Berita

Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Genjot Kursus Pelatihan

Tingkat pengangguran di Kota Bandung tercatat sebesar 7,44 persen. Pemkot Bandung menargetkan angka tersebut dapat ditekan melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis pelatihan.

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat peran kursus dan pelatihan sebagai upaya strategis dalam menekan angka pengangguran serta menjawab kesenjangan antara pendidikan formal dan kebutuhan dunia kerja.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, keberadaan lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran krusial dalam menjembatani mismatch yang selama ini terjadi di pasar tenaga kerja.

“Peran kursus dan pelatihan sangat penting terutama untuk menjembatani ketidaksesuaian antara pendidikan formal dan kebutuhan lapangan pekerjaan,” kata Farhan di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Rabu (22/4/2026) melalui keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Menurutnya, fenomena mismatch tersebut bukan hanya terjadi di Kota Bandung melainkan juga menjadi tantangan di berbagai daerah. Oleh karena itu, penguatan lembaga kursus dan pelatihan menjadi salah satu langkah kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam mendukung hal tersebut, Pemkot Bandung melalui kolaborasi Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) serta dukungan DPRD Kota Bandung terus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengikuti berbagai program pelatihan.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja, khususnya masyarakat usia produktif agar lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.

Farhan mengungkapkan, tingkat pengangguran di Kota Bandung tercatat sebesar 7,44 persen. Pemkot Bandung menargetkan angka tersebut dapat ditekan melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis pelatihan.

Ia menekankan pentingnya adaptasi berkelanjutan dari lembaga kursus dan pelatihan. Menurutnya, perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang berubah cepat menuntut lembaga pelatihan untuk terus melakukan pembaruan.

“Lembaga kursus dan pelatihan harus terus berkembang seiring dengan perubahan teknologi dan kebutuhan keterampilan di dunia kerja,” tuturnya.

Editor

Recent Posts

China Open 2026: Febri/Trias Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

4 jam ago

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al…

4 jam ago

China Open 2026: Biking Tegang! Jojo Lolos ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

6 jam ago

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk…

7 jam ago

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan…

8 jam ago

China Open 2026: Lolos ke 16 Besar, Fajar/Fikri Main Tiga Set

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

9 jam ago

This website uses cookies.