discussion bertajuk From Settlement to Tokenized Assets: What Will It Actually Take in Southeast Asia?. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kesiapan regulasi, pengembangan talenta digital, penguatan ekosistem aset digital, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam mendorong transformasi ekonomi digital berbasis blockchain di kawasan Asia Tenggara.

Hojin Kim selaku CEO ShardLab menjelaskan bahwa Asia Tenggara kini telah memposisikan dirinya bukan hanya sebagai pengguna, melainkan sebagai pusat inovasi dan pengembangan produk dalam lanskap ekonomi digital global.

“Transisi ini terlihat jelas dari pergeseran model ekonomi tradisional menuju ekonomi digital yang aktif, di mana adopsi teknologi pembayaran berbasis mobile dan QR code meningkat pesat,” ungkap Hojin Kim.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.

Program Protocol Camp 2026 ini merupakan wadah pendampingan intensif yang mempertemukan talenta-talenta teknologi Web3 pilihan dari seluruh kawasan Asia. Pada pelaksanaan tahun ini, Indonesia memperoleh kesempatan emas dengan berhasil meloloskan 6 orang talenta terbaik dari total keseluruhan 23 peserta se-Asia.Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Ke depan, melalui pengembangan talenta dan penguatan kolaborasi global, Indonesia diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi dari ekonomi kreatif menuju on-chain economy yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.

Tags: ekonomi kreatifekosistemEkrafMuhammad Neil El Himamweb3

Related Posts

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

Puncak Musim Kemarau Agustus! BMKG Ingatkan El Nino

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli–September 2026. Kondisi...

Proses penggeledahan kantor DPRD Kabupaten Indramayu oleh Tim Kejati Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kejati Jabar Geledah Kantor DPRD Indramayu, Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menggeledah Kantor DPRD Kabupaten Indramayu. Tindakan penggeledahan untuk menyita dokumen, terkait kasus dugaan...

Singa di Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandung Zoo, Penetapan Pengelola Libatkan Kemenhut

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Bandung Zoo kini masih dalam tahap prose pemilihan pengelola baru. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan proses...

perekonomian,transaksi,digital.bank indonesia

Bank Indonesia: Survei Mei 2026, Keyakinan Konsumen Tetap Kuat

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Bank Indonesia menyebutkan Indeks Keyakinan Konsumen Survei Konsumen pada Mei 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi...

Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, melakukan kunjungan kerja ke Lanskap Megamendung, Kabupaten Bogor, untuk meresmikan Lembah Aviary Paseban, Penangkaran Rusa Timor, serta melepasliarkan dua individu Elang Jawa (Nisaetus bartelsi).(Foto: Humas Kemenhut)

Lembah Aviary Paseban Megamedung Diresmikan, Ada Apa Saja?

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Menteri Kehutanan diwakili oleh Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, melakukan kunjungan kerja ke Lanskap Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Anak gajah betina lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bengkulu.(Foto: Humas Kemenhut)

Anak Gajah Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bengkulu

Editor
10 Juni 2026

Anak gajah betina lahir dari pasangan Aris (29 tahun) dan Mega (27) tahun yang sebelumnya melahirkan anak gajah jantan pada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.