• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

OJK Terbitkan Lima Aturan Baru untuk Pengembangan dan Pengawasan

Editor
Sabtu, 01 Februari 2025 - 04:06
Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK

BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan lima Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) baru sebagai bagian dari upaya untuk mendorong transformasi industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP). Lima POJK yang diterbitkan pada akhir 2024 ini bertujuan untuk memperkuat sektor PPDP dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Adapun lima POJK tersebut adalah:

RelatedPosts

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

POJK Nomor 34/2024 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Perusahaan Perasuransian, Lembaga Penjamin, Dana Pensiun, serta Lembaga Khusus Bidang PPDP.

POJK Nomor 35/2024 tentang Perizinan dan Kelembagaan Dana Pensiun.

POJK Nomor 36/2024 tentang Perubahan atas POJK Nomor 69/POJK.05/2016 mengenai Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.

POJK Nomor 37/2024 tentang Perubahan atas POJK Nomor 17/POJK.05/2017 mengenai Prosedur dan Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Perasuransian dan Pemblokiran Kekayaan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.

POJK Nomor 38/2024 tentang Perubahan atas POJK Nomor 28/POJK.05/2015 mengenai Pembubaran, Likuidasi, dan Kepailitan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.

Kehadiran lima POJK ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk menyempurnakan ketentuan yang sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), serta untuk mengakselerasi transformasi industri PPDP agar lebih sehat, kuat, dan berkelanjutan.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kompetensi Industri

Salah satu fokus utama dari POJK 34/2024 adalah pengembangan kualitas SDM di sektor PPDP. OJK berharap bahwa dengan pengaturan khusus mengenai pengembangan SDM, sektor keuangan di Indonesia dapat menjadi lebih inovatif, efisien, dan stabil. Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif.

Selain itu, POJK ini mengatur penyediaan dana untuk peningkatan kompetensi kerja serta pengembangan kompetensi teknis dan non-teknis bagi tenaga kerja di industri PPDP. Sistem dan prosedur yang diatur juga bertujuan untuk memastikan pengembangan SDM yang berkelanjutan.

Penyempurnaan Pengaturan Industri Perasuransian

Dalam sektor perasuransian, POJK 36/2024 menyempurnakan pengaturan mengenai penyelenggaraan usaha perusahaan asuransi, perusahaan asuransi syariah, perusahaan reasuransi, dan perusahaan reasuransi syariah. Salah satu pembaruan utama adalah perluasan ruang lingkup usaha serta pengaturan produk asuransi kredit perdagangan. POJK ini juga mengatur pengembangan layanan asuransi digital untuk mendukung perkembangan bisnis melalui teknologi informasi.

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, POJK 37/2024 memperkenalkan penyesuaian mengenai sanksi administratif, prosedur, serta pengenaan sanksi yang lebih berbasis pada risiko dan jenis pelanggaran yang terjadi.

Pembubaran dan Likuidasi Perusahaan Asuransi

POJK 38/2024 memperkuat ketentuan mengenai pembubaran, likuidasi, dan kepailitan perusahaan asuransi. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan likuidasi dengan mempertegas ketentuan mengenai keanggotaan tim likuidasi dan penggunaan hasil pengembangan dana jaminan.

Peningkatan Pengaturan Dana Pensiun

Dalam sektor dana pensiun, POJK 35/2024 memberikan pengaturan yang lebih komprehensif terkait pembubaran dan likuidasi dana pensiun, serta persyaratan pengurus dan dewan pengawas. POJK ini juga mencakup ketentuan mengenai penyelenggaraan program pensiun syariah dan tata kelola dana pensiun yang lebih transparan.

Penerapan dan Implementasi

Penyusunan lima POJK ini melibatkan masukan dari berbagai stakeholder dan industri PPDP. Untuk memberikan waktu persiapan bagi pelaku industri, OJK juga memberikan jangka waktu peralihan sejak tanggal POJK diundangkan.

Dengan diterbitkannya lima POJK ini, OJK berharap dapat menciptakan industri PPDP yang lebih stabil, transparan, dan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi konsumen. Selain itu, dengan kebijakan dan pengaturan yang tepat, industri PPDP diharapkan dapat tumbuh secara sehat dan inklusif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Tags: ojkPOJK

Related Posts

BMKG

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
5 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu 5 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong terciptanya lingkungan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk...

Koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Karhutla Kalimantan, Peluang Hujan Turun 4-8 September 2026

Editor
5 September 2026

PONTIANAK - Pemerintah memaksimalkan potensi awan hujan pada 4-8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat....

Orangutan di habitat hutan Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Orangutan Terdampak Karhutla, Kemenhut Perkuat Call Center

Editor
5 September 2026

PALANGKA RAYA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (04/09/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Dilakukan Tegas, Transparan, dan Akuntabel

Editor
5 September 2026

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.