• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menjelajahi Lotek Legendaris di Bandung, Ada yang Pernah Ke Sini?

Editor
Selasa, 09 September 2025 - 03:53
Lotek

Lotek (Ilustrasi/Wikipedia)

SATUJABAR, BANDUNG – Di sejumlah sudut Kota Kembang, aroma kacang, kencur, dan nostalgia menyelinap lewat cobek yang setia bertahan dari generasi ke generasi.

Mereka adalah warung lotek legendaris yang ada di Bandung, yang tak sekadar menyajikan sayuran dan bumbu, tapi juga cerita ratusan pelanggan setia dan kenangan manis.

RelatedPosts

BRIN Jelaskan Kematian Massal Ikan di Danau Batur Bali

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Melalui naskah singkat ini, Yuk! Kita telusuri beberapa cita rasa dan sejarah mereka:

 

  1. Lotek Kalipah Apo 42 (Sejak 1953)

Warung ini berjualan sejak 1953 dan sudah menjadi penopang tradisi lotek Bandung sejati. Bumbunya kental, manis, dan terasa sangat ‘nutty’, tanpa aroma kencur yang terlalu menonjol; cocok bagi pencinta rasa kacang yang mendalam. Pelayanan tertata rapi dan tempatnya cukup nyaman —sesuai dengan harga yang sedikit lebih tinggi.

 

  1. Lotek Tjihapit (Sejak 1970)

Berada di gang menuju Pasar Cihapit, Lotek Tjihapit sudah eksis sejak tahun 1970 dan kini dijalankan oleh generasi ketiga. Setiap pesanan diulek satu per satu, dengan taburan bawang goreng renyah dan kentang rebus yang membuat bumbu lebih kental. Rasanya manis dengan aroma kencur yang halus.

 

  1. Lotek Alkateri (Sejak 1988)

Di Jalan Alkateri dekat Alun-alun Kota Bandung, terdapat sebuah gerobak kecil menyajikan lotek dengan gaya khas: dibungkus kertas nasi dan daun pisang berbentuk kerucut, ala cone es krim. Sejak 1988, sajian ini menjadi favorit karena praktis dan unik. Bumbunya agak kering, pas sekali untuk dinikmati sambil berjalan, dan bisa ditambahkan daun pare atau pepaya untuk varian ‘pahit’.

 

  1. Lotek Macan (Sejak 1956)

Lotek Macan lahir pertama kali tahun 1956, dan menjadi refleksi kesetiaan rasa. Bumbunya terkenal gurih dan dipadukan dengan kerupuk pink yang memberi tekstur renyah unik. Tak heran jika setiap generasi pelanggannya tetap setia menikmati sensasi klasik ini.

Tags: lotek bandung

Related Posts

Danau Batur Bali.(Foto: Humas BRIN)

BRIN Jelaskan Kematian Massal Ikan di Danau Batur Bali

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena kematian massal ikan yang terjadi di...

Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang ular.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

Editor
3 Agustus 2026

Di balik stigma sebagai hewan yang menakutkan dan berbahaya, reptil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui berbagai kegiatan...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
2 Agustus 2026

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA - Wakil...

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Editor
2 Agustus 2026

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat