• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Masuk Angin: Sebab dan Cara Obatinya

Editor
Kamis, 18 Januari 2024 - 11:49
keracunan masuk angin

Keracunan (ilustrasi/pexels)

Masuk angin adalah suatu kondisi yang disebabkan karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh.

Masuk Angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, tetapi saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini.

RelatedPosts

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama. Masuk angin biasanya dianggap sekadar mitos di dunia kedokteran.

SEBAB

Biasanya penyebab utamanya adalah udara dingin yang berlebihan. Contohnya adalah terlalu lama di ruangan AC, bermain hujan-hujanan, cuaca yang dingin, dan lainnya.

Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, salah makan, kebanyakan kentut, atau karena terlalu lelah.

Masyarakat langsung menyebut masuk angin setiap kali merasa badan tidak enak.

Badan tidak enak yang disebabkan masuk angin, umumnya terjadi pada masa pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba).

Pada masa peralihan itu angin sering kali bertiup kencang. Angin sering disalahkan karena masuk ke tubuh tanpa permisi dan menyebabkan badan terasa tak enak.

Angin sering dituduh masuk ke tubuh tanpa permisi ketika tubuh terekspos angin yang bertiup kencang.

Saat di musim bukan pancaroba pun “angin tak diundang” ini sering menghinggapi orang-orang tertentu.

Penyakit ini acapkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Gara-gara angin, penderitanya jadi merasa tak enak badan ketika bangun di pagi hari.

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran.

Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah.

Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.

Sebenarnya penyebabnya bukan cuaca dingin, bukannya anginlah yang memicu terjadinya masuk angin.

Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah.

Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia.

Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar.

Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus.

Perlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain.

Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus.

Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

GEJALA

Gejala masuk angin antara lain:

Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)

Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)

Cegukan

Perut kembung

Mudah lelah

Sering mengantuk

Pilek

Demam

Diare

Mual dan muntah

Berkeringat dingin

Kentut

Nafsu makan berkurang

Sakit kepala

PENGOBATAN

Masuk angin ini termasuk penyakit penting tetapi kurang penting. Penting sebab meskipun di luar negeri tidak dikenal, di Indonesia banyak sekali penderitanya.

Bisa dianggap kurang penting sebab ini termasuk penyakit yang hilang sendiri setelah penderitanya minum teh manis hangat atau air jahe hangat dan kerokan.

Bisa juga dengan meminum teh peppermint, karena peppermint berfungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk.

Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan diurut, digosok dengan minyak gosok (dikerok), atau minum air hangat.

Selama menderita masuk angin, penderita tidak boleh berada di ruangan dingin (terutama ruangan AC) dan tidak boleh terlalu lelah.

Karena ini, banyak orang pernah tewas akibat heatstroke, yang merupakan kondisi medis yang nyata.

Secara medis, dokter akan memberi parasetamol, vitamin, dan obat penenang. Dan tentu saja pasien dianjurkan untuk beristirahat.

Mengatasi gejala pegal linu, kembung, batuk pilek, pusing, mual, dan lain-lainnya dengan memakan sup panas, minum obat flu yang dijual bebas, dan beristirahat di tempat tidur yang hangat.

Tindakan mereka ini sama dengan yang dianjurkan para dokter. Dianjurkan untuk memilih sup ayam, karena sup ini berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin.

TRADISIONAL

Di Pulau Jawa mengatasi masalah masuk angin dengan minum teh hangat atau air jahe hangat.

Untuk menghangatkan badan, tubuh dibaluri minyak telon atau minyak kayu putih. Meski demikian, tindakan yang paling populer untuk mengusir angin adalah kerokan.

Penderita maag atau penderita keluhan lambung harus berhati-hati dengan jahe. Alih-alih menyembuhkan masuk angin, jahe bisa membuat iritasi lambung jadi tambah parah.

Jahe yang merupakan rempah dari akar ini sudah lama disebut-sebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari mual dan artristis sampai infeksi saluran nafas atas. Bawang putih yang mengandung senyawa allicin, terbukti punya fungsi antibakteri dan antijamur.

Meminum jus jeruk, karena buah jeruk penuh dengan vitamin C. Vitamin C merupakan antioksidan alami serta dapat membantu tubuh melawan infeksi.

Penderita yang akan sembuh biasanya ditandai dengan keluarnya angin melalui anus (kentut) atau melalui mulut (bersendawa), dan terkadang bisa juga ditandai dengan muntah (hanya 9-10 kali, bukan terus-menerus).

Tags: sakit

Related Posts

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor dalam daftar bergengsi Michelin Keys 2026 di Global MICHELIN Guide.(Foto: Humas Kemenpar)

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Top Global Michelin Guide

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.