• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Living Lab ITB Atasi Problem Kota Bandung

Editor
Sabtu, 03 September 2022 - 09:16
living lab

ITB tawarkan living lab ke Pemkot Bandung (bandung.go.id)

BANDUNG: Living Lab, konsep solusi pembenahan kota ditawarkan oleh Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas (PIKKC) Institut Teknologi Bandung kepada Pemkot Bandung.

Konsep itu disampaikan Kepala PIKKC Institut Teknologi Bandung Suhono Harso Supangat saat bertemu Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Jumat 2 September 2022.

RelatedPosts

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

“Konsep ini bisa menjadi salah satu langkah cepat menyelesaikan permasalahan di Kota Bandung dari lingkup terkecil,” katanya dilansir situs Pemkot Bandung.

Rencananya wilayah DDG (Dipatiukur, Dago dan Ganesha) menjadi lokus pertama yang akan digarap.

Beberapa aspek masalah yang akan dibenahi, seperti ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Tujuan penelitian konsep Living Lab ini adalah sebagai area percontohan di Indonesia.

“Sangat senang bisa berkontribusi dalam pembangunan Bandung. Konsep ini bicara bagaimana kita membangun kualitas hidup lebih baik, kerja sama yang lebih luas dengan berbagai stakeholder,” katanya.

SEJALAN MISI PEMKOT

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan menyambut baik konsep yang ditawarkan.

“Sangat banyak beririsan dengan target kami. Pemerintah diberikan berbagai konsep penataan kota dari pada akademisi, Bandung punya banyak solusi,” ujarnya.

Ema menyebut, konsep ini sejalan dengan berbagai program yang sedang digarap Pemkot Bandung. Terutama terkait persoalan parkir, sampah, Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kemacetan.

“Saya melihat mau Dipatiukur, Dago dan Ganesha, Braga persoalan tidak lepas dari 4 hal, parkir, sampah, PKL dan kemacetan. Dengan konsep Living Lab ini semoga menjadi solusi,” katanya.

“Ini bagaimana pengelolaan ekonomi, sosial dan lingkungan yang ditopang dengan teknologi,” imbuhnya.

Ema berharap, kolaborasi dan kerja sama segera dapat ditindaklanjuti agar solusi permasalahan kota Bandung segera tertangani.

“Pola kerja sama kita atur supaya jelas siapa berbuat apa. Intinya, pemerintah kota sangat berterima kasih dan ini menjadi harapan kami. Pemkot Bandung idealnya jauh lebih maju dari yang lain. Kita punya SDM yang luar biasa,” ujarnya.

Untuk diketahui, PIKKC adalah Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas yang berada di bawah naungan ITB.

PIKKC didirikan dalam semangat menemukan dan menawarkan solusi atas masalah maupun tantangan yang dihadapi wilayah.

Pada saat yang sama juga menghasilkan publikasi ilmiah sebagai kontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan.

Tags: ema sumarmaITBliving labpemkot bandungsekda kota bandung

Related Posts

Biji kakao,harga referensi kakao

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Editor
20 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri kakao nasional....

Menteri Perdagangan Budi Santoso.(Foto: Humas Kemendag)

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE)...

Coko Cacao Company.(Foto: Humas Kemendag)

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Di balik secangkir minuman cokelat Coko Cacao Company, tersimpan perjalanan panjang biji kakao dari kebun petani hingga menjadi...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Editor
17 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor melalui Seminar Campuspreneur “Startconnect – Local...

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.