• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Nilai Ekspor Indonesia September 2024 Capai US$22,08 Miliar, Turun Dibanding Bulan Sebelumnya

Editor
Rabu, 16 Oktober 2024 - 06:13
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan mengeluarkan kebijakan itu sebagai wujud komitmen dalam mendukung arus logistik yakni dengan memberikan insentif berupa keringanan biaya yaitu diskon hingga 50% atas tagihan jasa penumpukan barang dan peti kemas selama masa pembatasan angkutan barang arus mudik dan balik lebaran tahun 2024.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan mengeluarkan kebijakan itu sebagai wujud komitmen dalam mendukung arus logistik yakni dengan memberikan insentif berupa keringanan biaya yaitu diskon hingga 50% atas tagihan jasa penumpukan barang dan peti kemas selama masa pembatasan angkutan barang arus mudik dan balik lebaran tahun 2024. (FOTO: Pelindo)

BANDUNG – Nilai ekspor Indonesia pada September 2024 mencapai US$22,08 miliar, mengalami penurunan sebesar 5,80 persen dibandingkan dengan ekspor pada Agustus 2024. Namun, jika dibandingkan dengan September 2023, nilai ekspor ini meningkat sebesar 6,44 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Ekspor nonmigas pada bulan September 2024 tercatat sebesar US$20,91 miliar, turun 5,96 persen dibandingkan Agustus 2024, namun naik 8,13 persen dibandingkan dengan ekspor nonmigas pada September 2023.

RelatedPosts

Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Kota Bogor

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia dari Januari hingga September 2024 mencapai US$192,85 miliar, meningkat 0,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor nonmigas juga mengalami kenaikan, mencapai US$181,15 miliar, naik 0,39 persen.

Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar pada September 2024, sebagian besar mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$404,4 juta (16,91 persen). Sebaliknya, ekspor besi dan baja meningkat sebesar US$207,6 juta (10,41 persen).

Berdasarkan sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan dari Januari hingga September 2024 meningkat 2,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Selain itu, ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan juga naik 17,58 persen, sementara ekspor hasil pertambangan dan lainnya mengalami penurunan sebesar 8,79 persen.

Ekspor nonmigas terbesar pada September 2024 berasal dari Tiongkok dengan nilai US$5,35 miliar, diikuti oleh Amerika Serikat sebesar US$2,22 miliar dan Jepang sebesar US$1,55 miliar. Ketiga negara ini menyumbang kontribusi sebesar 43,57 persen terhadap total ekspor. Sementara itu, ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa masing-masing tercatat sebesar US$3,91 miliar dan US$1,56 miliar.

Menurut provinsi asal barang, Jawa Barat merupakan penyumbang ekspor terbesar dari Januari hingga September 2024 dengan nilai US$28,09 miliar (14,57 persen), diikuti oleh Jawa Timur dengan US$19,06 miliar (9,88 persen) dan Kalimantan Timur sebesar US$18,58 miliar (9,64 persen).

Tags: Ekspor Indonesia

Related Posts

Bendera merah putih sepanjang 500 meter di Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Kota Bogor

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR – Bendera merah putih dengan panjang 500 meter serta ribuan warga Kota Bogor yang tumpah ruah, menyemarakkan rangkaian...

sumber bahan pangan jagung.(Image: Pixabay)

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Wawan Sujarwo mengungkapkan bahwa...

Tim gabungan sedang memadamkan api yang membakar lahan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (8/8). (Foto: BPBD Kabupaten Ponorogo)

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Editor
9 Agustus 2026

JAKARTA –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang dihimpun...

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.(Foto:Istimewa).

Bareskim Polri Bongkar Sindikat Produksi ‘Vape Narkoba’, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar sindikat memproduksi vape etomidate. Vape narkoba tersebut, diproduksi di tempat kos di...

Wisata Bali yang terus menggeliat mendorong kinerja pariwisata Indonesia.(Foto: Humas Kemenpar)

Kinerja Pariwisata Indonesia Semester I-2026 Tumbuh Positif

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kinerja Pariwisata Indonesia semester I 2026, dari sisi berbagai indikator utama mencatatkan pertumbuhan positif, mulai dari kunjungan...

Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku pemalakan di SPBU di Kabupaten Bandung, yang berhasil ditangkap polisi.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Anggota Ormas Palak Warga di SPBU di Bandung Diringkus

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang pemuda melakukan pemerasan terhadap pengendara di lokasi SPBU di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Identitas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat