• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pavilion Wonderful Indonesia Hadir di Tourism Expo Japan 2026

Editor
Sabtu, 03 Oktober 2026 - 06:00
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat partisipasi Indonesia dalam Tourism Expo Japan (TEJ) 2026 yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang, menghasilkan potensi kunjungan sebanyak 5.600 wisatawan dengan estimasi potensi devisa sebesar 7,168 juta dolar AS atau setara Rp127 miliar.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat partisipasi Indonesia dalam Tourism Expo Japan (TEJ) 2026 yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang, menghasilkan potensi kunjungan sebanyak 5.600 wisatawan dengan estimasi potensi devisa sebesar 7,168 juta dolar AS atau setara Rp127 miliar.(Foto: Dok. Kemenpar)

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat partisipasi Indonesia dalam Tourism Expo Japan (TEJ) 2026 yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang, menghasilkan potensi kunjungan sebanyak 5.600 wisatawan dengan estimasi potensi devisa sebesar 7,168 juta dolar AS atau setara Rp127 miliar.

“Capaian ini menjadi indikasi peluang pasar yang dapat ditindaklanjuti melalui penguatan komunikasi bisnis dan pengembangan paket wisata yang sesuai dengan minat wisatawan Jepang,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/10/2026) melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Kemenkes & Pemerintah Inggris Luncurkan Tangguh+

IKOPIN University: Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor

Pariwisata Flores Jalani Pemulihan, Didorong Camino de Flores

Partisipasi Indonesia dalam TEJ 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat penetrasi pasar Jepang melalui pendekatan promosi yang lebih interaktif dan berorientasi pada peluang bisnis. Kehadiran Indonesia sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan beragam pengalaman wisata, mulai dari wisata alam, budaya, wellness, hingga gastronomi kepada masyarakat Jepang.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji membuka Pavilion Wonderful Indonesia pada Tourism Expo Japan (TEJ) 2026 yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, Kamis (24/9/2026).

“Pasar Jepang memiliki potensi yang penting bagi pariwisata Indonesia. Melalui partisipasi dalam TEJ 2026, kami tidak hanya memperkenalkan destinasi unggulan Indonesia, tetapi juga membangun hubungan langsung dengan mitra industri Jepang untuk membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Made.

Dalam perhelatan bursa pariwisata yang diikuti 40 negara dengan sekitar 400 co-exhibitor, 500 booth, dan lebih dari 44.000 pengunjung tersebut, Paviliun Wonderful Indonesia menempati area seluas 54 meter persegi di Hall E2, Booth G10, Tokyo Big Sight.

Paviliun Wonderful Indonesia menghadirkan delapan pelaku industri pariwisata Indonesia yang merepresentasikan berbagai sektor, meliputi maskapai penerbangan, agen perjalanan dan operator tur (TA/TO), akomodasi, perusahaan pengelola destinasi, serta atraksi wisata.

Kedelapan pelaku industri tersebut adalah Garuda Indonesia, Wendy Tour, Menjaga Bay Hotel, Kuno Villas, DMC White Tiger Bali, The Yoga Barn, Adventure Indonesia, serta The Mulia Resorts & Villas.

Selain memperkenalkan produk dan destinasi wisata, Paviliun Wonderful Indonesia menghadirkan sejumlah aktivasi interaktif untuk memberikan pengalaman langsung mengenai kekayaan Indonesia kepada pengunjung. Salah satunya melalui “Indonesia Coffee Corner” yang menyajikan kopi unggulan asal Temanggung, Jawa Tengah, secara langsung oleh barista.

“Aktivasi ini mendapat respons positif dari pengunjung sekaligus membuka peluang pengenalan produk kopi Indonesia ke pasar Jepang,” kata Made.

Pengalaman budaya Indonesia juga dihadirkan melalui pertunjukan Tari Merak dari Bali, Tari Gondang Kreasi dari Sumatra Utara, dan Tari Maumere dari Nusa Tenggara Timur. Pengunjung tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga diajak menari bersama sehingga tercipta interaksi yang lebih dekat dengan keragaman budaya Indonesia.

