• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Motif Batik Indonesia Memang Beragam

Editor
Senin, 18 September 2023 - 10:02
dekranasda

Pasar Kreatif (bandung.go.id)

Batik Indonesia telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO (2009).

Ragam produk batik tentu menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang mendunia.

RelatedPosts

Blitz Tactical Tawarkan Sensasi Dar Der Dor!

Nama-nama Taman Kota Bandung Akan Bertema Sejarah dan Budaya

Bakal Gak Nyangka! Ternyata Ada Spot Kuliner Bernuansa Alam di Tengah Hiruk Pikuk Kota Bandung

Hal inilah yang menjadikan batik sebagai salah satu simbol kebangkitan ekonomi Indonesia di subsektor fesyen.

Fakta menariknya, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas motif dan corak batik yang berbeda-beda.

Uniknya, setiap motif batik yang digambarkan menyimpan makna dan nilai filosofi tersendiri. Baik itu berdasarkan kepercayaan maupun budaya dari setiap daerah.

Apa saja filosofi di balik motif batik khas Nusantara? Berikut penjelasan detailnya:

Motif Parang

Dikenal sebagai motif batik tertua di Indonesia yang sudah ada sejak zaman Keraton Mataram, motif Parang menjadi salah satu batik yang cukup populer. Parang merupakan motif yang menggambarkan ombak di laut selatan Yogyakarta yang mengenai tebing karang.

Meski terlihat sederhana menyerupai huruf “S” yang disusun diagonal, batik motif Parang tidak boleh sembarangan digunakan, salah satunya saat menghadiri pernikahan. Pasalnya, batik motif Parang bisa diartikan sebagai senjata yang dianggap membawa kesialan dalam pernikahan.

Motif Kawung

Motif batik dengan makna dan filosofi mendalam lainnya adalah batik motif Kawung. Dikenal sebagai salah satu motif batik terpopuler di Jawa Tengah dan Yogyakarta, motif Kawung identik dengan bentuknya yang bulat-bulat menyerupai buah kawung, atau buah aren yang disusun geometris.

Dalam kebudayaan Jawa, motif Kawung yang disusun secara geometris diartikan sebagai lambang kehidupan manusia. Dengan kata lain, motif batik ini mengingatkan manusia agar tidak melupakan asal usulnya.

 

Motif Sekar Jagad

Masih berasal dari daerah Solo dan Yogyakarta, Sekar Jagad termasuk motif batik tradisional yang sarat akan nilai-nilai filosofi. Penting diketahui, Sekar Jagad diambil dari kata “kar” yang dalam Bahasa Belanda berarti peta, dan “jagad” yang berarti dunia dalam bahasa Jawa.

Jika digabungkan, filosofi di balik motif Sekar Jagad tidak sekadar sebagai peta dunia saja. Melainkan, juga menggambarkan keindahan keberagaman di Indonesia, sehingga membuat siapa saja melihatnya terpesona.

 

Motif Sido Asih

Selanjutnya adalah batik dengan motif Sido Asih. Sebagai salah satu jenis motif batik yang kerap digunakan dalam acara pernikahan adat Jawa, batik motif Sido Asih ternyata melambangkan kehidupan manusia yang penuh kasih sayang. Bahkan, penggunaan motif Sido Asih saat pernikahan diharapkan dapat menciptakan kehidupan rumah tangga yang penuh cinta kasih.

 

Motif Mega Mendung

Selanjutnya adalah Mega Mendung, motif batik yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Daya tarik batik Mega Mendung ada pada motifnya yang sederhana, tapi tetap memberikan kesan mewah pada siapa saja yang menggunakannya.

Identik dengan motif yang mirip awan, Mega Mendung memiliki filosofi sangat mendalam. Menurut kepercayaan, motif awan saat langit mendung tersebut diharapkan dapat membuat siapa saja yang menggunakannya tetap sejuk, tenang, sabar, dan bisa menahan amarah dengan baik.

