• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Garut, Serikandi-Biru

Editor
Selasa, 14 Mei 2024 - 08:03
Pemberdayaan ekonomi perempuan Garut, lewat program Serikandi-Biru diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

Pemberdayaan ekonomi perempuan Garut, lewat program Serikandi-Biru diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. (FOTO: Humas Kabupaten Garut)

BANDUNG – Pemberdayaan ekonomi perempuan Garut, lewat program Serikandi-Biru diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, secara resmi meluncurkan Program Sistem Usaha Perikanan Mandiri-melalui Budidaya Ikan di Perairan Umum (Serikandi-Biru) di Kampung Dayeuhandap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada hari Senin (13/05/2024).

RelatedPosts

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Program Serikandi-Biru bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, terutama kaum perempuan, melalui usaha budidaya perikanan skala kecil dengan memanfaatkan saluran irigasi, sungai, atau selokan sebagai perairan umum di sekitar lingkungan.

Serikandi-Biru diinisiasi Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Barnas Adjidin mengapresiasi program Serikandi-Biru ini karena inovasi ini dianggap akan memiliki dampak positif yang besar terhadap ketahanan keluarga.

Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya merubah tempat yang tadinya kumuh menjadi indah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita lihat juga bahwa budidaya ikan ini bisa dikembangkan di tempat ini melalui saluran-saluran air yang tadinya tidak bermanfaat, dibersihkan, lalu diperbaiki irigasinya, menjadi sesuatu yang bermanfaat, satu manfaat kebersihan, dua bisa menjadi manfaat usaha,” ujar Barnas dilansir garutkab.go.id.

Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan mendukung ketahanan keluarga, terutama bagi masyarakat di sekitar lokasi program Serikandi-Biru.

“Jadi anaknya supaya bisa sekolah, lalu kemudian keluarganya tercukupi gizinya, nanti menghasilkan manusia yang berkualitas, yaitu manusia yang nantinya tidak stunting, lalu kemudian perkembangan otaknya bagus, lalu kemudian tidak minder, dan juga bermanfaat untuk kehidupan kemanusiaan ke depan bagi mereka khususnya di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Pemberdayaan ekonomi perempuan Garut

Sementara itu, Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menjelaskan bahwa program Serikandi-Biru merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Khususnya di lokasi-lokasi dengan angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang tinggi.

“Tujuannya itu tadi untuk memenuhi kebutuhan protein hewani melalui budidaya ikan, termasuk untuk supporting kita dari dinas atau sektor perikanan ini untuk penanganan stunting di Kabupaten Garut,” tutur Beni.

Untuk tahun ini, akan ada 10 lokasi pengembangan program Serikandi-Biru, yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut.

Mulai dari Garut Kota yang menjadi lokasi peluncuran program, kemudian Bayongbong, Banyuresmi, Leles, Pameungpeuk, hingga Kadungora.

Nama “Serikandi-Biru” dipilih karena program ini digerakkan oleh ibu-ibu dari kelompok tani, terutama kelompok pengelola budidaya ikan.

Dengan kondisi klimatologi, Kabupaten Garut cocok untuk pengembangan ikan mas dan nila merah.

Dalam program ini, masyarakat akan diberikan pengetahuan tentang cara pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pakan ikan.

Sehingga mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan yang mahal.

“Kita olah sedemikian rupa ya disesuaikan dengan kaidah cara budidaya ikan yang benar, diolah menjadi pakan atau pelet ikan, jadi nanti sumber pakannya itu dari sampah organik yang sudah diolah baik itu berupa maggot ataupun misalkan nanti pelet, termasuk kita menghasilkan cairan eco enzim untuk membantu perangsang pertumbuhan ikan,” tandasnya.

Beni pun menerangkan jika dalam program ini pihaknya sudah menyiapkan mitra yang akan menampung hasil produksi ikan dari program Serikandi-Biru ini.

“Ini pasarnya sudah jelas sudah ada, jadi ini tidak menjadi kesulitan pada saat kelompok menghasilkan produksi ikan-ikan jenis yang tadi disampaikan, pasarnya (atau) mitranya sudah ada untuk pembelian produksi ikan yang dihasilkan oleh Serikandi-Biru,” ungkapnya.

Tags: Bank BJBekonomi garutserikandi-biru

Related Posts

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Malam Syukuran 38 Tahun Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), sebagai bagian dari rangkaian acara Business Forum dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) XXV HKI di Jakarta, Jumat (31/07).(Foto: Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi,...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, CIREBON--Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebakaran. Peristiwa kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedadang disaat transaksi jual-beli sudah...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 2/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 2/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Jajaran Kemenhut siaga kebakaran hutan.(Foto: Humas Kemenhut)

Jajaran Kemenhut Siaga Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, OGAN ILIR - Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah V Palembang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan...

Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival Mangrove Nasional (Mangrofest) 2026 di Nusantara, Kalimantan Timur.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Buka Mangrofest 2026 di Kaltim

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, NUSANTARA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat