• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkot dan Kementerian Perumahan Relokasi Warga Kolong Jembatan Pasupati

Editor
Jumat, 06 Desember 2024 - 05:11
Pemkot dan Kementerian Perumahan Relokasi Warga Kolong Jembatan Pasupati

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program relokasi warga yang tinggal di bawah jembatan dan kawasan tidak layak lainnya.

Salah satu wilayah yang menjadi fokus adalah sekitar kolong jembatan Prof. Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) dan masuk ke wilayah RW 15 Kelurahan Tamansari, Kota Bandung.

RelatedPosts

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Di sini telah menjadi tempat tinggal 100 KK penerima manfaat program relokasi ini dengan rincian 33 kepala keluarga (KK) dari Kota Bandung, 50 KK berasal dari Kabupaten Bandung dan 17 KK dari Kota Cimahi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkapkan, program ini tidak hanya memberikan hunian baru, tetapi juga memberdayakan warga yang direlokasi.

“Kami menyiapkan 116 hunian di Rancaekek dan Solokan Jeruk (Kabupaten Bandung), lengkap dengan rencana pemberdayaan ekonomi serta fasilitas pendukung lainnya. Ini adalah upaya untuk memastikan warga tidak hanya dipindahkan, tetapi benar-benar mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” katanya saat meninjau sasaran Program Penanganan PPKS melalui fasilitasi Rusunawa dan Pemberdayaan Ekonomi di Kota Bandung, Rabu 5 Desember 2024.

Maruarar juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas sosial di lokasi relokasi. Lahan baru tersebut dirancang untuk dilengkapi dengan taman bacaan, tempat belajar, dan area bermain anak-anak.

“Kami ingin relokasi ini bukan hanya proyek satu kali, tetapi menjadi bagian dari program berkelanjutan yang berbasis aspirasi warga, termasuk anak-anak. Ini langkah konkret untuk menjadikan mereka tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” tambahnya dikutip situs Pemkot Bandung.

Program relokasi ini dirancang untuk menjawab permasalahan mendasar yang dihadapi warga di kawasan tidak layak. Salah satu cerita yang menginspirasi adalah seorang ibu yang telah bertahun-tahun tinggal di satu kamar sempit bersama suami dan dua anaknya.

“Mereka sudah lama hidup dalam kondisi seperti itu. Relokasi ini akan memberikan mereka harapan baru, dengan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ungkap Maruarar.

Sementara itu Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman menambahkan, pemerintah akan memastikan keabsahan status kependudukan bagi semua warga yang direlokasi.

“Kami akan melakukan analisis faktual untuk memastikan bahwa mereka yang tinggal di sini benar-benar menetap dan tidak sekadar tinggal sementara. Kami juga akan memberikan fasilitasi kependudukan dan memastikan mereka tidak terjebak masalah administrasi,” kata Herman.

Ia memastikan, bantuan akan diberikan untuk jangka waktu 1 hingga 1,5 tahun, dengan pembebasan biaya sewa selama enam bulan pertama.

“Setelah itu, mereka akan diberi kesempatan untuk mandiri secara ekonomi, termasuk melalui peluang wirausaha dan akses modal,” tuturnya.

Lebih lanjut, Herman menyebutkan, pemerintah akan terus memonitor kebutuhan dasar warga pasca-relokasi, seperti pendidikan dan kesehatan, serta mendorong integrasi berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan program ini.

“Kami bekerja lintas sektor untuk memastikan semua aspek kehidupan mereka terfasilitasi dengan baik,” ungkapnya.

Pemerintah menargetkan program ini mulai berjalan pada akhir bulan ini. Proses relokasi akan diawali dengan verifikasi faktual untuk memastikan hanya mereka yang benar-benar membutuhkan yang mendapatkan manfaat.

Ada pun Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmen penuh terhadap program ini. Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara menyatakan dukungannya sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

Respons Positif Warga

Seperti diketahui, sebanyak 100 KK akan direlokasi ke dua Rumah Susun, di Solokan Jeruk dan Rancaekek Kabupaten Bandung. Ada pun warga yang terdampak relokasi menyambut positif upaya pemerintah.

Susanti Sundari (35) warga RT 08 RW 15 yang rumahnya terdampak relokasi misalnya. Ia bersyukur bisa mendapat hunian yang lebih layak di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

“Ya Alhamdulillah dapat rumah. Kami juga mendapat bantuan dari pak Menteri,” ujarnya.

Susanti mengaku, sudah 15 tahun tinggal di lahan seluas sekitar 3×5 meter di kolong jembatan Prof. Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati). Ia tinggal berempat di lahan kecil tersebut.

“Positif (respons warga). Tentu kami bersyukur,” tuturnya.

Tags: pasupatirelokasi warga

Related Posts

Wanita Dalam Pusaran Narkoba di Cianjur, Dimanfaatkan Para Bandar

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan, polisi...

ST (23), pelaku pembunuhan YA (23), mantan istrinya di kamar hotel berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polisi berhasil mengungkap kasus kematian wanita muda di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Wanita muda berinisial YA,...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang wanita muda ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Polisi telah berhasil menangkap pria teman...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Pengamanan ASEAN Cup 2026, Polisi Jaga Ketat Jalur ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 2.025 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Polda...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berfoto bersama di acara Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Review Kerja Sama Pasar Baru, Farhan: Kembalikan Kepercayaan Pedagang

Editor
22 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meninjau ulang kerja sama pengelolaan Pasar Baru Trade Center menyusul dinamika yang terjadi sejak...

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bidik PAD 60 Persen, Farhan: Untuk Kemandirian Fiskal

Editor
22 September 2026

BANDUNG – Pemkot Bandung atau Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.