• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pencak Silat Akan Dikembangkan Di Uzbekistan

Editor
Sabtu, 09 Desember 2023 - 02:21
Pencak silat pexels

Pencak silat (pexels)

SATUJABAR, BANDUNG – Pencak silat akan dikembangkan lebih jauh di negara Uzbekistan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menegaskan dukungannya untuk pengembangannya.

RelatedPosts

Emas ke-6 Indonesia Asian Games Disumbang Nurisa Panahan

Persaingan Makin Sengit, Sirnas A Jawa Barat 2026 Memasuki Babak 16 Besar dan Perempat Final

Asian Games 2026: Desak Made Rita Sumbang Emas ke-4 Indonesia

Hal ini disampaikan Menpora saat menerima audiensi Duta Besar (Dubes) RI untuk Uzbekistan, Sunaryo Kartadinata, Jumat (8/12) siang di Graha Kemenpora, Senayan.

Kedatangan Dubes RI didampingi Pejabat Fungsi Politik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tashkent Rofita guna mengabarkan perihal perkembangan olahraga di Uzbekistan, khususnya pencak silat yang berasal dari Indonesia. Menurut Sunaryo, pencak silat mengalami perkembangan pesat, bukan hanya di Uzbekistan, melainkan juga di negara-negara Asia Tengah lainnya.

“Di Asia Tengah tercatat sudah ada 15 ribu orang anggota pencak silat, dengan 200 orang pelatih. Pelatihnya bukan lagi hanya dari Indonesia, melainkan juga sudah ada pelatih dari negaranya sendiri,” beber Sunaryo yang juga menjabat dubes untuk Kirgistan.

Perkembangan inilah yang menurut Dubes Sunaryo perlu dimaksimalkan lagi. Hal tersebut yang menjadi salah satu tujuan pertemuan dengan Menpora Dito. Diharapkan bisa terjalin kerja sama, salah satunya melalui penandatanganan perjanjian kerja sama atau MoU antara KBRI Tashkent dengan Kemenpora.

“Dengan adanya payung hukum, kita bisa dengan mudah menjalin kerja sama, salah satunya untuk pengiriman pelatih. Kerja sama ini bisa dibicarakan lagi dalam pertemuan antara pemimpin Indonesia dengan Uzbekistan,” sebut Sunaryo.

Lebih lanjut Dubes RI memaparkan perihal keikutsertaan Indonesia dalam beragam ajang olahraga di Uzbekistan selain pencak silat. Seperti dayung, sepak bola, dan gulat. Terlepas dari hasilnya, keikutsertaan Indonesia turut berkontribusi dalam perkembangan atlet-atlet Indonesia.

“Hubungan kerja sama dan partisipasi Indonesia dalam event olahraga di Uzbekistan sangat baik. Indonesia sudah sangat sering berpartisipasi dalam tiga-empat tahun ini,” ujar Dubes Sunaryo.

Menurut Sunaryo, Uzbekistan dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai sektor termasuk olahraga. Keberhasilan Uzbekistan finis di peringkat kelima Asian Games 2022 Hangzhou misalnya, menjadi sebuah berita besar di negara tersebut.

“Perkembangan olahraga menjadi perhatian Uzbekistan. Tahun 2025 Uzbekistan akan menjadi tuan rumah Youth Asian Youth Para Games. Saat ini Uzbekistan juga sedang membangun kota Olimpiade,” urai Dubes Sunaryo seraya menyebut pihaknya bakal bertemu Sekjen Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Mendengar pemaparan Dubes Sunaryo, Menpora Dito menyambut baik ajakan kerja sama dari KBRI Tashkent. Apalagi pekan sebelumnya Menpora menerima kunjungan PB IPSI terkait rencana mempertandingkan pencak silat di Olimpiade 2036.

“Tentu bagus mengetahui potensi besar pencak silat di Uzbekistan. Nanti pencak silat di Uzbekistan juga akan kami jadikan prioritas,” tutur Menpora Dito.

Menurut Menpora, Pemerintah tentu mengharapkan adanya peningkatan olahraga, termasuk pencak silat yang merupakan bela diri asli Tanah Air. Dalam pengembangan olahraga ini di jagat internasional, tentunya membutuhkan serangkaian upaya dan diplomasi yang perlu dilakukan.

Sementara itu Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono yang mendampingi Menpora Dito menyarankan agar olahraga pencak silat bisa masuk sebagai pembelajaran di sekolah-sekolah Uzbekistan. Termasuk pembentukan federasi internasional bila diperlukan.

“Hal ini tentu sangat strategis karena presiden federasi pencak silat dunia berikut sekjennya ada di Indonesia. Kalau memang di Uzbekistan dan Kirgistan potensi untuk perkembangan pencak silat, tentu kita bisa salah satunya melakukan program kepelatihan,” sebut Deputi Surono.

Tags: pencak silat

Related Posts

Atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah meraih emas di nomor Compound Women Individual. (foto:dok/tim panahan Indonesia)

Emas ke-6 Indonesia Asian Games Disumbang Nurisa Panahan

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA - Kontingen Indonesia mendapatkan tambahan medali emas pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini, medali emas dipersembahkan atlet...

HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di dua lokasi, yakni GOR Bandung (Jalan Jakarta) dan GOR Pajajaran, memasuki hari keempat pada Kamis (1/10/2026).(Foto: Satujabar.com)

Persaingan Makin Sengit, Sirnas A Jawa Barat 2026 Memasuki Babak 16 Besar dan Perempat Final

Editor
1 Oktober 2026

BANDUNG — Gelaran kejuaraan bulu tangkis HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di dua lokasi, yakni...

Indonesia kembali menambah pundi medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini diukir atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma dengan catatan waktu 6,062 detik.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Asian Games 2026: Desak Made Rita Sumbang Emas ke-4 Indonesia

Editor
30 September 2026

JAKARTA – Asian Games 2026 belum berakhir. Masih ada harapan bagi Indonesia untuk terus bergerak naik. Indonesia kembali menambah pundi-pundi...

Menpora RI Erick Thohir melakukan kick-off penyusunan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga yang dirangkai peluncuran buku Dampak MotoGP Mandalika, Rabu (30/9) pagi. (foto:raiky/kemenpora.go.id)

Menpora Erick Lakukan Kick-off Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir melakukan kick-off penyusunan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga yang dirangkai...

Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata sekaligus menyusun Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga Nasional di Gedung Bappenas, Rabu (30/9). (foto:raiky/kemenpora.go.id)

Buku MotoGP Mandalika 2025 Diluncurkan Bappenas, Tandai Desain Besar Industri Olahraga

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata sekaligus memulai penyusunan Desain Besar Pengembangan...

Peserta Hydroplus Sirkuit Nasional Jawa Barat 2026 memanjatkan doa sebelum bertanding di GOR Bandung Jl. Jakarta, Rabu 30 September 2026.

Hydroplus Sirnas PBSI: Merawat Harapan, Merajut Impian

Editor
30 September 2026

Langkah kaki-kaki berderak riuh di atas lantai hijau hall pertandingan, memecah ruangan di GOR Bandung Jalan Jakarta Kota Bandung yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.