• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkab Kuningan Gelar Program KB MOW/MOP untuk Keluarga Kurang Mampu

Editor
Minggu, 17 November 2024 - 05:34
Pemkab Kuningan Gelar Program KB MOW/MOP untuk Keluarga Kurang Mampu

Pemkab Kuningan Gelar Program KB.(FOTO: Humas Pemkab Kuningan)

BANDUNG – Dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) bekerja sama dengan Tim Medis RS Angkatan Udara Salamun Bandung dan RSU KMC Kuningan menggelar kegiatan KB MOW/MOP terpusat untuk keluarga kurang mampu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses kepada masyarakat terhadap metode kontrasepsi mantap yang dapat membantu pengendalian jumlah penduduk.

Pj. Bupati Kuningan Agus Toyib meninjau langsung pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di RSU KMC Kuningan pada Sabtu (16/11/2024). Kegiatan sosial ini juga dilaksanakan dalam rangka Kesatuan Gerak PKK Tahun 2024.

RelatedPosts

TPA Pasir Bajing Garut Kembali Dibuka Usai Kebakaran

Grand Opening Bogor Great Mall Dorong Kinerja Investasi Kota Bogor

DPRD Kota Bandung Sahkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Metode KB MOW (Metode Operasi Wanita) dan MOP (Metode Operasi Pria) adalah prosedur kontrasepsi mantap jangka panjang yang dilakukan untuk mencegah kehamilan secara permanen. MOW merupakan prosedur untuk wanita, sementara MOP untuk pria, keduanya menjadi pilihan bagi pasangan yang ingin mengatur jumlah anak dengan cara permanen.

Sebanyak 150 orang masyarakat dari keluarga kurang mampu mengikuti program ini, yang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mengurangi dan mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Dalam kesempatan tersebut Agus Toyib menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Dinas DPPKBP3A, RS Angkatan Udara Salamun Bandung, dan RSU KMC Kuningan. Ia berharap kegiatan tahunan ini dapat meningkatkan jumlah pengguna akseptor KB di Kabupaten Kuningan.

“Pelayanan KB, terutama metode MOW dan MOP, sangat penting untuk mengurangi dan mengendalikan pertumbuhan penduduk, baik di tingkat nasional maupun di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesejahteraan keluarga, dan kami berharap seluruh masyarakat mendukungnya,” ungkap Agus Toyib.

Agus menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung kesejahteraan keluarga di Kabupaten Kuningan dan diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup dan pengaturan jumlah penduduk yang lebih terkendali.

Tags: KBKeluarga BerencanaKuningan

Related Posts

TPA Pasir Bajing Garut Kembali Dibuka Usai Kebakaran

Editor
15 Oktober 2026

GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing hampir sepenuhnya tuntas....

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Grand Opening Bogor Great Mall di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (14/10/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Grand Opening Bogor Great Mall Dorong Kinerja Investasi Kota Bogor

Editor
15 Oktober 2026

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen mendukung iklim investasi yang kondusif bagi para pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan pimpinan DPRD Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

DPRD Kota Bandung Sahkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Editor
15 Oktober 2026

BANDUNG - DPRD Kota Bandung Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 15/10/2026 Antam Rp 2.561.000 Per Gram

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 15/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.561.000 per gram...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Penemuan Mayat dalam Karung di Cianjur, Diduga Anak Perempuan Berusia 10 Tahun

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Polisi mengungkap fakta baru terkait penemuan mayat dalam karung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Mayat yang ditemukan sudah mulai...

Ilustrasi wanita korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Mahasiswi Diduga Dicabuli Oknum Dosen Unpas Bandung, BEM Minta Ditindak Tegas

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Geger dugaan pencabulan kembali terjadi di lingkungan kampus. Seorang mahasiswi dilaporkan diduga dicabuli oknum dosen Universitas Pasundan (Unpas) Bandung,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.