• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mendag Teken Dua Permendag Baru, Atur Impor Ubi Kayu dan Etanol untuk Lindungi Petani dan Jaga Pasokan Strategis

Editor
Sabtu, 20 September 2025 - 06:43
Ubi Kayu.(Wikipedia)

Ubi Kayu.(Wikipedia)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi menandatangani dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) baru yang mengatur dan membatasi impor ubi kayu dan produk turunannya serta etanol. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjaga pasokan bahan baku industri, melindungi petani dalam negeri, serta menjamin ketersediaan barang strategis nasional.

Adapun regulasi yang diteken yaitu Permendag Nomor 31 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendag 18/2025 terkait impor barang pertanian dan peternakan, yang mengatur impor ubi kayu dan produk turunannya yakni Permendag Nomor 32 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendag 20/2025 terkait impor bahan kimia, bahan berbahaya, dan bahan tambang, yang mengatur impor etanol.

RelatedPosts

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Kedua peraturan ini, menurutnya, akan berlaku 14 hari setelah diundangkan. “Penerbitan Permendag ini dilakukan sesuai arahan Bapak Presiden. Tujuannya adalah menjaga kebutuhan industri, melindungi petani, dan memastikan pasokan bahan baku strategis tetap aman,” ujar Mendag Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/9).

 

Pengaturan Impor Ubi Kayu dan Produk Turunannya

Dalam Permendag 31/2025, salah satu poin utama adalah pengendalian impor ubi kayu (singkong) serta produk turunannya seperti tepung tapioka. Impor komoditas ini kini hanya dapat dilakukan oleh pemegang Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) dan wajib mendapatkan:

Persetujuan Impor (PI)

Rekomendasi Teknis dari Kementerian Perindustrian, atau

Neraca Komoditas (NK) jika sudah tersedia

Pengawasan dilakukan di pintu masuk (border).

“Kita dorong ubi kayu masuk dalam skema Neraca Komoditas ke depannya, sehingga kebijakan impornya bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasional dan kapasitas produksi dalam negeri,” jelas Mendag Busan.

Dengan demikian, pemerintah memastikan kebutuhan industri tetap terpenuhi, namun di sisi lain perlindungan terhadap petani singkong tetap menjadi prioritas.

 

Pengendalian Impor Etanol untuk Lindungi Industri Lokal dan Petani Tebu

Sementara itu, Permendag 32/2025 diterbitkan sebagai respons atas permintaan sejumlah kementerian dan asosiasi industri untuk mengembalikan status etanol sebagai komoditas yang wajib Persetujuan Impor (PI).

Menurut Mendag, hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga tetes tebu (molases) sebagai bahan baku utama produksi etanol, sekaligus melindungi pendapatan petani tebu dan mendukung program swasembada gula dan energi.

“Etanol sangat penting bagi industri, tapi kita juga harus pastikan bahan baku lokal—yakni tetes tebu—terserap dengan baik. Ini menyangkut keberlanjutan industri gula dan kesejahteraan petani,” tegasnya.

 

Kemudahan Akses Bahan Berbahaya bagi Sektor Strategis

Permendag 32/2025 juga membuka ruang bagi Importir Terdaftar Bahan Berbahaya (IT-B2), terutama dari BUMN pemilik API-U, untuk mendistribusikan bahan berbahaya (B2) ke sektor-sektor strategis seperti: Industri farmasi, Obat tradisional, Kosmetik, Pangan olahan

Syarat utamanya adalah adanya rekomendasi dari lembaga pengawas, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami ingin distribusi bahan berbahaya tetap terkontrol. Tapi di saat yang sama, sektor strategis seperti farmasi dan kosmetik harus bisa mengakses bahan bakunya secara aman dan legal,” terang Mendag.

 

Dukungan Terhadap Kemandirian Ekonomi Nasional

Di akhir pernyataannya, Mendag Budi Santoso menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan kebutuhan industri dan perlindungan terhadap petani, serta memastikan ketahanan pasokan nasional.

“Kebijakan impor harus selektif, transparan, dan mendukung kemandirian ekonomi nasional. Kedua Permendag ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Tags: ubi kayu

Related Posts

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan informasi titik-titik zona rawan kejahatan...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung upaya penegakan hukum dan penyelesaian dana lender PT Dana Syariah Indonesia...

Sudaryono.(Foto: Dok. Setneg)

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Dilantik Rabu 22 Juli 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Meila Nurpadilah, Gadis Asal Bandung Barat Diculik Mantan Pacar Sudah Kembali

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Meila Nurpadilah, gadis berusia 23 tahun asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang diduga diculik mantan pacarnya,...

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat