• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mabes Polri Buka Suara: Tidak Cukup Bukti dan Nama Fiktif, Dua DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Dihapus

Editor
Jumat, 31 Mei 2024 - 04:33
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Shandi Nugroho.(Foto:Istimewa).

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Shandi Nugroho.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Presiden, Joko Widodo (Jokowi), telah meminta Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mengusut tuntas, mengawal, serta transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi dalam pengusutan kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky.

Mabes Polri yakin, Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan penyidikan secara profesional, termasuk soal dua nama DPO (daftar pencarian orang) yang dihapus, karena tidak cukup bukti dan namanya fiktif.

RelatedPosts

Harga Emas Selasa 21/7/2026 Antam Rp 2.601.000 Per Gram

China Open 2026: Putri Kusuma Wardani Lewati Babak 32 Besar

Pemain Termuda Peraih Trofi Piala Dunia Sepanjang Masa

Mabes Polri buka suara terkait pengusutan kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky, yang sedang dilakukan Polda Jabar.

Mabes Polri yakin Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar melakukan proses penyidikan secara profesional.

“Proses penyidikan kasus (pembunuhan Vina dan Eky) yang telah menyita perhatian masyarakat ini, tentunya dilakukan Polda Jabar secara profesional. Mabes Polri juga mengapresiasi atensi yang diberikan sejumlah pengamat dan pakar hukum terkait kasus tindak pidana ini, agar polisi bisa melakukan penyidikan secara profesional, tuntas, dan transparan,” ujar Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Shandi Nugroho kepada wartawan, Kamis (30/05/2024).

Shandi mengatakan, perhatian masyarakat, pengamat hingga pakar hukum terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky, yang terjadi di Cirebon, 27 Agustus 2016 silam, menjadi penyemangat bagi Polri dalam menjalankan proses penyidikan.

Adanya perhatian tersebut, sehingga Polri tidak sendiri, tapi didukung banyak pihak agar proses penyidikan kasusnya bisa terang benderang dan tuntas.

Tidak Cukup Bukti

Disinggung soal penghapusan dua nama DPO dari daftar, Shandi menjelaskan, hasil penyidikan Polda Jabar, tidak ditemukan bukti cukup dan keterangan saksi yang mendukung terkait keberadaan dua DPO tersebut.

“Alat bukti yang mengarah kepada dua nama DPO, sampai saat ini belum cukup. Bahkan, keterangan saksi, menyebutkan, itu fiktif, nama fiktif,” jelas Shandi.

Meski demikian, Shandi menambahkan, Polri sangat terbuka apabila nantinya ditemukan bukti-bukti tambahan terkait kedua nama DPO tersebut.

Sandi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi pendukung melaporkan kepada penyidik.

Shandi menegaskan, pengusutan kasus masih dalam penyidikan dan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan tambahan dan alat bukti.

Jika ada masyarakat atau siapapun yang memiliki informasi tambahan, alat bukti, atau yang lainnya, untuk disampaikan dan bisa membuat terang benderang tindak pidana ini, tentunya pihak kepolisian sangat berterima kasih.

Saat memberikan keterangan pers, Minggu (26/05/2024), Ditreskrimum Polda Jabar menyampaikan, DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky, 8 tahun lalu, dari semula tiga nama menjadi satu, yakni bernama Pegi Setiawan alias Perong.

Pegi berhasil ditangkap Polda Jabar di tempat kerjanya sebagai kuli bangunan, di Kabupaten Bandung.

Usut Tuntas

Sebelumnya, Presiden, Joko Widodo (Jokowi), memberikan atensi dengan meminta Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mengawal dan mengusut tuntas kasus pembunuhan Vina dan Eky, yang terjadi di Cirebon.

 

“Tanya ke Kapolri. Saya sudah menyampaikan agar kasus tersebut betul betul dikawal dan transparan, terbuka tidak ada yang ditutup-tutupi untuk semuanya,” ujar Jokowi saat ditanya wartawan di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Tags: kasus vinapegi setiawanpolda jabarVina Cirebon

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 21/7/2026 Antam Rp 2.601.000 Per Gram

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 21/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.601.000 per gram...

China Open 2026,Victor China Open 2026

China Open 2026: Putri Kusuma Wardani Lewati Babak 32 Besar

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan atas ini berlangsung di Olympic...

Lamine Yamal pemain muda spanyol dan Barcelona

Pemain Termuda Peraih Trofi Piala Dunia Sepanjang Masa

Editor
21 Juli 2026

Pemain termuda peraih trofi Piala Dunia dipuncaki oleh Pele (Brasil) saat berusia 17 Tahun 249 hari saat pesta Piala Dunia...

Prabowo Subianto di acara Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/07/2026). Presiden Prabowo menjelaskan Danantara Sumber Daya Indonesia berperan penting dalam penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor.(Foto: Setneg)

Danantara Sumber Daya Indonesia, Presiden Prabowo: Kelola 10,5 Miliar Dollar AS

Editor
21 Juli 2026

Danantara Sumber Daya Indonesia, menurut Presiden Prabowo Subianto berperan penting dalam penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor. SATUJABAR, JAKARTA - Presiden...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan angkutan perintis terus berjalan untuk menjamin mobilitas dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat. Hal tersebut dikatakan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, usai menghadiri Rapat Kerja Pembahasan Subsidi Kapal Perintis yang Melayani Pulau-Pulau Terluar, di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (20/7). (Foto: Dok. Kemenhub)

Soal Angkutan Perintis, Menhub Pastikan Berjalan Terus

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan memastikan layanan angkutan perintis terus berjalan untuk menjamin mobilitas dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat....

Peserta program Proof of Concept (PoC) solusi industri 4.0 berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada sektor farmasi, yang menjadi salah satu sektor prioritas dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.(Foto: Kemenperin)

Kemenperin Percepat Transformasi Digital Sektor Farmasi melalui Teknologi Berbasis AI

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai upaya memperkuat daya saing industri di tengah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat