Bupati Dony Ahmad Munir saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumedang memperingati Hari Jadi Sumedangi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumedang, Rabu (22/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
Indikator Makro Pembangunan di Kabupaten Sumedang tahun 2025: IPM 75,50 poin, Kemiskinan 8,81 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 6,08 persen, Gini Ratio 0,377, Laju Pertumbuhan Ekonomi 5,49, dan PDRB per kapita Rp 42,65 juta.
SATUJABAR, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang memeringati Hari Jadi ke-448 pada Rabu 22 April 2026. Acara peringatan digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus bentuk apresiasi terhadap segala pencapaian berkebudayaan, hasil cipta, karya, dan karsa yang telah diperjuangkan oleh para leluhur di tanah Sumedang Larang.
“Namun kami menyadari bahwa dalam perjalanan pembangunan, masih terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat diwujudkan. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumedang. Kami akan terus melakukan perbaikan, inovasi, dan percepatan pembangunan, dengan dukungan dan pengawasan konstruktif dari DPRD sebagai representatif rakyat,” kata Bupati Dony Ahmad Munir saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumedang memperingati Hari Jadi Sumedangi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumedang, Rabu (22/4/2026) seperti dikabarkan Humas Pemkab Sumedang.
Acara dihadiri anggota DPR RI Dapil Jabar IX Jefry Romdonny, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Edi Askari, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, perwakilan kepala daerah dari kabupaten tetangga, para mantan bupati, wakil bupati dan sekda periode sebelumnya, unsur Forkopimda, ketua dan para wakil ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, para kepala SKPD, camat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Dony menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada pimpinan dan anggota dewan atas keeja sama dan dukungan yang selama ini terjalin dan tumbuh secara harmonis dan sinergis antara kegislatif dan eksekutif. “Alhamdulillah capaian-capain yang selama ini diraih menjadi capaian yang memberikan manfaat dan bisa dibanggakan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga disampiakan Bupati Dony kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang, alim ulama, tokoh agama, para seniman, pimpinan Ormas, insan pers dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sumedang. “Apresiasi ini diberikan atas kontribusinya terhadap pembangunan Kabupaten Sumedang yang semua ikhtiarkan untuk bisa mewujudkan Sumedang Simpati Semakin Maju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Peringatan Hari Jadi mengusung tema Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa. Tema tersebut mengandung makna mendalam, bahwa setiap langkah pembangunan harus dapat terlihat nyata, terukur hasilnya, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat . Tidak hanya hadir sebagai program tetapi hadir sebagai solusi atas kebutuhan rakyat.
“Di tengah segala keterbatasan, kami terus meningkatkan capaian pembangunan, menciptakan inovasi, serta berusaha mengukir prestasi. Pada awal kepemimpinan Dony-Fajar 2025-2026 sebanyak 17 penghargaan telah diraih, semua itu tiada lain.berkat kerja keras dan kerja sama segenap komponen yang membawa Sumedang terus melangkah maju,” tuturnya.
Bupati menyebutkan capaian pembangunan yang telah diraih di awal kepemimpinan Dony-Fajar antara lain, peringkat 1 nasional keterbukaan informasi publik, peringkat 1 nasional indeks pelayanan publik tahun 2025, peringkat 5 nasional dan 1 provinsi Jawa Barat Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dengan 9 indikator, Kabupaten Pelopor UMKM Digital, dan pesantren award. “Penghargaan bukan tujuan utama, yang menjadi tujuan utama adalah mensejahterakan masyarakat dan menjadi kebanggaan serta memotivasi,” ujarnya.
Adapun pencapain target-target makro pembangunan di Kabupaten Sumedang tahun 2025 diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 75,50 poin, tingkat kemiskinan 8,81 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 6,08 persen, Gini Ratio 0,377, Laju Pertumbuhan Ekonomi 5,49, dan PDRB per kapita Rp 42,65 juta. “Kami menyadari tantangan kedepan tidak ringan, dinamika global sangat berdampak terhadap multi sektor, cepatnya perubahan, tekanan ekonomi, transformasi digital, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat dan transparan. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada Sumedang, bangga sebagai warga Sumedang,” katanya.
Dengan teknologi ini, makanan dapat dipanaskan hanya dengan menambahkan air dingin dan tidak perlu pemanas…
Per 21 April 2026, jumlah titik api Indonesia mencapai 1.777 titik dengan Riau dan Kalimantan…
Pada tahun 2025, market share kendaraan listrik telah mencapai 21,71 persen, yang terdiri dari battery…
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Pertamina melalui Subholding Pertamina Patra Niaga telah melakukan pembinaan terhadap…
Program unggulan Dony/Fajar yakni Pendidikan, infrastruktur jalan, pertanian, dan UMKM SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang…
Tingkat pengangguran di Kota Bandung tercatat sebesar 7,44 persen. Pemkot Bandung menargetkan angka tersebut dapat…
This website uses cookies.