• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 10 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkab Bogor Imbau Daging Kurban Tak Dibungkus Plastik

Editor
Senin, 25 Mei 2026 - 02:33
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak seluruh masyarakat dan panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai

Bongsang sebagai alternatif untuk membungkus makanan atau bahan makanan yang biasanya dikombinasikan dengan daun.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak seluruh masyarakat dan panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ajakan tersebut berdasarkan Peraturan Bupati Bogor Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik dan Styrofoam, serta dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 600.4-15/1252-PP tanggal 22 Mei 2026 tentang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik.

RelatedPosts

Pascasarjana Unpad Jakarta Diresmikan Menkop

Ibu 4 Anak Tewas Korban Tabrak Lari di Jalan Pasteur Bandung

Peneliti BRIN Sulap Limbah Jahe Jadi Sumber Energi

Hal itu sejalan atas arahan Bupati Bogor, dalam rangka menekan timbunan sampah plastik sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Plt. Kepala DLH Kabupaten Bogor, Unu Nuriman menjelaskan, momentum Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya seringkali menimbulkan peningkatan sampah plastik akibat penggunaan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah daging kurban.

“Jumlah sampah plastik sekali pakai yang banyak akan menjadi persoalan tersendiri karena sulit dikelola. Karena itu kami mengajak panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik dan mengimbau masyarakat membawa wadah sendiri yang dapat dipakai ulang,” ujar Unu Nuriman.

Ia menambahkan, penggunaan kantong plastik sekali pakai berpotensi mencemari lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai. Selain itu, proses pengolahan sampah plastik juga dapat menimbulkan zat berbahaya yang berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan.

Menurutnya, untuk menjaga kondisi lingkungan tetap minim sampah, masyarakat dapat menggunakan alternatif wadah ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, besek bambu, maupun wadah lain yang dapat digunakan ulang atau mudah terurai.

“Ini merupakan salah satu implementasi program pengurangan dan penanganan sampah melalui keterlibatan masyarakat sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga,” jelasnya.

DLH Kabupaten Bogor juga meminta panitia kurban menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha dan pembagian daging kurban, seperti tempat sampah terpilah dan alat pengumpul sampah terpilah.

Selain itu, panitia diimbau melaksanakan pengumpulan dan pengangkutan sampah secara optimal serta menyediakan satuan tugas khusus di lapangan yang bertugas menangani sampah sekaligus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pengurangan sampah plastik.

Untuk membudayakan pengurangan penggunaan plastik, DLH Kabupaten Bogor juga mengajak masyarakat dan panitia kurban mengunggah dokumentasi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik melalui media sosial Instagram dengan menyertakan akun @dlh.kabupatenbogor dan tagar #KurbanAsikTanpaSampahPlastik.

Langkah Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut mendapat apresiasi dari Praktisi Pengelolaan Sampah dan B3 Nasional, Dwi Retnastuti. Menurutnya, surat edaran tersebut sudah baik selama dibarengi dengan pengawasan dan dukungan fasilitas pengelolaan sampah dari pemerintah.

“Surat edaran ini sudah cukup baik, selama ada pengawasan dalam pelaksanaannya, dan pemerintah wajib menyediakan fasilitas pengangkutan sampah nya sehingga sampah bisa terkelola dengan baik,” ujar Dwi Retnastuti saat dihubungi, Minggu (24/5/2026).

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah hasil penyembelihan hewan kurban, terutama darah hewan, agar tidak mencemari lingkungan. Darah hewan kurban yang meresap ke tanah dekat sumber air maupun sungai berpotensi mencemari air dan mengganggu ekosistem.

“Panitia kurban sebaiknya menggali lubang cukup dalam yang jauh dari sumber air untuk menimbun darah hewan kurban, lalu segera ditutup rapat dengan tanah agar tidak menimbulkan bau dan dihinggapi lalat,” pungkasnya.

Tags: kantung plastikkurban

Related Posts

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Ferry Juliantono mengapresiasi peresmian Kampus Universitas Padjajaran (Unpad) untuk Kelas Pascasarjana di Jakarta.(Foto: Humas Kemenkop)

Pascasarjana Unpad Jakarta Diresmikan Menkop

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad)...

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Ibu 4 Anak Tewas Korban Tabrak Lari di Jalan Pasteur Bandung

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa tragis menimpa Ellyra Dhamayastri, wanita berusia 48 tahun. Ibu empat orang anak tersebut, tewas korban tabrak lari di...

Limbah jahe jadi sumber energi alternatif.(Image: Humas BRIN)

Peneliti BRIN Sulap Limbah Jahe Jadi Sumber Energi

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN - Limbah padat hasil proses hidrodistilasi rimpang jahe (Zingiber officinale) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal...

Menkomdigi Meutya Hafid saat menjadi narasumber dalam Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) World Summit on the Information Society (WSIS) Forum 2026 : Leaders SummitX di Jenewa, Swiss, Kamis (09/07/2026).(Foto: Dok. Komdigi)

Menkomdigi Tawarkan Transformasi Digital yang Aman Beretika

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, JENEWA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menawarkan model transformasi digital Indonesia yang mengedepankan keseimbangan antara konektivitas, pertumbuhan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di DPRD Kota Bandung. Wali Kota mengemukakan Pendapatan daerah Kota Bandung pada Tahun Anggaran 2025 realisasinya mencapai sekitar 95,11 persen dari target.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Realisasinya Rp3,79 Triliun

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pendapatan daerah Kota Bandung pada Tahun Anggaran 2025 realisasinya mencapai sekitar 95,11 persen dari target yang telah...

Foto : Petugas gabungan pantang menyerah dalam proses pemadaman api di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (9/7) (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Beratria Sukisno)

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tuntas Ditangani

Editor
10 Juli 2026

Kebakaran TPA Jatiwaringin dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100% pada Kamis malam 9 Juli 2026. Saat ini berada dalam fase pendinginan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat