• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Minyak Kayu Putih untuk Energi Masa Depan, Terobosan Baru BRIN

Editor
Senin, 25 Mei 2026 - 08:56
BRIN, Minyak kayu putih

BRIN

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Sistem Nanoteknologi (PRSN) mengembangkan teknologi semikonduktor organik ramah lingkungan berbasis minyak kayu putih untuk aplikasi sel surya berbiaya rendah. Inovasi ini menjadi solusi alternatif terhadap penggunaan pelarut toksik yang selama ini umum digunakan dalam industri semikonduktor organik.

Peneliti Ahli Muda PRSN BRIN, Mohamad Insan Nugraha menjelaskan bahwa semikonduktor organik saat ini banyak dikembangkan untuk perangkat sel surya karena memiliki efisiensi tinggi. Namun, proses fabrikasinya masih bergantung pada pelarut berbahaya seperti klorobenzena dan kloroform. “Semikonduktor organik yang banyak diaplikasikan saat ini, meskipun efisiensinya bisa mencapai lebih dari 17%, masih difabrikasi menggunakan pelarut toksik seperti klorobenzena dan kloroform,” ujar Insan seperti dikabarkan Tim Humas BRIN, Selasa (19/5).

RelatedPosts

Penemuan Mayat dalam Karung di Cianjur, Diduga Anak Perempuan Berusia 10 Tahun

Mahasiswi Diduga Dicabuli Oknum Dosen Unpas Bandung, BEM Minta Ditindak Tegas

Viral! Begal di Bandung Barat Dihajar Massa Sepeda Motor Dibakar

Sebagai alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan, tim peneliti BRIN memanfaatkan minyak kayu putih sebagai pelarut dalam proses fabrikasi semikonduktor organik. Selain lebih ramah lingkungan, bahan tersebut juga tersedia melimpah dan telah diproduksi secara komersial di Indonesia. “Kami menggunakan minyak kayu putih karena lebih ramah lingkungan dan ketersediaannya sangat melimpah di Indonesia,” jelasnya.

Insan menerangkan, proses fabrikasi semikonduktor organik untuk aplikasi sel surya dilakukan menggunakan metode spin coating mulai dari hole transporting layer hingga electron transporting layer, kemudian diakhiri dengan deposisi elektroda. Proses ini dinilai lebih efisien karena dapat dilakukan dalam waktu singkat dengan kebutuhan energi yang relatif rendah. “Dalam waktu kurang dari satu jam, kami dapat memfabrikasi sel surya hingga lapisan electron transporting layer dengan suhu rendah di bawah 100 derajat Celcius,” terangnya.

Ia menambahkan, selain biaya produksi yang lebih murah, semikonduktor organik juga memiliki karakteristik ringan dibandingkan semikonduktor berbasis silikon. Keunggulan ini membuka peluang penerapan sel surya pada atap rumah maupun genteng bangunan, terutama di wilayah rawan gempa seperti Indonesia. “Materialnya sangat ringan sehingga berpotensi lebih aman diaplikasikan pada atap rumah atau genteng di wilayah rawan gempa,” ungkapnya.

Saat ini, menurutnya, pengembangan semikonduktor organik berbasis minyak kayu putih masih berada pada tahap skala laboratorium. BRIN membuka peluang kolaborasi dengan industri untuk mendorong pengembangan teknologi hingga tahap produksi dan implementasi yang lebih luas.

“Harapannya, teknologi sel surya semikonduktor organik ini dapat dikembangkan pada skala lebih besar dan dimanfaatkan secara luas di Indonesia,” tutup Insan.

Tags: BRINMinyak kayu putih

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Penemuan Mayat dalam Karung di Cianjur, Diduga Anak Perempuan Berusia 10 Tahun

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Polisi mengungkap fakta baru terkait penemuan mayat dalam karung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Mayat yang ditemukan sudah mulai...

Ilustrasi wanita korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Mahasiswi Diduga Dicabuli Oknum Dosen Unpas Bandung, BEM Minta Ditindak Tegas

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Geger dugaan pencabulan kembali terjadi di lingkungan kampus. Seorang mahasiswi dilaporkan diduga dicabuli oknum dosen Universitas Pasundan (Unpas) Bandung,...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal di Bandung Barat Dihajar Massa Sepeda Motor Dibakar

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial rekaman video memperlihatkan seorang pria babak belur setelah dihakimi massa. Pria tersebut disebutkan sebagai begal...

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Tusuk Mati Mantan Adik Ipar, Pemuda di Bandung Divonis 10 Tahun Penjara

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pemuda bernama Cecep Machdar Maulana, pelaku penganiyaan terhadap mantan adik ipar hingga tewas, dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara oleh...

Disway Awards 2026

bank bjb Perkuat Posisi Merek melalui Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA – bank bjb kembali memperoleh pengakuan atas reputasi mereknya dengan meraih penghargaan Disway Awards 2026 – Trusted & Popular...

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA – bank bjb kembali memperoleh apresiasi atas konsistensinya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.