• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pabrik Sepatu Senilai Rp 1,5 Triliun di Indramayu Ditarget Rampung 2025

Editor
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 06:23
Ilustrasi sepatu

Ilustrasi sepatu

Salah satu manfaat paling nyata dari keberadaan pabrik sepatu itu adalah stimulus ekonomi yang sangat besar.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Pembangunan pabrik sepatu senilai Rp 1,5 triliun di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, terus dikebut. Kehadiran pabrik sepatu itu diharapkan akan menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

RelatedPosts

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Salah satu manfaat paling nyata dari keberadaan pabrik sepatu itu adalah stimulus ekonomi yang sangat besar bagi Kabupaten Indramayu, khususnya Kecamatan Krangkeng dan sekitarnya.

“Dengan nilai investasi yang mencapai Rp 1,5 triliun, pembangunan pabrik itu diyakini akan menggerakkan roda perekonomian di wilayah tersebut. Mulai dari sektor konstruksi, perbankan, hingga sektor pendukung lainnya seperti transportasi dan logistik,” kata Camat Krangkeng, Suminta.

Pabrik sepatu ini, ucap Suminta, akan berdampak pada pertumbuhan sektor riil lainnya, seperti UMKM, perdagangan dan jasa. Menurutnya, dengan meningkatnya permintaan akan berbagai produk dan layanan, maka akan tercipta lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Dengan pelaksanaan groundbreaking pada 2 Mei 2024 lalu, lanjut Suminta, pembangunan pabrik sepatu itu ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2025 mendatang. ‘’Kehadiran pabrik sepatu di Kecamatan Krangkeng ini merupakan sebuah langkah maju yang sangat strategis,” katanya.

“Dengan potensi yang sangat besar, pabrik ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, 80 persen pekerjanya adalah masyarakat lokal dan perempuan,’’ katanya lagi.

Salah satu warga Kecamatan Krangkeng, Titi berharap, berharap, kehadiran pabrik sepatu itu bisa menjadi solusi di tengah permasalahan sosial yang terjadi. ‘’Kami harap pabrik sepatu ini mampu mengakomodir para pekerja lokal,’’ ujarnya. (yul)

Tags: kabupaten indramayupabrik sepatutenaga kerja

Related Posts

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Petugas SPBU mengisi BBM kepada kendaraan roda empat. (Dok. Istimewa)

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Editor
19 April 2026

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga bahan bakar minyak (BBM) produk...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Optimalisasi AI Bisa Dongkrak PDB 3,67 Persen

Editor
19 April 2026

Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas. SATUJABAR,...

Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Editor
19 April 2026

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.