 

Motif Sidomukti

Nama “Sidomukti” diambil dari dua kata Bahasa Jawa, yaitu “sido” yang berarti jadi atau menjadi, serta “mukti” yang diartikan dengan kebahagiaan atau kecukupan. Jika digabungkan, batik motif Sidomukti diartikan sebagai harapan agar penggunanya mendapatkan kebahagiaan dan kebaikan.

Ada banyak motif batik Sidomukti yang dijual di pasaran, salah satunya batik Sidomukti Kupu-Kupu. Konon, ornamen kupu-kupu yang khas di setiap kain batik melambangkan kesempurnaan, sekaligus mengajarkan manusia untuk tetap sabar melewati sebuah proses yang terkadang menyakitkan untuk mencapai kebahagiaan hidup.

Motif Sido Luhur

Tak kalah menarik dengan lainnya, batik motif Sido Luhur juga menyimpan filosofi mendalam. Berasal dari kata “luhur” yang berarti agung dan terhormat, diharapkan siapa saja yang menggunakan batik Sido Luhur bisa menjadi panutan dan mendapatkan kehormatan dalam kehidupan. Menariknya, batik Sido Luhur kerap digunakan saat upacara mitoni (upacara adat saat memasuki usia 7 bulan kehamilan). Filosofinya, penggunaan batik Sido Luhur dapat membawa kebahagiaan.

 

Motif Pring Sedapur

Meski jarang didengar, Pring Sedapur merupakan motif batik yang terkenal unik dan indah. Pasalnya, motif batik khas Jawa Timur ini memadukan corak pohon bambu, dengan unsur-unsur alam.

Menjadikan tanaman bambu sebagai objek utama, batik motif Pring Sedapur melambangkan persatuan dan kekuatan. Dengan kata lain, motif batik ini mengajarkan manusia untuk hidup bersama dan rukun satu sama lain.

Sumber: Kemenparekraf

 

Tags: motof batik

Related Posts

. Blitz Tactical, indoor shooting range dan archery pertama hadir di lantai 2 Istana Plaza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Blitz Tactical Tawarkan Sensasi Dar Der Dor!

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung kini memiliki pilihan destinasi hiburan yang berbeda. Blitz Tactical, indoor shooting range dan archery pertama...

Revitalisasi Taman Film yang berada di bawah flyover Pasupati sudah selesai. Kini Taman Film kembali ramai dikunjungi warga.

Nama-nama Taman Kota Bandung Akan Bertema Sejarah dan Budaya

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji penataan nama taman-taman kota dengan pendekatan sejarah dan budaya. Kajian ini...

Spot kuliner Uncle D Backyard Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bakal Gak Nyangka! Ternyata Ada Spot Kuliner Bernuansa Alam di Tengah Hiruk Pikuk Kota Bandung

Editor
26 Januari 2026

Mungkin kita tidak akan pernah menyangka bahwa di tengah padatnya aktivitas dan lalu lintas Kota Bandung, hadir sebuah tempat yang...

Prabowo dan Zinedine Zidane ditemani putra masing-masing.(Foto: Humas PSSI)

Saat Prabowo Cakap-cakap dengan Zinedine Zidane di Swiss

Editor
25 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNGB – Ada kabar menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss....

Ustadz Abdul Somad. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sambangi Bandung, Ustadz Abdul Somad Ajak Wargi Makmurkan Masjid

Editor
24 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Ustadz Abdul Somad mengajak masyarakat Kota Bandung untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Raya Bandung (Masjid Alun-alun Bandung) sebagai...

Lukisan cadas tertua di dunia dari Sulawesi.(FOTO: BRIN)

BRIN Ungkap Pertanggalan Gambar Cadas Tertua di Dunia dari Sulawesi

Editor
22 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ungkap temuan baru pertanggalan gambar cadas tertua di dunia. Temuan yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.