Pemkab Cirebon secara resmi membentuk 24 desa wisata baru sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik.(FOTO: Humas Pemkab Cirebon)
BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon secara resmi membentuk 24 desa wisata baru sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik.
Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengungkapkan bahwa desa-desa wisata ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
“Hari ini kami telah menyerahkan 24 sertifikat desa wisata di Kabupaten Cirebon, menambah jumlah desa wisata yang sebelumnya sudah mencapai 36 lokasi,” kata Wahyu usai menghadiri Anugerah Desa Wisata Kabupaten Cirebon di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang.
Wahyu menambahkan bahwa pengembangan potensi desa wisata akan memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kreativitas masyarakat dalam memproduksi makanan khas dan kerajinan tangan lokal. Langkah ini dinilai efektif untuk menarik minat wisatawan.
Salah satu contoh yang berhasil adalah Desa Belawa, yang menawarkan konsep wisata konservasi dengan pelestarian kura-kura endemik, yaitu Kuya Belawa. “Wisatawan tidak hanya belajar, tetapi juga dapat menikmati keunikan fauna tersebut,” ungkapnya. Ia berharap populasi kura-kura di desa tersebut akan terus bertambah berkat upaya penangkaran yang telah berjalan dengan baik.
Selain pengembangan desa wisata, Pemkab Cirebon juga fokus pada perbaikan infrastruktur menuju kawasan wisata untuk mempermudah akses dan meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Dengan infrastruktur yang baik, kami optimistis pariwisata di desa-desa ini akan terus berkembang,” tutup Wahyu.
SATUJABAR, BANDUNG--Jumlah pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahun 2026, sepanjang Januari hingga Mei, mencapai…
SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung,…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei…
SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan…
Asian Open Water Swimming Championship 2026 akan mempertandingkan tiga nomor, yakni 5 kilometer putra dan…
This website uses cookies.