• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Marsma TNI Fajar Adriyanto Gugur: Putra Terbaik TNI AU Penerbang Tempur F-16 ‘Red Wolf’

Editor
Senin, 04 Agustus 2025 - 09:30
Marsma TNI Fajar Adriyanto.(Foto:Istimewa).

Marsma TNI Fajar Adriyanto

SATUJABAR, BOGOR–Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara (AU) kehilangan salah satu putra terbaiknya, Marsma TNI Fajar Adriyanto. Penerbang tempur terbaik bangsa milik TNI AU, yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, gugur dalam insiden kecelakaan jatuhnya pesawat latih sipil di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat sedang latihan.

Pesawat yang ditumpangi Marsma TNI Fajar Adriyanto, berjenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500, dengan nomor register PK-S126. Pesawat latih milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), mengalami kecelakaan jatuh di di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Minggu (03/08/2025) siang.

RelatedPosts

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026

Saat insiden kecelakaan, Fajar bertindak sebagai pilot, didampingi co-pilot, Roni. Fajar dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit, sementara Roni mengalami luka berat dalam perawatan tim medis.

“Kedua awak pesawat langsung dievakuasi dari lokasi ke RSAU (Rumah Sakit Angkatan Udara) dr. M. Hassan Toto. Namun, Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, Marsma TNI I Nyoman Suadyana, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (03/08/2025).

Penerbang Tempur Terbaik
Marsma TNI Fajar Adriyanto merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992. Perwira Tinggi TNI AU yang lahir pada 20 Juni 1970, dikenal sebagai salah satu penerbang tempur F-16 terbaik, yang dimiliki TNI AU, dengan call sign “Red Wolf”.

Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Kadispen TNI AU (Mei 2019 hingga November 2020), almarhum pernah menjadi Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi, Magetan, Jawa Timur (2007–2010), Komandan Lanud Manuhua, Biak, Papua (2017–2019). Jabatan penting lainnya, dipercaya menjabat sebagai Kepala Pusat Potensi Dirgantara, Asisten Potensi Dirgantara Kaskoopsudnas, hingga terakhir menjadi Kepala Kelompok Staf Ahli Kodiklatau, sejak Desember 2024.

Almarhum juga dikenal sebagai pelaku sejarah dalam insiden udara antara F-16 TNI AU dan pesawat F/A-18 Hornet milik Angkatan Udara Amerika Serikat, di wilayah udara Pulau Bawean, tahun 2003 silam. Dedikasinya tinggi terhadap Korps TNI AU, almarhum mendapat berbagai penghargaan, termasuk diganjar Sertifikat dan Brevet “Tanggap Tangkas Tangguh” dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), seeta penghargaan tesis terbaik dari Universitas Pertahanan Indonesia.

Almarhum dikenal luas sebagai sosok berdedikasi tinggi, sekaligus panutan bagi para penerbang muda di lingkungan TNI AU. TNI AU kehilangan putra terbaik sebagai sosok teladan, panutan, dan menginspirasi,

“TNI AU menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah kecelakaan ini. Semangat, keteladanan, serta pengabdian beliau bagi Bangsa dan Negara, akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia,” ungkap Nyoman.

Kronologi Kejadian
Pesawat latih milik FASI jatuh di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (03/08/2025) siang, sekitar pukul 10.00 WIB. Pesawat terjatuh saat sedang latihan.

Pesawat lepas landas dari Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, pukul 09.08 WIB. Latihan dilaksanakan dalam rangka misi latihan profisiensi, penerbangan olahraga dirgantara.

“Pada pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak, kemudian ditemukan sudah jatuh di sekitar TPU (Tempat Pemakaman Umum) Astana Benteng,” jelas Nyoman.

Pesawat latih yang jatuh tersebut, merupakan jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan register PK-S126. Pesawat dikemudikan Marsma TNI Fajar sebagai pilot, dan Roni sebagai co-pilot.

“Kegiatan merupakan bagian dari latihan rutin pembinaan kemampuan personel FASI, sebagai induk olahraga dirgantara nasional. FASI berada di bawah binaan TNI AU,” ungkap Nyoman.

Nyoman memastikan, penerbangan telah dilengkapi Surat Izin Terbang (SIT) Nomor SIT/1484/VIII/2025, diterbitkan Lanud Atang Sendjaja. Pesawat dinyatakan laik terbang dan merupakan sortie kedua pada hari itu.

Marsma TNI Fajar Adrianto dinyatakan gugur dalam insiden kecelakaan pesawat, sementara co-pilot, Roni mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan. TNI AU bersama unsur terkait telah melaksanakan evakuasi, pengamanan lokasi kejadian, serta memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan sesuai ketentuan.

Tags: jawa baratkabupaten bogorKecamatan CiampeaMarsma TNI Fajar AdriyantoPenerbang Tempur F-16Penerbang Terbaik TNI AUPesawat Latih JatuhTNI AU

Related Posts

MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA)...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal tahun. PT Kereta Api Indonesia...

Kapal bersandar di pelabuhan.(Foto: Dok. Kemenhub)

Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang selama masa Angkutan...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan IoT dan E-Sport di SMP Santo Yusup

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SMP Santo Yusup Sulaksana, Kota Bandung,...

TKP (tempat kejadian perkara) AS, bocah SD ditemukan tewas dihabisi kakak tiri, di Kampung Warung Tiwu, Desa/Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Bocah SD di Bandung Barat Dibunuh Kakak Tiri, Pelaku Ditangkap di Cianjur

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa mengenaskan menimpa bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tewas di...

Gerbang Tol Prambanan.(Foto: Jasa Marga)

Kinerja Jasa Marga 2025: Laba Rp3,7 Triliun, EBITDA Margin 67,0%

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan. Sebagai emiten...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.