• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mendag Lepas Ekspor Koral Hidup ke AS

Editor
Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:39
Mendag Busan melepas ekspor koral hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium, salah satu eksportir dan pembudi daya koral hias, di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/8).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan melepas ekspor koral hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium, salah satu eksportir dan pembudi daya koral hias, di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/8).(Foto: Humas Kemendag)

BANYUWANGI – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, bisnis budi daya koral hidup memiliki daya tarik kuat dan peluang besar untuk ekspor. Menurutnya, produk berbasis potensi kelautan dan perikanan Indonesia dapat terus dikembangkan untuk mendorong ekspor komoditas bernilai tambah dan berdaya saing. Mendag Busan pun mengajak pelaku usaha budidaya koral dan ikan hias untuk memanfaatkan program pengembangan ekspor dari Kementerian Perdagangan agar dapat memperkuat penetrasi ke pasar global.

Hal tersebut disampaikan Mendag Busan usai melepas ekspor koral hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium, salah satu eksportir dan pembudi daya koral hias, di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/8). Ekspor koral hidup senilai USD 2.500 atau sekitar Rp41 juta tersebut ditujukan ke Amerika Serikat (AS).

RelatedPosts

Kasus Penganiayaan dan Penyekapan YT Siap Disidangkan, Tersangka Taufik Hidayat Ditahan di Lapas Bandung

Wakasek SMAN 1 Pamanukan Subang, Terduga Pelaku Pelecehan Siswi Dicopot

Kebakaran TPA Galuga, Bupati: Dari Areal Ladang

“Produk koral budi daya memiliki potensi pasar yang baik, termasuk di pasar global. Kementerian Perdagangan dapat memberikan pendampingan khusus untuk produk kelautan seperti koral agar nilai jualnya lebih bagus dan produknya lebih menarik. Pendampingan ini adalah bagian dari upaya kami meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” ujar Mendag Busan melalui keterangan resmi.

PT Sri Kandi Aquarium mencatatkan kinerja ekspor senilai USD 450 ribu atau setara Rp7,8 miliar pada 2025. Tujuan ekspor terbesarnya adalah AS serta beberapa negara di kawasan Uni Eropa dan Asia. PT Sri Kandi Aquarium rutin mengekspor sekitar 6–15 kali dalam sebulan berdasarkan permintaan. Mendag Busan mengapresiasi PT Sri Kandi Aquarium yang terus mengembangkan budidaya koral hias serta memperluas pasar ekspornya di pasar global.

PT Sri Kandi Aquarium juga tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Karang Hias Nusantara (KPKHN). Budidaya dilakukan secara in situ di perairan Selat Bali yang memiliki arus kuat, kedalaman, dan topografi terumbu yang sesuai untuk pertumbuhan koral hias. Hingga saat ini, PT Sri Kandi Aquarium telah berhasil mengembangkan 27 jenis koral, di antaranya Acropora, Euphyllia, Alveopora, dan Montipora yang telah diekspor ke berbagai negara.

Mendag Busan menilai, pengembangan koral hasil budi daya dapat berjalan seiring dengan penguatan komoditas ikan hias Indonesia. Keduanya memiliki pasar yang saling terkait, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hobi akuarium di pasar global. Oleh karena itu, peningkatan daya saing tidak hanya dilakukan melalui pembukaan akses pasar, tetapi juga melalui diversifikasi pasar.

“Kemendag terus mendorong dan memberikan pendampingan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produk-produk lokal kita dapat meningkatkan pasar ekspornya. Upaya ini termasuk melalui promosi dan pencarian buyer di berbagai negara,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menjelaskan, untuk memperluas pasar ekspor, Kemendag memiliki 46 perwakilan perdagangan (perwadag) di 33 negara yang terdiri atas Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC). Para perwadag bertugas mempromosikan produk Indonesia dan mencari buyer potensial di negara tujuan ekspor.

