SATUJABAR, JAKARTA – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya terkait penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban meniggal dunia menunjukkan kondisi pencapaian positif, kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, selama pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang cukup signifikan 5,31%, termasuk dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan menjadi 7,8%.
“Peristiwa kecelakaan lalu lintas turun pada saat operasi ketupat itu 5,31% ditambah pada saat kegiatan rutin yang ditingkatkan menjadi 7,8%. Yang sangat mengembirakan catatan tentang peristiwa fatalitas korban selama operasi turun 30%,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum dikutip laman Korlantas.
Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat, pihaknya telah melakukan evaluasi dan perbandingan dengan capaian tahun sebelumnya yang juga menunjukkan tren penurunan.
“Sebelum operasi, saya diskusi dengan para Pejabat Utama (PJU) yang kita takutkan adalah indikator-indikator angka dan data. Pada tahun 2025 sangat turun sekali. Saya masih ingat fatalitas korban turun 51 persen, peristiwanya turun 33 persen. Disandingkan dengan sekarang kita bisa turun 7,8 persen sampai 30 persen. Ini luar biasa. Saya sampaikan terima kasih, karena ini menjadi catatan sejarah,” jelas Kakorlantas Polri.
Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, bahwa salah satu indikator utama keberhasilan Operasi Ketupat adalah menurunnya angka kecelakaan serta fatalitas korban meninggal dunia.
“Salah satu indikator keberhasilan operasi kecelakaan turun, fatalitas korban orang meninggal dunia turun 30 sekian persen,” tambah Kakorlantas Polri.
Atas capaian tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras selama operasi berlangsung.
“Sekali lagi saya sangat bangga dengan rekan-rekan semuanya atas kinerja rekan-rekan semuanya yang sudah bisa mengukir sejarah operasi ke depan berhasil. Dan tidak ada peristiwa pidana yang menonjol dan tidak ada juga peristiwa laka lantas yang menonjol,” pungkas Kakorlantas Polri.







