• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lulusan Garuda Academy CORE 4.0 Jadi Agen Perubahan Sepak Bola

Editor
Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:47
(Foto: Dok, PSSI)

(Foto: Dok, PSSI)

SATUJABAR, JAKARTA – Garuda Academy CORE 4.0 telah mencapai puncaknya setelah seluruh rangkaian program ditutup melalui Graduation Ceremony yang berlangsung di Jakarta, Kamis 29 Januari 2026 di Jakarta.

Penutupan ini menandai kelulusan sepuluh peserta terbaik yang disiapkan untuk mengambil peran strategis dalam penguatan tata kelola dan peningkatan profesionalisme sepak bola Indonesia.

RelatedPosts

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

Program Garuda Academy merupakan inisiatif pengembangan sumber daya manusia yang dijalankan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dengan durasi hampir satu tahun.

Perjalanan program dimulai dari CORE 1.0 pada 29 April 2025, kemudian berlanjut secara bertahap hingga CORE 4.0 yang secara dimulai pada 27 Januari 2026.

Sejak tahap awal, program ini diikuti oleh 105 peserta dari berbagai latar belakang pengelolaan sepak bola. Melalui proses seleksi dan evaluasi berlapis di setiap fase, jumlah tersebut mengerucut hingga menyisakan 10 peserta terbaik yang melanjutkan ke tahap akhir program.

Pada fase CORE 4.0, materi pembelajaran berfokus kepada penguatan tiga aspek utama dalam manajemen sepak bola modern, yakni manajemen strategis, manajemen keuangan, dan tata kelola sepak bola.

Menghadirkan pemateri dari Asian Football Confederation (AFC), Lazarus J. Xavier sebagai AFC Member Association Division, Head of Strategic Planning and Advisory dan Yazeen Buhari sebagai AFC & ACE Consultant/Lecturer, yang telah terlibat secara konsisten sejak awal pelaksanaan Garuda Academy.

Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah dan menuntut konsistensi tinggi dari seluruh peserta.

“Dari lebih dari 300 pendaftar, kami menyeleksi 105 peserta terbaik, dan hari ini tersisa sepuluh orang yang telah melalui seluruh proses tersebut. Artinya, mereka bukan orang sembarangan. Ada ekspektasi, ada tanggung jawab, dan ada tekanan, karena mereka adalah top 10,” ujar Marsal Masita.

Menurut Marsal, Garuda Academy dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat fondasi pengelolaan sepak bola nasional, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sepak bola Indonesia memiliki tantangan geografis yang sangat besar dengan 38 provinsi. Karena itu, mulai tahun depan kami menargetkan menjangkau lebih dari 10 asosiasi provinsi. Modul-modul yang telah dijalankan di Garuda Academy juga akan kami distribusikan ke tingkat asosiasi provinsi agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas,” jelas Marsal.

Marsal menambahkan, para lulusan CORE 4.0 akan menjadi bagian penting dalam agenda pengembangan organisasi PSSI ke depan, seiring dengan rencana restrukturisasi di sejumlah sektor strategis.

“Sepuluh peserta terbaik ini akan menjadi prioritas PSSI dalam pengembangan tim pada waktu kedepan. Kami akan sangat membutuhkan dukungan, kontribusi, dan peran aktif mereka untuk mendukung pertumbuhan sepak bola Indonesia,” ujar Marsal.

Kualitas program Garuda Academy terlihat dari perubahan peran pengajar seiring meningkatnya kemandirian peserta dalam berdiskusi dan bertukar gagasan.

Nantinya lulusan Garuda Academy memiliki tanggung jawab untuk membawa pembelajaran tersebut ke dalam praktik nyata di lingkungan kerja masing-masing.

Para lulusan Garuda Academy ini resmi tergabung dalam jaringan administrator sepak bola yang berada di bawah naungan AFC Academic Centre of Excellence.

Garuda Academy diposisikan sebagai salah satu fondasi penting dalam upaya peningkatan tata kelola dan profesionalisme industri sepak bola nasional. Melalui program ini, PSSI berharap para lulusan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk menciptakan dampak nyata, sekaligus berkontribusi di level regional maupun global.

Rangkaian Garuda Academy CORE 4.0 resmi berakhir melalui Graduation Ceremony pada Kamis, 29 Januari 2026, menutup satu fase pembelajaran sekaligus membuka babak baru peran para lulusan dalam perjalanan pembangunan sepak bola Indonesia.

Tags: Garuda Academy Core 4.0pssitimnas indonesia

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Car Free Day Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (03/05/2026). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Editor
3 Mei 2026

Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan kecepatan produksi informasi. SATUJABAR, JAKARTA...

Jemaah haji Indonesia.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Editor
3 Mei 2026

Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141...

Aksi anarkis diwarnai pembakaran fasilitas umum di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Jum'at (01/05/2026) malam.(Foto:Istimewa).

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas umum di kawasan Tamansari, Kota...

Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Akan Diperpanjang

Editor
3 Mei 2026

Pemkot Bandung telah mengundang 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun, belum semua pihak memberikan respons....

Ilustrasi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (Foto:Istimewa).

Pemuda di Cianjur Tewas Dihajar Golok Bertubi-tubi Pria Berhelm

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban kebrutalan pria behelm yang menganiayanya seca sadis. Korban bernama Agit...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Dipicu Dendam, Pemuda di Sukabumi Tewas Dikeroyok

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Aksi pengeroyokan menewaskan seorang pemuda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Aksi pengeroyokan dipicu dendam pelaku terhadap korban yang melakukan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.