• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 5 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Impor Indonesia April 2024 Turun 10,60 Persen QTQ

Editor
Kamis, 16 Mei 2024 - 08:30
Ekspor september 2022 impor

Peti kemas (pexels)

BANDUNG – Nilai impor Indonesia April 2024 mencapai US$16.056,5 juta atau turun US$1.904,6 juta (10,60 persen) dibandingkan Maret 2024.

Data BPS menyebutkan hal ini disebabkan oleh turunnya impor migas US$366,2 juta (11,01 persen) dan nonmigas US$1.538,4 juta (10,51 persen).

RelatedPosts

El Nino 2026, BMKG: Kolaborasi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Bahaya

Ratusan WNI Terdampak Gempa Kumamoto Jepang Dalam Pantauan

Harga Emas Rabu 5/8/2026 Antam Rp 2.599.000 Per Gram

Penurunan impor migas disebabkan oleh berkurangnya impor hasil minyak US$372,7 juta (14,93 persen) namun impor hasil minyak justru naik US$6,5 juta (0,79 persen).

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, nilai impor Januari–April 2024 mengalami peningkatan US$654,6 juta (0,93 persen).

Peningkatan ini disebabkan oleh bertambahnya impor migas US$682,3 juta (6,05 persen), namun impor nonmigas turun US$27,7 juta (0,05persen).

Peningkatan nilai impor migas dipicu oleh bertambahnya impor minyak mentah US$147,7 juta (4,78 persen) dan hasil minyak US$534,6 juta (6,53 persen). Sebaliknya impor gas alam turun US$6,9 ribu (100,00 persen).

Impor Nonmigas Menurut Golongan Barang HS 2 Digit

Nilai impor nonmigas Indonesia April 2024 yang mencapai US$13.096,2 juta atau turun US$1.538,4 juta (10,51 persen) dibandingkan bulan sebelumnya.

Dilihat dari perkembangannya terhadap Maret 2024, enam golongan barang nonmigas utama mengalami penurunan.

Yaitu mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya senilai US$388,9 juta (17,07 persen), diikuti oleh mesin/peralatan mekanis dan bagiannya US$259,4 juta (11,38 persen).

Serealia US$240,7 juta (27,23 persen); besi dan baja US$198,1 juta (23,02 persen); instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis US$109,5 juta (28,99 persen).

Dan plastik dan barang dari plastik US$79,6 juta (11,52 persen).

Sementara, empat golongan barang utama lainnya mengalami peningkatan.

Yaitu gula dan kembang gula senilai US$139,2 juta (48,64 persen), diikuti oleh kendaraan dan bagiannya US$37,1 juta (6,23 persen); bahan bakar mineral US$33,5 juta (10,11 persen); dan bahan kimia organik US$11,5 juta (2,05 persen).

Selama Januari–April 2024, nilai impor sepuluh golongan barang utama naik US$1.006,0 juta atau 2,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dilihat dari peranannya, sepuluh golongan barang tersebut memberikan kontribusi 62,43 persen terhadap total impor nonmigas Indonesia Januari–April 2024.

Impor Nonmigas Menurut Negara Asal Barang

Total nilai impor nonmigas dari 13 negara April 2024 mencapai US$9.887,2 juta atau turun US$1.111,1 juta (10,10 persen) dibandingkan Maret 2024. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh berkurangnya nilai impor dari beberapa negara utama seperti Korea Selatan US$407,2 juta (42,63 persen); Thailand US$257,0 juta (30,98 persen); dan Tiongkok US$243,5 juta (5,33 persen).

Dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, impor dari 13 negara utama selama Januari April 2024 juga turun US$923,3 juta (1,98 persen). Penurunan nilai impor terutama berasal dari Jepang US$977,6 juta (18,66 persen); India US$641,3 juta (30,16 persen); dan Jerman US$465,4 juta (30,30 persen).

Dilihat dari peranannya terhadap total impor nonmigas Januari–April 2024, kontribusi tertinggi masih didominasi oleh Tiongkok US$20.774,1 juta (35,22 persen); diikuti oleh Jepang US$4.262,3 juta (7,23 persen); dan Thailand US$3.270,7 juta (5,55 persen). Kontribusi yang cukup tinggi juga berasal dari kelompok negara ASEAN US$10.461,7 juta (17,74 persen) dan Uni Eropa US$3.635,9 juta (6,16 persen).

Impor Menurut Golongan Penggunaan Barang

Pada April 2024, nilai impor seluruh golongan penggunaan barang mengalami penurunan dibandingkan Maret 2024. Penurunan tertinggi dialami oleh golongan bahan baku/penolong senilai US$1.226,1 juta (9,28 persen), diikuti oleh barang konsumsi US$443,1 juta (23,96 persen) dan barang modal US$235,4 juta (8,10 persen).

Selama Januari–April 2024, hanya golongan bahan baku/penolong yang mengalami penurunan senilai US$439,0 juta atau 0,84 persen. Sementara golongan barang konsumsi dan barang modal meningkat masing-masing senilai US$768,4 juta (12,55 persen) dan US$325,2 juta (2,76 persen).

Dilihat dari peranannya selama Januari–April 2024, golongan bahan baku/penolong mendominasi dengan nilai US$51.951,9 juta (73,22 persen), diikuti oleh barang modal US$12.112,2 juta (17,07 persen), dan barang konsumsi US$6.888,3 juta (9,71 persen).

Tags: BPSbps jabarImpor Indonesia April 2024

Related Posts

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan resume Dialog Nasional bertajuk “Memperkuat Respons Lintas Sektor dalam Menghadapi Dampak El Niño Kuat” yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (4/8).(Foto: Humas BMKG)

El Nino 2026, BMKG: Kolaborasi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Bahaya

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkomitmen untuk memperkuat respons lintas sektor menghadapi El Niño di tahun...

Warga Indonesia terdampak gempa Kumamoto Jepang.(Foto: Dok. Kemlu)

Ratusan WNI Terdampak Gempa Kumamoto Jepang Dalam Pantauan

Editor
5 Agustus 2026

Berdasarkan data per Desember 2025, tercatat sebanyak 5.032 WNI bermukim di Kumamoto, dengan 214 WNI di antaranya terdampak langsung oleh...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 5/8/2026 Antam Rp 2.599.000 Per Gram

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 5/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.599.000 per gram...

Penanganan korban kebakaran Korban KMP Mutiara Sentosa.(Foto: Humas Kemenhub)

Menhub Dudy Pastikan Investigasi KMP Mutiara Sentosa II Terus Berjalan

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Memasuki hari ketiga pascainsiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebanyak...

Menteri Ekonomi Kreatif Republik (Ekraf) Teuku Riefky Harsya (kedua kiri) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang didampingi Sekda Kab, Sumedang Tuti Ruswati (Kedua kanan).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Sumedang Culture Fest 2026, Sekda Minta Dukungan Menteri Ekraf

Editor
5 Agustus 2026

Sekda Tuti Ruswati mengajukan dukungan Kementerian Ekraf terhadap penyelenggaraan Culture Fest 2026 di Sumedang dalam rangka merawat dan mengembangkan budaya...

Penertiban bangunan liar oleh Satpol PP Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama Januari–Juli 2026

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Satpol PP atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan sebanyak 645 bangunan liar sepanjang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat