• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 17 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Modus Terapi, Perhiasan Digondol Maling Ngaku Nakes Dinkes Cirebon

Editor
Rabu, 09 Oktober 2024 - 07:29
Ilustrasi emas (foto: istimewa)

Ilustrasi emas (foto: istimewa)

SATUJABAR, CIREBON — Seorang wanita menjadi korban penipuan empat orang maling mengaku sebagai tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Perhiasan emas bernilai puluhan juta milik korban raib digondol para pelaku datang berpakaian putih-putih layaknya nakes.

Hati-hati berbagai cara sebagai modus dilakukan para pelaku kejahatan. Seperti menimpa wanita bernama Murni, warga Desa Pelayangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, yang telah menjadi korban penipuan dan pencurian.

RelatedPosts

Di Tengah Konflik Timur Tengah, 2.248 Jemaah Umrah Bertolak Ke Tanah Air

BI Rate Tetap 4,75%

Pabrik Upal di Cirebon Dibongkar Polisi, Upal 12 Miliar Gagal Beredar

Murni harus kehilangan perhiasan emas. Empat orang mengenakan pakaian putih-putih layaknya tenaga kesehatan (nakes) yang mendatangi rumahnya, membawa kabur perhiasan emas senilai puluhan juta.

Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan, membenarkan kejadian tersebut. Korban telah membuat laporan dan sedang dalam proses penyelidikan.

“Benar, korban warga Desa Pelayangan telah melapor ke Polsek Gebang. Saat ini sedang dalam proses penyelidikan bersama-sama Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polresta Cirebon,” ujar Wawan, saat dikonfirmasi, Rabu (09/10/2024).

Dari keterangan korban, para pelaku berjumlah empat orang, terdiri dari tiga wanita dan satu laki-laki. Mereka berpakaian putih-putih datang ke rumah, mengaku sebagai nakes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

“Mereka (para pelaku) datang ke rumah mengaku ditugaskan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, untuk melakukan pengecekan kesehatan. Saya yang sedang sendiri di rumah, langsung percaya begitu saja dengan mempersilahkan mereka masuk,” ujar Murni.

Setelah mengecek kesehatan, korban kemudian diminta berbaring untuk diterapi. Seperti terkena hipnotis, korban mau saja saat diminta pelaku melepas perhiasan emas yang dikenakannya.

Alih-alih diterapi ternyata sebagai modus kejahatan para pelaku. Selesai menjalankan terapi, para pelaku pergi dengan menggondol semua perhiasan milik korban.

“Saya nurut saja saat diminta melepaskan perhiasan dengan alasan agar proses terapi berjalanan lancar. Ternyata perhiasan dibawa kabur setelah saya sadar saat mereka (para pelaku) sudah pergi,” ungkap Murni.

Perhiasan emas milik korban yang dibawa kabur berupa cincin seberat 12 gram dan gelang 37 gram. Total kerugian yang harus dialami korban Rp.25 juta.

Dalam proses penyelidikan, Polisi juga sudah memeriksa rekaman kamera pengawas, atau CCTV milik tetangga korban. Berbekal petunjuk CCTV, ciri-ciri pelaku bisa terindentifikasi dan diharapkan segera tertangkap.(chd).

Tags: cirebon

Related Posts

Jemaah umrah Indonesia.(Foto: Istimewa)

Di Tengah Konflik Timur Tengah, 2.248 Jemaah Umrah Bertolak Ke Tanah Air

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus memperketat pengawasan dan pendampingan...

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. (Image: Bank Indonesia)

BI Rate Tetap 4,75%

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku...

Barang bukti tumpukan upal yang disita Polresta Cirebon dari lokasi pabrik pembuatan di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.(Foto:Istimewa).

Pabrik Upal di Cirebon Dibongkar Polisi, Upal 12 Miliar Gagal Beredar

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polresta Cirebon, Jawa Barat, berhasil membongkar pabrik uang palsu (palsu). Upal senilai 12 miliar gagal diedarkan setelah disita dalam...

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meninjau harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Mayestik, Jakarta, Selasa (17 Mar).(Foto: Dok. Kemendag)

Wamendag Cek Harga Bapok di Pasar Mayestik, Harga Minyakita Rp15.700 Per Liter

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meninjau harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Mayestik,...

Kendaraan melintas Gerbang Tol Cileunyi.(Foto:Istimewa).

H-4 Mudik Lebaran, 70 Ribu Lebih Kendaraan Masuk Bandung Via Tol

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Memasuki H-4 mudik Lebaran 2026, sebanyak 70 ribu lebih kendaraan masuk wilayah Bandung dari Jabotabek melalui jalan tol. Belum...

Jalur Pansela Pulau Jawa.(Foto: Dok, Kementerian PU)

Disarakan Bagi Pemudik Pakai Jalur Pansela Pulau Jawa

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - masyarakat yang akan menempuh perjalanan mudik pada Lebaran 2026 diimbau memanfaatkan Jalur Pantai Selatan (Pansela) Pulau Jawa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.