• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ngariung Muharam di Kuningan, Bupati: Refleksi Pembangunan

Editor
Jumat, 26 Juni 2026 - 06:38
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di acara Ngariung Muharam 1448 H.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di acara Ngariung Muharam 1448 H.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dimaknai Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan kolaborasi dalam membangun daerah. Hal itu mengemuka dalam kegiatan Ngariung Muharam 1448 H: Tasyakur, Muhasabah, dan Dialog Interaktif Bersama Bupati Kuningan yang digelar di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Kamis (25/6/2026) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kuningan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, akademisi, budayawan, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

RelatedPosts

Takdir Pengamen Cilik Novi Bertemu Bupati Bogor

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa makna hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan transformasi cara berpikir, bersikap, dan membangun peradaban yang lebih baik.

Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks akibat perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi, serta derasnya arus informasi. Karena itu, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi penguatan nilai, budaya, dan karakter masyarakat.

“Kemajuan yang hakiki adalah pembangunan yang berjalan dengan akhlak, ilmu pengetahuan yang dituntun kebijaksanaan, serta modernitas yang tidak mencabut akar tradisi warisan leluhur,” ungkapnya dilansir laman Pemkab Kuningan.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga tradisi lokal sebagai fondasi pembangunan. Ia menilai tradisi bukan penghambat kemajuan, melainkan akar yang memperkokoh identitas daerah di tengah perubahan zaman.

Selain menjaga tradisi, Bupati menekankan pentingnya memperkuat harmoni antarelemen masyarakat. Menurutnya, Kuningan harus menjadi rumah yang aman, nyaman, dan terbuka bagi semua kalangan, di mana ulama dihormati, akademisi didengar pemikirannya, budayawan diapresiasi, pelaku usaha diberikan ruang berkembang, serta generasi muda memperoleh kesempatan berkontribusi.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat membangun daerah sendirian. Kolaborasi dengan ulama, akademisi, budayawan, tokoh masyarakat, insan pers, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam merumuskan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan rasa syukur atas diraihnya kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama DPRD dan dukungan masyarakat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Capaian ini menjadi bagian dari semangat hijrah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, lebih akuntabel, dan semakin dipercaya masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan mengusung tema “Hijrah Peradaban Kuningan: Menjaga Tradisi, Menguatkan Harmoni, Membangun Generasi.”

Menurutnya, Muharam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender Islam, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat arah pembangunan peradaban di Kabupaten Kuningan.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para tokoh lintas sektor, sekaligus menggali gagasan dan solusi strategis dari ulama, budayawan, akademisi, dan berbagai unsur masyarakat terhadap isu-isu aktual di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum tersebut diharapkan menghasilkan tindak lanjut berupa penyusunan Buku Saku Gagasan Tokoh Kuningan yang merangkum berbagai pemikiran, saran, dan kritik konstruktif. Selain itu, akan diikhtiarkan pembentukan Forum Silaturahmi Peradaban Kuningan sebagai wadah komunikasi dan dialog yang dilaksanakan secara berkala.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial, dilanjutkan sarasehan dan dialog interaktif bersama akademisi, budayawan, dan tokoh masyarakat, kemudian ditutup dengan tausiyah Muharam serta doa bersama untuk Kabupaten Kuningan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal memperkuat kolaborasi dalam membangun peradaban Kuningan.

“Mari kita jaga tradisi, kuatkan harmoni, dan bangun generasi yang berbudaya, berakhlakul karimah, demi Kuningan yang lebih bermartabat dan semakin melesat,” pungkasnya.

Tags: Ngariung Muharam

Related Posts

Pengamen cilik Novi beserta keluarga ditemui Bupati Bogor Rudy Susmanto.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Takdir Pengamen Cilik Novi Bertemu Bupati Bogor

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menunjukkan kepeduliannya terhadap Novi, pengamen cilik asal Kecamatan Bojonggede yang viral di media...

Perajin batik dengan motif trusmi di Kabupaten Cirebon.(Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

Editor
24 Juni 2026

15 Karya budaya asli Kabupaten Cirebon resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat. KABUPATEN CIREBON — Aroma Sega...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menabur ikan ke sungai untuk diburu warga.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Marak Ikan Bersama Bupati yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan...

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.