Untuk mengukur respons pasar, Kemenpar juga melaksanakan survei terhadap 1.614 pengunjung Paviliun Wonderful Indonesia. Hasil survei menunjukkan 63,3 persen responden belum pernah mengunjungi Indonesia, sedangkan 36,7 persen telah memiliki pengalaman berkunjung ke Indonesia.

Bali masih menjadi destinasi yang paling diminati dengan persentase 86,2 persen, diikuti Pulau Komodo dan Labuan Bajo sebesar 5,3 persen, Borobudur 4 persen, Raja Ampat 1,7 persen, Danau Toba 1,5 persen, serta Lombok 1,2 persen.

“Temuan tersebut menjadi salah satu dasar penguatan strategi promosi Indonesia di Jepang, khususnya dengan memanfaatkan Bali sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi lainnya,” kata Made.

Kemenpar mendorong pengembangan paket wisata tematik yang mengombinasikan destinasi populer dengan pengalaman wisata di Labuan Bajo, Yogyakarta, Manado, Danau Toba, Lombok, serta berbagai destinasi unggulan lainnya di Indonesia.

Penguatan promosi di pasar Jepang juga dilakukan melalui kegiatan “Networking Dinner” yang diselenggarakan pada 24 September 2026 di Cinta Jawa Café, Tokyo. Kegiatan tersebut mempertemukan delapan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan 20 buyers potensial dari Jepang, termasuk agen perjalanan, operator tur, dan mitra industri lainnya.

Pertemuan yang dikemas dalam suasana makan malam informal itu bertujuan menciptakan komunikasi yang lebih personal sekaligus membangun kepercayaan antarpelaku industri. Melalui forum tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk wisata, menjajaki kerja sama bisnis, memperluas jaringan distribusi, serta mengidentifikasi peluang pengembangan paket perjalanan ke Indonesia.

Di sela rangkaian TEJ 2026, Kemenpar juga melakukan pertemuan dengan Japan Airlines (JAL) pada 25 September 2026 di Tokyo. Pertemuan membahas perkembangan pasar wisatawan Jepang, strategi pengembangan segmen wisata premium, serta peluang kolaborasi promosi melalui program Familiarization Trip (Fam Trip) bagi agen perjalanan dan operator tur Jepang.

Salah satu peluang yang dijajaki adalah pengembangan paket perjalanan yang mengombinasikan Jakarta dengan destinasi lain seperti Yogyakarta dan Labuan Bajo. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan perjalanan bagi wisatawan Jepang, termasuk mengoptimalkan peluang konversi perjalanan bisnis menjadi perjalanan rekreasi.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Pariwisata berupaya untuk terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Jepang melalui sinergi pemerintah dan industri, pengembangan produk wisata yang sesuai dengan karakteristik pasar, serta perluasan kemitraan strategis dengan pelaku industri pariwisata internasional,” kata Made.

Tags: KemenparTourism Expo Japan

Related Posts

Kemenkes & Pemerintah Inggris Luncurkan Tangguh+

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Pemerintah Inggris meluncurkan UK–Indonesia Health Partnership Platform atau Tangguh+ untuk memperkuat kerja sama...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono (kiri) mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di Kampus IKOPIN, Jatinangor, Selasa (13/10/2026).

IKOPIN University: Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor

Editor
14 Oktober 2026

JATINANGOR - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama jajaran dalam peluncuran Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (13/10/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)

Pariwisata Flores Jalani Pemulihan, Didorong Camino de Flores

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Pariwisata berperan strategis dalam pemulihan Flores pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pemerataan manfaat ekonomi dan...

Menpora) Erick Thohir menyampaikan penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 pada acara konferensi pers di Loby Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/10) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Hari Sumpah Pemuda, Kemenpora Gelar Indonesia Youth Summit

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Hari Sumpah Pemuda (HSP) jatuh pada 28 Oktober 2026 mendatang. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyelenggarakan Indonesia...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 14/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 14/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung pembangunan jalan, Senin (12/10/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Cek Pembangunan Jalan di Katulampa Bogor

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - Pemerataan pembangunan dan konektivitas antarwilayah serta peningkatan aksesibilitas di Kota Bogor terus diperluas ke berbagai wilayah, sehingga pembangunan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.