• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menteri LH Gaungkan Tobat Ekologis Nasional

Editor
Senin, 07 September 2026 - 09:53
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat di Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan, pada Sabtu (5/9/2026). Menteri menggaungkan Gerakan Nasional Tobat Ekologis.(Foto: Humas Kementerian LH)

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat di Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan, pada Sabtu (5/9/2026). Menteri menggaungkan Gerakan Nasional Tobat Ekologis.(Foto: Humas Kementerian LH)

MEDAN – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, meresmikan Kebun Percobaan Agroforestri di Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan, pada Sabtu (5/9/2026). Peresmian ini menjadi momentum penting dalam menggaungkan Gerakan Nasional Tobat Ekologis, sebuah langkah konkret pemulihan alam yang mengedepankan kesadaran moral, penegakan hukum, hingga penciptaan lapangan kerja hijau (green jobs).

Kebun percobaan agroforestri ini diresmikan sebagai wujud nyata dari wakaf hijau UISU, yang sejalan dengan napas Gerakan Nasional Tobat Ekologis. Di dalam prasasti peresmian disebutkan bahwa lahan ini didedikasikan sebagai ruang pembelajaran dan pemulihan alam. Diharapkan, setiap benih yang tertanam di tanah tersebut menjadi saksi ikhtiar manusia dalam memuliakan bumi dan merawat kehidupan bagi generasi mendatang.

RelatedPosts

bank bjb Resmikan Kantor Cabang Pangandaran, Dorong Layanan dan Ekonomi Daerah

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Polri Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau: 229 Polisi dan 10 Anjing K-9 Dikerahkan

Usai acara penandatanganan prasasti, Menteri Jumhur menjelaskan filosofi mendalam dari gerakan ini. “Apa yang disebut dengan tobat, pertama adalah mengakui bahwa kita pernah berbuat salah. Setelah mengaku, kita bertekad untuk tidak mau mengulangi. Kaitannya dengan lingkungan, tobat ekologis setelah mengakui maka kita memulihkan alam lingkungan,” kata Menteri Jumhur kepada awak media.

KLH/BPLH merancang pemulihan ini melalui berbagai pendekatan, mulai dari penguatan moral, peningkatan kesadaran masyarakat, hingga penyediaan infrastruktur. Kampanye bahaya membuang sampah sembarangan akan diintensifkan, mengingat tumpukan sampah plastik telah mencemari sungai hingga laut, yang pada akhirnya membuat ikan mengandung mikroplastik berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Caranya dengan berkampanye dan menyediakan berbagai tempat pembuangan sampah, pemilahan sampah, sehingga ketika mereka dilarang membuang sampah di sungai maka harus ada tempat untuk membuang sampah. Tempat sampah harus disediakan,” tambah Menteri Jumhur.

Penyediaan fasilitas ini akan didorong secara berkelanjutan melalui pendanaan Extended Producer Responsibility (EPR). Melalui skema ini, produsen penghasil kemasan akan dikenakan semacam tambahan biaya untuk memastikan saldo atau sisa sampah plastik di masyarakat adalah nol.

Menteri Jumhur memaparkan besarnya skala permasalahan tersebut. “Misal ada satu produsen mie instant menghasilkan sampai 20 miliar bungkus per tahun. Itu baru satu produsen mie instant. Ada 8.600 pabrik yang memproduksi produk yang ada sampah plastiknya,” sebutnya. Jika dana tersebut dikumpulkan, misalnya Rp5 atau Rp10 per produk, maka akan terkumpul dana yang cukup besar. Dana ini tidak akan diorganisir oleh pemerintah, melainkan oleh para produsen itu sendiri hingga ke tingkat tapak, di mana regulasi KLH/BPLH hadir untuk mendorong pertanggungjawaban ini. “Itu salah satu contoh, artinya regulasi mendorong adanya tobat ekologis,” jelas Menteri Jumhur.

 

Tindak Tegas Korporasi dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau

Selain penanganan plastik, pilar utama Gerakan Tobat Ekologis adalah keadilan lingkungan. Menteri Jumhur menegaskan bahwa korporasi dilarang keras meraup kekayaan dengan cara mencelakakan orang lain, membuang limbah sembarangan, atau mengabaikan kewajiban reklamasi pertambangan.

“Gerakan Tobat Ekologis salah satunya adalah memaksa dengan kekuatan hukum yang kita punya untuk mereka mengeluarkan dana-dana yang memang haknya bumi, haknya lingkungan, haknya masyarakat untuk pulih,” tegas Menteri Jumhur.

Gerakan ini diproyeksikan menciptakan efek ganda berupa pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya pemulihan dan reklamasi akan menyerap tenaga kerja. “Kemudian yang bekerja siapa saja? Meliputi ada kampus, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, semuanya nanti kita minta untuk mari kita sama-sama melakukan tobat ekologis. Nanti detailnya dalam sebulan dua bulan ini akan dijelaskan lebih rinci,” imbuh Menteri Jumhur.

Tags: Gerakan Nasional Tobat EkologisMenteri Lingkungan HidupMoh Jumhur Hidayat

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna beserta jajaran saat peresmian Kantor Cabang Pangandaran.(Foto: Humas bank bjb)

bank bjb Resmikan Kantor Cabang Pangandaran, Dorong Layanan dan Ekonomi Daerah

Editor
7 September 2026

BANDUNG – bank bjb terus memperkuat jaringan layanan perbankan dengan menghadirkan Kantor Cabang Pangandaran sebagai bagian dari upaya mendekatkan akses...

Bank bjb di Hari Pelanggan Nasional 2026.(Foto: Dok. bank bjb)

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Editor
7 September 2026

BANDUNG – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi momentum bagi bank bjb untuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman layanan...

Ratusan anggota Polri disiagakan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.(Foto:Istimewa/Dok.Polri).

Polri Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau: 229 Polisi dan 10 Anjing K-9 Dikerahkan

Editor
7 September 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Polri siaga menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Korps Samapta Baharkam Polri memperkuat kesiapsiagaan personel, peralatan, patroli, SAR, serta...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 7/9/2026 Antam Rp 2.637.000 Per Gram

Editor
7 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 7/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.637.000 per gram...

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(Foto:Istimewa).

Kapolri Intruksikan Polri Siaga Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Editor
7 September 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Polri, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Anggota Polri...

Sales mission Kemenpar di India.(Foto: Humas Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar Raih Potensi Transaksi Rp12,8 di India

Editor
7 September 2026

PUNE – Sales Mission Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat potensi transaksi sebesar Rp12,8 miliar atau 721.100 dolar AS melalui Sales Mission...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.