• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pengamat Politik Sebut Pilgub Jabar Dinilai Tak Kompetitif, Ini Faktor Kang Dedi Sulit Dikalahkan

Editor
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 12:58
Di Masa Kampanye, Cagub Jabar Dedi Mulyadi Terus Diterpa Isu SARA

Cagub Jabar Dedi Mulyadi menjelaskan kepada pers terkait isu SARA yang menerpa dirinya. (Dok. Istimewa)

Sejumlah hasil survei yang dirilis menunjukan tren komposisi yang tidak berubah dari waktu ke waktu.

SATUJABAR, BANDUNG — Tidak adanya persaingan tajam menjadikan pemilihan gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) dirasakan tidak kompetitif. Kondisi itu menyebabkan terjadinya kesenjangan dalam hal popularitas, elektabilitas dan likeablititas yang jomplang antar pasangan calon gubernur (cagub).

RelatedPosts

Indonesia Dorong Percepatan Penyelesaian Perundingan ASEAN-Canada FTA

Sidang Umum PBB 2026: Meutya Suarakan Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia

Industri Digital Melesat, Bahlil Undang Buka Peluang Investasi Energi

Pengamat politik Unpad Firman Manan mengatakan, peta pertarungan Pilgub Jabar sangat mudah dibaca. Hal ini juga diperkuat oleh sejumlah hasil survei yang dirilis setiap saat dan menunjukan tren komposisi yang tidak berubah dari waktu ke waktu.

“Hasil survei itu solid dan stabil. Sulit untuk berubah karena selisih prosentasenya sangat tinggi atau jomplang,” tutur Firman Manan, Sabtu (26/10/2024).

Menurutnya, pasangan calon nomor empat Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan suaranya sangat solid dan stabil dari seluruh hasil survei. Pasangan ini sudah di atas angin. Suaranya sangat solid dan stabil. “Menurut saya ini akan terus bertahan hingga pencoblosan,” tutur Firman.

Melihat fenomena itu, dia membeberkan, sejumlah faktir penyebab tak tergoyahkannya potensi besar kemenangan Dedi – Erwan. Alasan pertama dari sisi survei terbaru yang dirilis oleh Voxpol Center paslon DERMAWAN masih memuncaki perolehan dengan 61,8 persen pemilih. Sementara yang palon lain di bawah 20 persen, bahkan pasangan Acep-Gita dan Jeje-Ronald masih satu digit.

Dari segi popularitas pun, kata Firman, Dedi jauh meninggalkan pesaingnya dengan hampir menyentuh 90 persen. Sementara pesaingnya masih di bawah 50 persen. “Bagaimana pun ini menentukan, karena bagaimana orang mau memilih kalau tidak kenal,” katanya.

Menurut Firman, hal ini sebuah kewajaran lantaran sepengetahuannya KDM telah melakukan kerja elektoral sejak lama. Bahkan saat Pileg 2024 lalu, KDM yang maju sebagai Caleg Dapil Jabar VII dari Partai Gerindra mengantongi perolehan suara terbesar kesatu di Jabar dan kedua secara nasional.

Melihat peta tersebut, Firman mengatakan, Dedi telah memiliki basis elektoral yang kuat. Masyarakat pun melihat KDM sangat serius untuk maju dan menang sebagai gubernur Jabar.

“Ini problem untuk calon lain karena menurut pengamatan kami baru terlihat radar pertarungan di akhir. Seperti Pak Syaikhu dulu kita tahu yang banyak kampanye Pak Haru, PDIP yang banyak sosialisasi Mas Ono, begitu pun PKB Ketua DPW-nya,” ucapnya.

Tentu, ini menjadi faktor perbedaan yang signifikan. Di satu sisi Dedi begitu populer dibanding nama lain.

Faktor lain yang membuat Dedi sulit dikalahkan adalah kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres kemarin. Basis dukungan di pilpres lalu membuat Dedi yang didukung koalisi sama mendapat dukungan besar.

“Gerindra punya kepentingan menjadikan Kang Dedi sebagai gubernur karena di Jawa hanya Jabar saja yang punya potensi menang,” ucapnya.

Terakhir, Dedi unggul dari sisi media sosial yang lebih banyak disukai oleh masyarakat. Terbaru adalah kasus Vina Cirebon yang dianggapnya mendongkrak popularitas dan elektabilitas secara signifikan. (yul)

Tags: cagub jabardedi mulyadipilgub tak kompetitif

Related Posts

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Pertemuan Konsultasi ke-15 Para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dengan Kanada di Pasay City, Filipina, Selasa (22 Sep).(Foto: Website Kemendag)

Indonesia Dorong Percepatan Penyelesaian Perundingan ASEAN-Canada FTA

Editor
24 September 2026

PASAY CITY - Indonesia mendorong ASEAN dan Kanada untuk menjaga momentum dan mempercepat penyelesaian perundingan ASEAN–Canada Free Trade Agreement (ACAFTA)....

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Sidang Umum PBB 2026: Meutya Suarakan Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia

Editor
24 September 2026

NEW YORK - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyuarakan pentingnya perlindungan anak dalam perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di acara Electricity Connect 2026.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Industri Digital Melesat, Bahlil Undang Buka Peluang Investasi Energi

Editor
24 September 2026

TANGERANG- Kebutuhan energi untuk mendukung perkembangan industri digital terus meningkat. Melihat peluang tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjadi saksi nikah pasangan yang mengikuti program nikah massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam rangka Hari Jadi ke216 Kota Bandung (HJKB 216).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Hari Jadi Kota Bandung: Peserta Nikah Gratis dapat Kado Bulan Madu

Editor
24 September 2026

BANDUNG – Hari Jadi Kota Bandung ke 216 pada 2026 ini diwarnai dengan kegiatan 15 pasangan di Kota Bandung yang...

Bandros Persib

Hari Jadi Kota Bandung 2026: Naik Bandros dan TMB Cuma Rp216

Editor
24 September 2026

BANDUNG - Hari Jadi Kota Bandung 2026 diisi dengan program special dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang menghadirkan tarif spesial...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 digelar lebih sederhana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Hari Jadi Kota Bandung 2026 Tidak ada Pawai Mobil Hias

Editor
24 September 2026

BANDUNG – Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 pada tahun 2026 ini dirayakan lebih sederhana. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.