• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

MTQ Jadi Arena Toleransi, Nasaruddin Umar: Panitianya Nonmuslim

Editor
Kamis, 30 Januari 2025 - 06:57
Menteri Agama Nasaruddin Umar

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(FOTO: Kemenag)

Lomba membaca Alquran ini diikuti 60 peserta dari 38 negara di empat benua.

SATUJABAR, JAKARTA — Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Internasional ke-IV di Jakarta, Rabu (29/1/2025). Lomba membaca Alquran ini diikuti 60 peserta dari 38 negara di empat benua.

RelatedPosts

Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Jawa

Putri Karlina Pimpin Penertiban PKL di Alun-alun Garut

Gunung Dukono Meletus, 2 WNA Hilang

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an yang sangat bergengsi,” ujar  Nasaruddin saat konferensi pers usai acara pembukaan.

Sejak 2023 lalu, menurut dia, ada 187 perwakilan negara yang sudah mengikuti tahap prakualifikasi. Lalu, ada 60 peserta yang lolos ke babak Grand Final dan berhak mengikuti MTQ Internasional IV ini. Mereka berasal dari 38 negara di empat benua, yaitu Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Dari Benua Asia, ada peserta dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Filipina, Iran, Syuriah, Pakistan, Afghanistan, India, Bangladesh, Kuwait, Turki, Yaman, dan Palestina.

Sedangkan dari benua Afrika ada yang dari Mesir, Libya, Tanzania, Mauritania, Guinea, Kenya, Afrika Tengah, Nigeria, Pantai Gading, Ghana, Somalia, Chad, Cameroon, Burkina Faso, Guinea-Bissau, Mozambique.

Lalu, dari benua Eropa ada peserta dari Belanda, Rusia, Sweden, dan Italia. Sedangkan peserta dari benua Amerika adalah warga Kanada.

60 peserta MTQ Internasional tersebut akan berkompetisi pada dua cabang lomba. Pertama, cabang Tilawah Putra akan diikuti 17 peserta dan cabang Tilawah Putri ada tujuh peserta. Kedua, cabang Tahfidz Putra akan diikuti 19 peserta, dan cabang Tahfidz Putri akan diikuti 17 peserta.

Selain menyelenggarakan MTQ, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama juga menggelar kegiatan pendukung lainnya. Di antaranya, seminar Alquran Literacy for Environment Sustainability, Humanity, and Harmony.

“Jadi ada semacam diskusi yang produktif bagaimana mengartikulasikan penyehatan lingkungan ini, nilai-nilai yang berasal dari Alquran,” ucap Nasaruddin.

Selain itu, dalam penyelenggaraan MTQ ini juga ada eksibisi perkembangan kaligrafi di Indonesia, pameran, dan workshop penulisan Alquran.

“Kemudian juga ada pengenalan budaya dan city tour. Mereka kita akan bawa ke beberapa tempat-tempat yang sangat istimewa seperti Baitul Al-Qur’an di TMII, Masjid Istiqlal, kemudian unit percetakan Alquran, dan beberapa objek-objek yang menarik di Jakarta,” jelas Nasaruddin.

Lebih lanjut, Nasaruddin pun menegaskan, bahwa tidak ada negara yang secara sistematis menggelar MTQ seperti Indonesia. Setiap tahunnya, kata dia, tidak kurang dari 28 event MTQ yang digelar di Indonesia.

Bahkan, di tingkat nasional ada MTQ Korpri, ada MTQ Perguruan Tinggi, ada MTQ guru, ada MTQ Polri, ada MTQ Tentara, ada MTQ Imam Masjid, MTQ Partai Politik.

“Nah inilah hebatnya Indonesia mampu menyelenggarakan MTQ itu sebagai pesta rakyat dan menghibur masyarakat bukan hanya untuk umat Islam tetapi juga adalah bangsa Indonesia seluruhnya,” kata Nasaruddin.

Di beberapa tempat, menurut dia, MTQ bahkan digelar dengan melibatkan orang-orang non-Muslim. Sehingga, dia menyebut bahwa MTQ juga menjadi arena untuk memperkuat toleransi.

“Dan menariknya bahwa MTQ ini juga adalah arena toleransi. Di beberapa kesempatan, ya di beberapa provinsi, ada kolaborasi panitia,” ucap dia.

“Jadi panitianya itu bukan hanya umat Islam, tapi juga agama-agama lain juga ikut berpartisipasi,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini.

Tidak hanya itu, menurut dia, Mars MTQ-nya juga pernah dinyanyikan oleh kelompok penyanyi Katolik atau Protestan. Menurut dia, hal ini juga sama halnya dengan umat Islam yang terkadang diminta berpartisipasi dalam acara agama mereka.

“Nah inilah satu nilai jual tersendiri di Indonesia dikagumi kita oleh seluruh negara, bahwa tidak ada negara yang secara sistematis dan secara rutin dari tahun 1970 sampai sekarang ini non-stop tidak pernah berhenti MTQ,” ucap dia. (yul)

Tags: menagmtq internasionalmtw arena toleransinasaruddin umarpanitia non muslim

Related Posts

Kampung Nelayan Merah Putih.(Foto: Dok. Setneg)

Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Jawa

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kampung Nelayan Merah Putih sudah terwujud pada program tahap satu pemerintah. Jumlah totalnya mencapai 65 Kampung Nelayan...

Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Putri Karlina Pimpin Penertiban PKL di Alun-alun Garut

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, GARUT - Putri Karlina, Wakil Bupati Garut, turun langsung memantau proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat...

Foto : Tim SAR gabungan berada di Pos 5 pendakian Gunung Api Dukono untuk mencari dan mengevakuasi dua WNA yang masih dalam pencarian pada peristiwa erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (Istimewa)

Gunung Dukono Meletus, 2 WNA Hilang

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, erupsi pada Jumat (8 Mei 2026). Dikutip dari...

Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara. Polisi menangani kasus dugaan penipuan Ketua HIPMI Kab. Bandung.(Foto:Istimewa).

Ketua HIPMI Kab Bandung Jadi Tersangka & Ditahan, Kasus Penipuan Cek Kosong Rp 3 Miliar

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG -- Ketua HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Bandung, berinisial TD, dilaporkan kasus dugaan penipuan cek kosong...

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menunjukan barang bukti disita dari para pelaku wartawan dan polisi gadungan.(Foto:Istimewa).

Wartawan dan Polisi Gadungan di Sumedang Ditangkap Peras dan Sekap Kurir Paket

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Polres Sumedang, Jawa Barat, menangkap empat pelaku pemerasan mengaku-ngaku wartawan dan polisi. Korban pemerasan para pelaku adalah kurir paket,...

Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.(Foto: Kemlu)

Nelayan Indonesia Hanyut Ke Malaysia, KJRI Turun Tangan

Editor
8 Mei 2026

SATUJABAR, JOHOR BAHRU MALAYSIA – Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Konsulat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.