• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Nama-nama Taman Kota Bandung Akan Bertema Sejarah dan Budaya

Editor
Minggu, 01 Februari 2026 - 05:49
Revitalisasi Taman Film yang berada di bawah flyover Pasupati sudah selesai. Kini Taman Film kembali ramai dikunjungi warga.

Revitalisasi Taman Film yang berada di bawah flyover Pasupati sudah selesai. Kini Taman Film kembali ramai dikunjungi warga.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji penataan nama taman-taman kota dengan pendekatan sejarah dan budaya.

Kajian ini dilakukan untuk memastikan penamaan ruang publik tidak menghilangkan memori kolektif warga, sekaligus memiliki dasar dokumentasi yang kuat.

RelatedPosts

Chairul Mukmin, Alumni UMY, Juara SUCI 2026

Hotel di Bali Murah dan Dekat Pantai

Grand Final Mobile Legends 2026: Dorong Sport Industry

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, proses penataan nama taman atau toponimi tidak dilakukan secara sepihak.

Saat ini, Pemkot Bandung telah menyerahkan sejumlah dokumen awal kepada para budayawan untuk didalami lebih lanjut, dilengkapi dengan data dan dokumentasi yang dimiliki oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus).

“Teman-teman budayawan sekarang sedang mendalami ditambah dengan dokumen-dokumen dokumentasi yang dimiliki oleh Disarpus. Jadi kita akan sesuaikan nanti,” ujar Farhan melalui keterangan resminya.

Menurutnya, dalam kajian tersebut dimungkinkan satu taman memiliki lebih dari satu nama.

Nama lama yang sudah melekat di masyarakat tidak serta-merta dihapus, melainkan dapat dipertahankan sebagai alias dengan penambahan nama berdasarkan temuan historis.

“Kemungkinan nantinya ada satu taman punya beberapa. Ada beberapa nama. Alias, alias. Nama dulu masih digunakan tapi ditambah,” katanya.

Farhan mencontohkan sejumlah taman yang selama ini dikenal dengan sebutan berbeda-beda oleh masyarakat.

Perbedaan penamaan tersebut justru menjadi bahan penting dalam kajian, karena menunjukkan dinamika sejarah dan kebiasaan warga dari waktu ke waktu.

“Dokumen-dokumen seperti itu sedang kita kumpulkan,” ucapnya.

Terkait anggaran, Farhan menegaskan bahwa kajian toponimi taman kota tidak memerlukan biaya besar. Kegiatan tersebut masuk dalam anggaran rutin dan dilakukan melalui kerja sama lintas perangkat daerah.

“Anggaran rutin. Enggak besar. Enggak sampai miliaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses kajian melibatkan Dinas Arsip dan Perpustakaan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bukan semata-mata urusan pemeliharaan taman. Kajian juga akan melalui uji akademis yang berpotensi memunculkan diskursus publik.

“Kajian itu mesti ada uji akademisnya dulu. Uji akademisnya kan pasti mengundang perdebatan yang seru,” ujarnya.

Farhan menargetkan kajian penataan nama taman kota tersebut dapat diselesaikan pada Maret mendatang.

Ia berharap proses ini dapat menjadi ruang dialog terbuka agar penataan ruang publik di Kota Bandung tetap menghormati sejarah dan identitas warganya.

“Target kami pada bulan Maret harus sudah selesai,” tutur Farhan.

Tags: Farhankota bandungtaman kota bandung

Related Posts

Chairul Mukmin, Alumni UMY, Juara SUCI 2026.(Foto: Dok. Muhammadiyah)

Chairul Mukmin, Alumni UMY, Juara SUCI 2026

Editor
17 Juni 2026

Chairul Mukmin atau yang kerap disapa Mukmin, Alumni UMY, menjadi juara dalam Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim ke-12. SATUJABAR,...

pariwisata, hotel, bali, pantai, liburan

Hotel di Bali Murah dan Dekat Pantai

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Hotel di Bali murah dan dekat pantai banyak sekali pilihannya. Namun ada sejumlah property yang benar-benar patut...

Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) yang berlangsung di Velodrome, Jakarta.(Foto; Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Grand Final Mobile Legends 2026: Dorong Sport Industry

Editor
16 Juni 2026

Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) yang berlangsung di Velodrome, Jakarta. SATUJABAR,...

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) memperkuat daya saing Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia melalui penyelenggaraan Familiarization Trip (Famtrip) pada 31 Mei–3 Juni 2026.(Foto: Dok. Kemenpar)

Wisata Belitung Didorong Lewat Famtrip

Editor
16 Juni 2026

Wisata Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia didorong melalui penyelenggaraan Familiarization Trip (Famtrip) pada 31 Mei–3 Juni 2026. SATUJABAR, JAKARTA -...

Hari Jadi Bogor 2026 dimeriahkan Jazztagaa

Hari Jadi Bogor Dimeriahkan jAzztaga

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hari Jadi Bogor masih berlangsung dengan segala kemeriahannya. Seperti dilakukan para musisi Kota Bogor akan menggelar sebuah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Restoran Sederhana Singapura yang berlokasi di kawasan Kampong Glam.(Foto: Dok. Kementerian Ekraf)

Restoran Sederhana Singapura, IP Kuliner Go Global

Editor
15 Juni 2026

SATUJABAR, SINGAPURA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Restoran Sederhana Singapura yang berlokasi di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.