Melalui perwadag, para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitasi penjajakan kerja sama bisnis (business matching) untuk bertemu calon buyer dari luar negeri. Pelaku usaha tidak harus datang langsung ke negara tujuan karena penjajakan dapat dilakukan secara daring. “UMKM cukup presentasi secara daring ke calon buyer melalui fasilitasi kami,” ujar Mendag Busan.

Pemilik PT Sri Kandi Aquarium, I Ketut Sukandi, mengungkapkan, proses ekspor selama ini telah berjalan dengan baik. Ia berharap, integrasi perizinan antarkementerian dapat terus diperkuat dan diterapkan otomatisasi sehingga administrasi ekspor bisa lebih cepat dan efisien.

“Secara umum, proses ekspor sudah berjalan dengan baik. Kami berharap perizinan antarkementerian dapat semakin terintegrasi secara otomatis. Dengan begitu, kami tidak perlu lagi mengajukan dokumen secara manual sehingga ekspor dapat lebih cepat dan efisien,” ujar Ketut.

Turut hadir dalam pelepasan ekspor tersebut, yaitu Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan jajaran direksi PT Sri Kandi Aquarium. Mendag Busan turut didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi.

 

Peringkat 2 Dunia

Indonesia memiliki posisi kuat sebagai eksportir koral dunia. Pada Januari–Juni 2026, nilai ekspor koral Indonesia mencapai USD 8,8 juta, meningkat 2,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 8,5 juta. Kinerja ini menunjukkan ekspor koral Indonesia berpeluang untuk terus dikembangkan.

Sementara itu, Indonesia menempati posisi kedua eksportir koral dunia pada 2025 dengan pangsa 12,68 persen atau setelah Jepang yang sebesar 20,92 persen. Nilai ekspor produk koral Indonesia pada periode tersebut mencapai USD 18,12 juta dengan total volume ekspor sebesar 9,55 ton.

Pasar tujuan ekspor koral Indonesia pada 2025, antara lain, Tiongkok sebesar USD 4,63 juta atau 25,57 persen pangsa ekspor koral Indonesia ke dunia, AS sebesar USD 4,59 juta atau 25,37 persen, Vietnam sebesar USD 1,78 juta atau 9,82 persen, Jerman sebesar USD 863 ribu atau 4,76 persen, serta Inggris sebesar USD 846 ribu atau 4,67 persen.

Tags: Ekspor koralmendag

Related Posts

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kasus Penganiayaan dan Penyekapan YT Siap Disidangkan, Tersangka Taufik Hidayat Ditahan di Lapas Bandung

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menyerahkan Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YT, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten...

Kepala Dina Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto.(Foto:Istimewa).

Wakasek SMAN 1 Pamanukan Subang, Terduga Pelaku Pelecehan Siswi Dicopot

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, SUBANG--Kasus dugaan pelecehan seksual Wakil Kepala Sekolah (Waksek) terhadap siswi di SMAN 1 Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, berbuntut...

Kebakaran TPA Galuga Bogor.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kebakaran TPA Galuga, Bupati: Dari Areal Ladang

Editor
8 September 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan kebakaran yang terjadi di kawasan TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, tepatnya berasal dari area...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Wakasek SMAN di Subang Didemo Ribuan Siswa, Diduga Lakukan Pelecehan

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, SUBANG--Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), memicu aksi demo ribuan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN)...

Suasana di Bandara Internasional Husein Sastranegara.(Foto: Ilustrasi/Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Buka Lagi, Utamakan Keselamatan

Editor
8 September 2026

BANDUNG - Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan setelah sebelumnya sempat ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung...

ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Jakarta Selatan.(Foto: Istimewa)

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal, Membuka Potensi Biodiversitas Indonesia

Editor
8 September 2026

JAKARTA - Kekayaan biodiversitas Indonesia tidak hanya hadir dalam bentuk flora dan fauna yang dapat dilihat dengan mata, tetapi juga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.