• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penataan Terminal Cicaheum Bandung, Farhan Utamakan Dialog

Editor
Selasa, 02 Juni 2026 - 05:53
Terminal Cicaheum Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Terminal Cicaheum Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Penataan Terminal Cicaheum akan mengutamakan pendekatan dialog dengan operator dan para pedagang di kawasan itu, ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Pihaknya memastikan akan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terdampak atas penataan Terminal Cicaheum. Khususnya dengan para pedagang serta operator kendaraan umum yang selama ini beraktivitas di kawasan Terminal Cicaheum.

RelatedPosts

India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Produk CFG Asal Indonesia

Wamendag Roro Dorong Pelaku Usaha Kreatif Pahami Kebutuhan Pasar Global

PNBP ESDM Dipatok Jadi Rp165 Triliun, Naik dari Target Semula Rp 137 Triliun

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pihak memahami arah kebijakan yang akan diterapkan sekaligus memperoleh ruang untuk menyampaikan aspirasi mereka.

“Kami terus berdialog dengan para pedagang maupun operator kendaraan umum yang ada di Cicaheum. Tentu perlu ada penyesuaian, dan penyesuaian itu sedang dilakukan agar skenario yang disusun dalam kerangka BRT ini bisa didukung oleh semua pihak,” katanya, Senin 1 Juni 2026 dilansir laman bandung.go.id.

Farhan menilai proses dialog menjadi kunci penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Pemerintah ingin memastikan perubahan yang dilakukan tidak menimbulkan gejolak sosial maupun ekonomi bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan aktivitas usahanya di kawasan terminal.

Menurutnya, seluruh proses dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang terbuka.

“Ini persoalan dialog. Bagaimana caranya kita bisa berdialog dan mencari titik temu agar semua pihak dapat memahami tujuan besar dari pengembangan sistem transportasi ini,” ujarnya.

Terkait masa depan angkutan kota (angkot), Farhan menjelaskan bahwa dalam konsep BRT yang tengah disiapkan, fungsi angkot akan mengalami penyesuaian.

Namun demikian, angkot tidak akan dihapus, melainkan akan menjadi bagian penting dari sistem transportasi terintegrasi sebagai moda pengumpan atau feeder.

“Angkot bukan dipindahkan. Dalam konsep BRT nanti, angkot akan berfungsi sebagai feeder yang terus bersirkulasi menghubungkan kawasan permukiman dengan koridor utama transportasi massal,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, angkot diharapkan tetap memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjadi bagian dari sistem transportasi publik yang lebih tertata dan efisien.

Farhan menambahkan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan kepala daerah lain di kawasan Bandung Raya serta dinas perhubungan terkait guna memastikan proses implementasi BRT berjalan sesuai rencana.

“Saya sebagai kepala daerah terus melakukan komunikasi dengan seluruh kepala daerah yang terlibat. Dinas perhubungan juga melakukan komunikasi yang sangat erat dengan kelompok-kelompok terdampak, terutama para operator kendaraan umum,” tuturnya.

Selain operator transportasi, pemerintah juga memperhatikan nasib para pedagang yang terdampak oleh penataan kawasan Terminal Cicaheum.

Menurut Farhan, pemerintah telah menyiapkan skema kompensasi sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul selama proses penataan berlangsung.

Meski demikian, terkait besaran dan mekanisme kompensasi, Farhan menyebut hal tersebut masih menjadi kewenangan teknis Dinas Perhubungan dan instansi terkait yang saat ini sedang melakukan pembahasan lebih lanjut.“Ada skema kompensasi yang sedang disiapkan. Untuk detail nilai dan mekanismenya tentu akan dijelaskan oleh dinas terkait yang menangani langsung,” katanya.

Farhan berharap seluruh proses penataan Terminal Cicaheum dapat berjalan lancar dan memperoleh dukungan dari seluruh pihak.

Ia menilai pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi merupakan kebutuhan mendesak bagi Bandung Raya untuk mengatasi kemacetan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan sistem transportasi yang lebih baik, lebih nyaman, dan lebih terintegrasi bagi masyarakat. Karena itu kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung proses ini,” pungkasnya.

Tags: Muhammad FarhanPenataan Terminal Cicaheumwali kota bandung

Related Posts

Pelabuhan, peti kemas, ekspor, impor, perdagangan,inflasi,perdagangan

India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Produk CFG Asal Indonesia

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - India resmi menghentikan penyelidikan antisubsidi terhadap impor produk kaca polos bening (Clear Float Glass/CFG) asal Indonesia. Keputusan tersebut...

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Humas Kemendag)

Wamendag Roro Dorong Pelaku Usaha Kreatif Pahami Kebutuhan Pasar Global

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong kepekaan pelaku usaha membaca selera konsumen global, mematuhi regulasi...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Humas ESDM)

PNBP ESDM Dipatok Jadi Rp165 Triliun, Naik dari Target Semula Rp 137 Triliun

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - Baru sembilan bulan berjalan, penerimaan negara dari sektor energi dan sumber daya mineral sudah mendekati target setahun. Capaian...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meresmikan Jembatan Pasir Jaya–Paledang, Jumat (23/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

Wali Kota Bogor Resmikan Jembatan Pasir Jaya–Paledang

Editor
24 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meresmikan Jembatan Pasir Jaya–Paledang, Jumat...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Menteri Australia Tony Burke di Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).(Foto: Humas Komdigi)

Indonesia & Australia Perkuat Pelindungan Anak

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia dan Australia berpeluang menjadi pelopor pelindungan anak di ruang digital melalui kerja sama konkret, mulai dari penyelarasan...

Pengembangan wisata lewat program Famtrip.(Foto: Humas Kemenpar)

Kemenpar Penetrasi Pasar Wisatawan Korea

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak sejumlah agen perjalanan asal Korea Selatan menjajaki pengembangan paket wisata Jakarta dan Bogor, khususnya...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.