• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemerintah Tempuh Upaya Negosiasi Hadapi Kebijakan Tarif Resiprokal AS, Siapkan Langkah Stabilisasi Pasar dan Percepatan Kerja Sama Internasional

Editor
Senin, 07 April 2025 - 10:22
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

BANDUNG – Pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi intensif antar Kementerian dan Lembaga serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk United States Trade Representative (USTR), U.S. Chamber of Commerce, dan negara mitra lainnya, untuk merumuskan langkah strategis menghadapi kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Koordinasi ini bertujuan agar kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan berbagai aspek secara menyeluruh dan sesuai dengan kepentingan nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengambil langkah retaliasi atas kebijakan tarif tersebut. Sebagai gantinya, Indonesia memilih jalur diplomasi dan negosiasi untuk mencari solusi yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang hubungan perdagangan bilateral serta untuk menjaga iklim investasi dan stabilitas ekonomi nasional.

RelatedPosts

Perhatian! Pemkot Bandung Mulai Bangun Halte BRT di 232 Titik

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 7/3/2026 Rp 3.059.000 Per Gram

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

“Kami diberi waktu yang sangat singkat, yakni hingga 9 April, untuk merespons kebijakan ini. Indonesia telah menyiapkan rencana aksi dengan memperhatikan beberapa hal penting, termasuk impor dan investasi dari Amerika Serikat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Rapat Koordinasi Terbatas Lanjutan terkait Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat yang digelar secara virtual pada Minggu (6/04).

Pemerintah juga mencermati potensi dampak kebijakan tarif terhadap sektor industri padat karya yang berorientasi ekspor, seperti industri apparel dan alas kaki, yang rentan terhadap fluktuasi pasar global. Untuk itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai insentif yang tepat sasaran guna menjaga daya saing dan keberlangsungan usaha sektor-sektor tersebut.

Tarif resiprokal Amerika Serikat akan berlaku mulai tanggal 9 April 2025. Beberapa produk dikecualikan dari tarif tersebut, seperti barang medis dan kemanusiaan, produk yang telah dikenakan tarif berdasarkan Section 232 (seperti baja, aluminium, mobil, dan suku cadang mobil), serta produk strategis seperti tembaga, semikonduktor, produk kayu, farmasi, logam mulia (bullion), dan energi serta mineral tertentu yang tidak tersedia di Amerika Serikat.

Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk asosiasi pelaku usaha, untuk memastikan bahwa suara industri dalam negeri turut dipertimbangkan dalam proses perumusan strategi kebijakan. Kajian mendalam terhadap implikasi fiskal dari kebijakan ini juga terus dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian fiskal dan menjaga stabilitas APBN dalam jangka menengah dan panjang.

“Karena situasinya masih dinamis, dan masih perlu adanya working group untuk terus bekerja, Bapak Presiden meminta kami untuk mengirimkan surat sebelum 9 April 2025. Namun secara teknis, tim terus bekerja dalam kerangka deregulasi untuk merespons kebijakan ini, sesuai dengan hasil Sidang Kabinet yang lalu di bulan Maret,” ungkap Menko Airlangga.

Selain itu, pemerintah juga berencana mengundang asosiasi pelaku usaha dalam forum sosialisasi dan penjaringan masukan terkait kebijakan tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Forum ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (7/04) sebagai bagian dari upaya merumuskan langkah-langkah strategis yang responsif dan inklusif.

“Besok, seluruh industri akan diundang untuk memberikan masukan terkait dengan ekspor mereka dan hal-hal yang perlu dijaga, terutama pada sektor padat karya,” kata Menko Airlangga.

Selain merespons kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis untuk menyambut pembukaan pasar Eropa, yang merupakan pasar terbesar kedua setelah China dan Amerika Serikat.

“Peluang ini akan kita dorong, sehingga kita memiliki alternatif pasar yang lebih besar,” pungkas Menko Airlangga.

Rapat Koordinasi Terbatas tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, serta sejumlah Wakil Menteri dan perwakilan Kementerian/Lembaga terkait.

Tags: Menko AirlanggaMenteri PerekonomianTariff Donald Trump

Related Posts

BRT Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Perhatian! Pemkot Bandung Mulai Bangun Halte BRT di 232 Titik

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan mulai membangun halte Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah titik. Menurut...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 7/3/2026 Rp 3.059.000 Per Gram

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 7/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.059.000 per gram sebelum...

Menkomdigi Meutya Hafid menandatangani Peraturan Menkomdigi No. 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (06/03/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan...

bank bjb. (Foto: Istimewa)

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Editor
6 Maret 2026

BANDUNG – Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan kembali mendapat respons positif dari pasar. Hal ini tercermin dari tingginya...

(Foto: Istimewa)

bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Nelayan di Kabupaten Cirebon

Editor
6 Maret 2026

CIREBON - bank bjb memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk...

Kecelakaan beruntun di KM 93-B Tol Cipularang mengakibatkan 2 orang tewas.(Foto:Istimewa).

Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang 2 Orang Tewas, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang, setelah sembilan kendaraan terlibat tabrakan beruntun. Tabrakan beruntun yang dipicu truk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.